Minggu, 09 Agu 2026 22:50 WIB

Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

Para pihak berwenang saat melakukan olah TKP penemuan jasad bayi (foto:achmadsupriyadi/selalu.id)
Para pihak berwenang saat melakukan olah TKP penemuan jasad bayi (foto:achmadsupriyadi/selalu.id)

selalu.id - Warga Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto digegerkan dengan penemuan mayat mayat bayi laki-laki terbungkus kain warna merah terkubur di samping rumah milik M Ihram dan Ruchana.

Pemilik rumah yang baru datang dari Gresik mencurigai dengan adanya gundukan tanah baru yang berada dekat sumur di pinggir rumahnya.

Baca Juga: Truk, Mobil, dan Motor Tabrakan di Mojokerto, Satpam Koperasi jadi Korban Meninggal Dunia

Kemudian Ruchana dan anaknya berinisiatif menggali gundukan tanah tersebut dan keduanya terkejut ditemukan jasad bayi terbungkus kaus berwarna merah.

"Setelah digali, mereka menemukan bayi terbungkus kaus merah. Rumah tersebut sebelumnya kosong ditinggal pemiliknya ke Gresik. Pemilik rumah kemudian melaporkan ke saya," kata Ketua RT 2 Dusun Jatisari Muhammad Imron, Minggu (9/8/2026).

Ia menambahkan, kemudian temuan itu dilaporkan ke kepala dusun dan dilanjutkan ke Kepala Desa Pesanggrahan lalu menghubungi Polsek Kutorejo.

"Saya suruh orang-orang jangan dipegang menunggu aparat saja. Mayat bayi itu disebelah sumur yang berada di sebelah rumah, kedalaman gundukan itu 30 centimeter jadi kelihatan munduk," ungkapnya.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Sementara, Kapolsek Kutorejo AKP Sugeng Irawadi, menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan bidan, bayi tersebut berusia sekitar 8 bulan dan terkubur pada kedalaman sekitar 30 sentimeter.

"Bayi itu berjenis laki-laki, ditemukan di pinggir sumur dekat rumah warga. Bayi berada di kedalaman tanah sekitar 30 centimeter, masih baru," jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan dari pemilik rumah temuan itu berawal dari kecurigaan terhadap gundukan tanah berada di dekat sumur samping rumahnya.

Baca Juga: Polisi Sebar 5 Tim Buru Terduga Pembunuh Sekdin DPRKPP Bangkalan

"Saat ini kami masih melakukan pendataan pada warga dan terkait bayi itu asalnya dari mana, saat ini kami masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Mayat bayi laki-laki tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, untuk tindakan lebih lanjut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cita-cita Aisatus Zahira, Salah Satu Pelajar Sidoarjo untuk Jamnas Pramuka 2026

Bagi Aisa, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak ingin disia-siakannya. “Semoga saya jadi pembina Pramuka terkenal,” ujar Aisa.

Pesta Siaga Sidoarjo: 1.000 Anak Belajar Keberanian dan Kerja Sama Lewat Petualangan

Mengusung konsep “Petualangan Pencarian Harta Karun Jenggala”, kegiatan dikemas melalui berbagai permainan dan tantangan.

Begini Modus Oknum THL Dishub-Satpol PP Surabaya Tipu Empat Korbannya

Seorang THL Dishub berinisial ARC bersama anggota Satpol PP berinisial F diduga menawarkan akses pekerjaan kepada sejumlah warga dengan meminta sejumlah uang.

Dituding Menyuruh Perempuan Aborsi, Mantan Cak Ning Surabaya Sekaligus Runner-up Raka Raki jadi Sorotan

Dugaan tersebut mencuat di media sosial setelah seorang perempuan mengunggah sejumlah informasi dan percakapan yang disebut melibatkan Raka Tio.

Survei PSC Ungkap PR Besar Kabupaten Jember, Dari Banjir hingga Kemacetan

Deni berharap hasil survei tersebut dapat menjadi referensi bagi Pemkab Jember, DPRD, akademisi, organisasi masyarakat sipil dan pemangku kepentingan lainnya.

Pengolahan Air Mandiri di Perumahan Mewah Surabaya, Bebas Izin atau Lolos Pengawasan?

Karena itu, Louis meminta persoalan pengelolaan air mandiri di kawasan perumahan tidak seluruhnya dibebankan kepada PDAM Surya Sembada.