Minggu, 08 Nov 2026 12:59 WIB

Dukung Deltras Naik Kasta, Subandi Dorong Profesionalisme dan Keterbukaan Manajemen

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 24 Sep 2026 10:26 WIB
Audiensi Bupati Sidoarjo dengan Deltamania di Pendopo Delta Wibawa. (Pemkab Sidoarjo for selalu.id)
Audiensi Bupati Sidoarjo dengan Deltamania di Pendopo Delta Wibawa. (Pemkab Sidoarjo for selalu.id)

selalu.id - Bupati Sidoarjo Subandi mendukung penuh Deltras FC kembali ke Super League Indonesia. Namun, dukungan itu juga ada dorongan supaya manajemen klub memiliki perencanaan yang jelas, terbuka soal kondisi internal, serta dikelola secara profesional.

Hal itu mengemuka saat audiensi Deltamania di ruang Transit Pendopo Delta Wibawa. Dalam pertemuan tersebut, masa depan Deltras FC dibahas tidak hanya dari sisi target promosi, tetapi juga menyangkut kesiapan klub dalam membangun tim secara berkelanjutan, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Top 5 Berita: Cara Dapat BSU 900 Ribu hingga Zodiak

Subandi menilai Deltras merupakan bagian dari identitas Kabupaten Sidoarjo. Karena itu, target menuju Liga 1 dinilai membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, suporter, manajemen hingga sektor swasta.

"Deltras ini kan milik Sidoarjo, rumah kita bersama. Kita harus bergerak bareng mulai dari tingkat desa, kecamatan, sampai kabupaten. Tetapi, ini tidak akan berhasil kalau tidak ada keterbukaan dari manajemen," kata Bupati Subandi.

Pemkab Sidoarjo, lanjut Subandi, pada prinsipnya siap memberikan dukungan kepada Deltras. Namun, langkah tersebut perlu didahului pemaparan roadmap klub agar arah pengembangan tim dapat diketahui secara jelas.

Roadmap tersebut mencakup kondisi keuangan klub, strategi menghadapi putaran kompetisi yang sedang berjalan, hingga rencana setelah kompetisi berakhir. Termasuk pula kesiapan manajemen apabila Deltras berhasil memenuhi target promosi ke Liga 1.

"Manajemen harus mau duduk bersama. Kami ingin melihat kejelasan rencana jangka pendek dan jangka panjang seperti apa. Transparansi keuangan, rencana seusai leg kedua, hingga kesiapan jika berhasil promosi ke Liga 1. Semuanya harus jelas," tegas Subandi.

Baca Juga: Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Pertemuan lanjutan yang melibatkan Pemkab Sidoarjo, manajemen Deltras FC, dan Deltamania direncanakan berlangsung paling lambat pekan depan. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk menyamakan visi mengenai pengelolaan dan arah klub ke depan.

Selain persoalan perencanaan, Subandi menyoroti pentingnya profesionalisme dalam struktur pengelolaan Deltras. Menurut dia, posisi manajer dan jajaran pengelola klub harus diisi orang yang memiliki pengalaman serta kemampuan memadai di bidang sepak bola.

"Manajer tidak bisa dicomot begitu saja. Harus diisi orang yang punya kemampuan dan pengalaman sepak bola. Punya jejaring luas, serta menguasai pengelolaan logistik," jelasnya.

Sisi lain, Ketua Umum Deltamania Moh Firdaus Azzabidy menyebut Deltras memiliki modal besar untuk berkembang. Basis suporter dan kecintaan masyarakat Sidoarjo terhadap klub menjadi kekuatan yang perlu diikuti dengan sinergi nyata antarpemangku kepentingan.

Baca Juga: Capaian PJPK Sidoarjo Tembus 76,5, Dua Indikator Masih Terkendala Anggaran

"Kami melihat potensi Deltras sangat besar. Suporternya ada. Masyarakat Sidoarjo juga punya kecintaan terhadap Deltras. Tetapi, sinergi antara pemerintah daerah, manajemen, dan pemangku kepentingan lainnya harus dibuktikan secara nyata," katanya.

Firdaus juga menyoroti pentingnya kesinambungan dalam pembangunan tim. Menurutnya, pemain yang menunjukkan performa baik perlu dipertahankan, begitu pula dengan stabilitas kepelatihan agar program tim tidak terus berubah.

"Jangan sampai pemain yang performanya sedang naik justru dijual. Pelatih yang sudah bekerja dengan baik juga jangan mudah diganti. Kita ingin ada arahan yang jelas dan perencanaan yang baik," pungkasnya.

Editor : Achmad Supriyadi
Berita Terbaru

Kabar Eks Kapolri dan Menteri Soal Dugaan Sadap Presiden, Kabareskrim: Tidak Benar

Polri telah menetapkan empat perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Nasi Jagung Mbah Suci, Porsi Kuli Hanya 4.000 yang Buka 40 Tahun di Mojokerto

Warung kecilnya tak pernah sepi. Bukan karena tempatnya mewah. Tapi karena harganya dan porsinya yang bikin orang menyebutnya "porsi kuli".

Peringatan! Buang Puntung Rokok di Surabaya Bisa Didenda 1 Juta

Ketentuan tersebut berlaku sejak 14 September 2026 melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 45 Tahun 2026.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.