Kamis, 04 Jun 2026 09:58 WIB

Waspada! Ada 35 Titik Rawan Tawuran di Surabaya, Ini Lokasinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Apr 2022 22:39 WIB
Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto
Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto

selalu.id - Berdasar pemetaan Pemkot, Tercatat Terdapat 35 titik rawan tawuran di Surabaya semenjak memasuki Bulan Ramadan.

Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan bahwa di titik-titik rawan tawuran tersebut tersebar di berbagai Kecamatan. Sehingga pihaknya mengerahkan seluruh personel yang telah tersebar.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Beberapa hari lalu sempat ada peta titik rawan tawuran di Kota Surabaya. Memang kita petakan ada sekitar 35 titik rawan di Kota Surabaya dan sudah kami share kepada teman-teman kecamatan," kata Eddy, Jumat (15/4/2022).

Eddy menyampaikan bahwa beberapa titik rawan tawuran tersebut berada di kawasan wilayah Surabaya Utara, yakni Kenjeran, Semampir, Bulak Banteng, Krembangan dan Pabean.

"Setiap kecamatan ada. Jadi sudah kami share kepada teman-teman kecamatan," ujarnya.

Lebih lanjut Eddy menyampaikan, pengawasan itu, diketatkan menjelang dini hari. Sebab rata-rata tawuran muncul jelang sahur.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Munculnya (tawuran) itu sekitar di atas jam 2 pagi. Kalau jam 1 atau setengah 2 itu masih sepi. Tapi begitu jam dua muncul letupan," ujarnya.

Saat ditanya bagaimana dengan minggu ini yang telah memasuki hari kesebelas Ramadan, Eddy menyebut, pihaknya tidak boleh lengah dalam pengamanan.

"Kita tidak boleh lengah, kita pengaman sistemnya bersayap. Jangan sampai nanti orang berfikir, oh ini sudah dilewati maka bisa bebas," tegas dia.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Eddy menambahkan, sistem pengamanannya adalah personel turun sejak tengah malam. Lalu, seluruh personel di tiap kecamatan akan langsung bergerak jelang sahur.

"Jadi teman-teman kecamatan setelah patroli disitu, nanti Pemkot dibantu Polrestabes dan Polres Tanjung Perak berikutnya (mengamankan) bersama kecamatan akan kita sisir," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.