Kamis, 08 Okt 2026 21:32 WIB

Kecelakaan Beruntun di Depan Polres Mojokerto, Satu Pemotor Tewas

Salah satu pemotor tewas usai terlibat kecelakaan beruntun di depan Polres Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).
Salah satu pemotor tewas usai terlibat kecelakaan beruntun di depan Polres Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. 

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang pengendara meninggal dunia.

Baca Juga: Dua Curanmor Dibekuk saat Hendak Beraksi di Mojokerto

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Jeepsal mengatakan, kecelakaan melibatkan tiga sepeda motor.

"Kecelakaan terjadi antara Honda Vario bernopol S-5186-NAA, Honda PCX bernopol S-2687-NBQ, dan Honda CB 150 bernopol S-3450-OBU," sebutnya.

Jeepsal menambahkan, Honda Vario yang dikendarai Heru Prasetyo (34), warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo dan Honda PCX yang dikendarai Any Habibatun Jannah (20) warga Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro melaju searah dari timur ke barat. Posisi Honda PCX berada di depan.

Sesampainya di TKP, pengendara Honda PCX mengurangi kecepatan karena hendak berbelok ke kanan. Diduga pengendara Honda Vario tidak dapat mengantisipasi dan tidak menjaga jarak aman, sehingga menabrak bagian belakang Honda PCX.

Akibat benturan, pengendara Honda Vario terjatuh ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju Honda CB 150 yang dikendarai Wahyu Kurniawan (16) warga Desa Cetakgayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Pemotor Tewas Gegara Bersenggolan dengan Motor di Mojokerto

"Karena jarak sudah dekat, pengendara Vario kemudian tertabrak Honda CB 150. Sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas," ungkap Jeepsal.

Akibat kejadian tersebut, pengendara Honda Vario Heru Prasetyo dinyatakan meninggal dunia. Korban lalu dievakuasi ke RSUD Prof Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Sementara pengendara Honda PCX dan Honda CB 150 tidak mengalami luka. Tidak ada korban luka berat maupun luka ringan dalam peristiwa ini. Petugas menduga faktor manusia menjadi penyebab utama kecelakaan.

Baca Juga: 15 Siswa SMP Diduga Keracunan MBG di Mojokerto

"Diduga karena kurang hati-hatinya atau lalainya pengendara Honda Vario pada saat berkendara kurang berkonsentrasi sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Jeepsal.

Usai kejadian, Satlantas Polres Mojokerto langsung mendatangi TKP, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mencari saksi-saksi, dan membuat visum luka.

Dari data, pengendara Honda Vario memiliki SIM C, sementara pengendara Honda PCX dan Honda CB 150 tidak memiliki SIM. Hingga saat ini kasus ditangani Satlantas Polres Mojokerto untuk proses lebih lanjut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jadwal Lengkap MPL ID S18 Hari Ini, NAVI Siap Bantai TLID

Berstatus sebagai tuan rumah, NAVI siap memberikan kejutan demi meruntuhkan dominasi TLID di puncak klasemen.

Bebas Bersyarat Dicabut, Mas Bechi Terpidana Pencabulan Santriwati Kini Masuk Bui Lagi

Atas keputusan ini, Mas Bechi dieksekusi kembali untuk menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang guna menghabiskan sisa masa hukumannya.

10 Lokasi Nobar Persib Vs Port FC di Bandung

Duel yang diprediksi bertensi tinggi ini berlangsung di Thammasat Stadium, Thailand, Kamis (8/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Perbaikan Stadion Anjuk Ladang Nganjuk Hampir Rampung, Pakai Rumput Standar PSSI

Dinas PUPR Nganjuk mengatakan penambahan dan perbaikan tribun di sisi barat, selatan, serta utara baru direncanakan masuk dalam program pengerjaan tahun depan.

Jabat Kapolda Bali, Irjen Pasma Royce Dilepas Haru Keluarga Besar Polda Jatim

Acara pelepasan penuh haru itu dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto didampingi Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Jatim.

Kisah Mbah Slamet, Lansia di Nganjuk Bertahan Hidup dalam Sakit Seorang Diri

Mbah Slamet sendiri dikabarkan telah terkulai sakit selama kurang lebih dua bulan. Ia sehari-hari hidup seorang diri.