Sabtu, 12 Sep 2026 16:33 WIB

Adu Banteng Dua Motor di Trowulan Mojokerto, Satu Pelajar Tewas

Petugas saat melakukan olah tempat kejadian perkara. (dok.ist)
Petugas saat melakukan olah tempat kejadian perkara. (dok.ist)

selalu.id - Dua motor adu benteng di Jalan Raya Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (11/9/2026) malam.

Akibat peristiwa adu banteng tersebut mengakibatkan seorang pelajar tewas di lokasi dengan luka cukup serius. Sementara dua orang lain mengalami luka-luka.

Baca Juga: Identitas Korban Tewas dan Luka Laka Hiace di Tol Jombang-Mojokerto

Korban tewas yang mengendarai Honda C 70 tanpa dilengkapi nopol yakni berinisial MAF (16) pelajar asal Dusun Pangi, Desa Sumberagung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto meninggal dunia.

Sementara pengendara Yamaha Vega nopol S 2675 HBO berinisial MZS (14) warga Desa Kenanten dan yang dibonceng berinisial NH (13) warga Desa Banjaragung Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, IPDA Muhammad Jeepsal Putra saat dikonfirmasi mengatakan, peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB dengan melibatkan dua sepeda motor yang saling bertabrakan dari arah berlawanan.

“Semula kendaraan sepeda motor Honda C-70 berjalan dari arah selatan menuju utara. Sedangkan sepeda motor Yamaha Vega R berjalan dari arah utara menuju selatan,” kata Jeepsal, Sabtu (12/9/2026).

Baca Juga: Hiace Tabrak Truk di Tol Jombang-Mojokerto, 4 Orang Tewas 7 Luka-luka

Sesampainya di lokasi kejadian, Jeepsal menambahkan, sepeda motor Honda C-70 diduga berjalan terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vega R. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan hingga terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Diduga lalainya pengendara kendaraan sepeda motor Honda C-70 saat melaju kurang memperhatikan arus dari arah berlawanan," tambahnya.

Petugas Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti kendaraan, mencari keterangan saksi.

Baca Juga: Lagi Beli Sosis di Minimarket, Pria di Mojokerto Meninggal Dunia

Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk dilakukan visum. Sedangkan korban luka luka dievakuasi ke Rumah Sakit Dian Husada guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum cukup umur dan belum memiliki kelengkapan berkendara.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan pengendara sudah memenuhi syarat berkendara demi mencegah terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Mau Ubah Desil? Ini Arahan dari Pemkot Mojokerto

Keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat yakni berkaitan dengan desil yang terlalu tinggi.

Kekeringan di Tuban-Bojonegoro Menahun, Pemprov Didesak Ubah Penanganan untuk Jangka Panjang

"Bagaimana air bisa ditampung, disimpan, dan didistribusikan sehingga tersedia ketika musim kemarau," tegas Ony.

Konsolidasi Akbar FSPMI Bahas UU Cipta Kerja, yang Datang Kapolri

Kapolri menekankan pentingnya menjaga iklim investasi tetap aman dan kondusif.

Ekstranas VIII di Lamongan Dibuka, Ajang Berbagi Perkembangan Vokasi di Madrasah

Akhmad Sruji Bahtiar mendorong seluruh peserta memanfaatkan momentum Ekstranas VIII untuk memperluas jejaring.

Api Lahap Gudang Palet dan Warung Makan di Krian, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

"Pertama ada orang keluar dan menyuruh keluar, tahu-tahu api sudah berkobar," tutur saksi mata bernama Sari.

Bukan Cuma Jual Beli, Pasar Buah Tanjung Sari 77 Surabaya Rutin Santuni Yatim dan Dhuafa

Pemilik Pasar Buah Tanjung Sari 77, Haji Ali, menyampaikan bahwa aksi berbagi ini didasari semangat untuk membawa kemanfaatan bagi lingkungan sekitar.