Senin, 28 Sep 2026 00:22 WIB

FPTI Lamongan Punya Nahkoda Baru, Founder Apparel Allegiant M Harryanto jadi Ketum dengan Aklamasi

  • Penulis : Tim Selalu
  • | Kamis, 13 Agu 2026 17:00 WIB
M. Harryanto beserta pengurus PTFI Lamongan periode 2026-2030 saat dikukuhkan. (dok.ist)
M. Harryanto beserta pengurus PTFI Lamongan periode 2026-2030 saat dikukuhkan. (dok.ist)

selalu.id - Muhammad Harryanto atau yang akrab disapa Harry, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Lamongan masa bakti 2026 - 2030. 

Harry, sapaan akrab Muhammad Harryanto, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) FPTI Kabupaten Lamongan. Ia menggantikan Matekur, Ketum FPTI Kabupaten Lamongan periode sebelumnya.

Baca Juga: Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Selepas seremoni pengukuhan, Harry yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar FPTI Lamongan yang telah memberi kepercayaan kepada dirinya sebagai Ketum FPTI Kabupaten Lamongan 2026-2030.

Founder Apparel Allegiant itu juga berucap terima kasih kepada jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lamongan serta Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Parameter Pariwisata (Disbudporapar) Lamongan, serta banyak pihak yang telah memberikan dukungan kepada FPTI Lamongan.

"Alhamdulillah, semoga amanah. Terima kasih kepada semua atas amanah dan dukungan KONI, Disbudporapar dan teman - teman semua. Semoga apa yang kita rencanakan bisa lancar dan FPTI kembali berjaya," kata Harry.

Baca Juga: KONI Sidoarjo Mulai Babak Baru, Fokus Persiapan Porprov 2027

Ia berharap kepengurusan baru dapat segera bergerak menyusun program kerja untuk menghidupkan kembali pembinaan atlet panjat tebing di Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, Ketua Harian Pengprov FPTI Jawa Timur, Danu Iswara, berharap momentum pengukuhan tersebut menjadi titik kebangkitan FPTI Lamongan untuk kembali menorehkan prestasi.

Menurutnya, kembalinya sejumlah senior di kepengurusan FPTI Lamongan menjadi modal penting untuk mengaktifkan kembali berbagai kegiatan, khususnya kompetisi panjat tebing.

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

"Karena dengan kompetisi kita akan mendapatkan bibit atlet baru. Kompetisi juga sebagai ajang menunjukkan kemampuan. Jika itu bisa dijalankan lagi, saya rasa masa kejayaan FPTI Lamongan meraih prestasi akan kembali," ujarnya.

Danu menilai keberadaan kompetisi secara rutin sangat penting dalam proses regenerasi atlet. Selain menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, kompetisi juga dapat menjadi sarana bagi FPTI untuk menemukan atlet - atlet muda potensial yang nantinya dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Atas kondisi ini, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya.

Persela Lamongan Bantai PSBS Biak 6-0, Ini Kata Coach Bima Sakti

Tambahan tiga angka ini membuat Persela Lamongan kokoh di papan atas Grup B dengan mengemas 9 poin sempurna dari tiga laga.

Pesawat Militer Kongo Jatuh di Pemukiman: 17 Orang Tewas, Termasuk Dua Jenderal

Militer Republik Demokratik Kongo membenarkan dua petinggi hukum militer berada di dalam penerbangan naas tersebut saat menjalankan tugas resmi.

Jejak Kejam Ferdy Sambo dalam Film Skenario Sang Jenderal

Film ini merangkai kronologi tragedi pada 8 Juli 2022 ketika Brigadir J ditemukan tewas di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta.

Foto: Perjuangan Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Setibanya di Banjarmasin, para korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi serta penanganan medis oleh tim ahli.

Kisah Pilu ART Diperas hingga Disekap Penyalur Kerja Ilegal di Surabaya

Kisah ini bermula lewat linimasa TikTok, yang mengunggah penyaluran jasa ART di kawasan Gunung Anyar, Surabaya. Para korban tergiur karena gaji Rp3 juta.