Rabu, 23 Sep 2026 23:10 WIB

Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

Para pihak berwenang saat melakukan olah TKP penemuan jasad bayi (foto:achmadsupriyadi/selalu.id)
Para pihak berwenang saat melakukan olah TKP penemuan jasad bayi (foto:achmadsupriyadi/selalu.id)

selalu.id - Warga Dusun Jatisari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto digegerkan dengan penemuan mayat mayat bayi laki-laki terbungkus kain warna merah terkubur di samping rumah milik M Ihram dan Ruchana.

Pemilik rumah yang baru datang dari Gresik mencurigai dengan adanya gundukan tanah baru yang berada dekat sumur di pinggir rumahnya.

Baca Juga: Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

Kemudian Ruchana dan anaknya berinisiatif menggali gundukan tanah tersebut dan keduanya terkejut ditemukan jasad bayi terbungkus kaus berwarna merah.

"Setelah digali, mereka menemukan bayi terbungkus kaus merah. Rumah tersebut sebelumnya kosong ditinggal pemiliknya ke Gresik. Pemilik rumah kemudian melaporkan ke saya," kata Ketua RT 2 Dusun Jatisari Muhammad Imron, Minggu (9/8/2026).

Ia menambahkan, kemudian temuan itu dilaporkan ke kepala dusun dan dilanjutkan ke Kepala Desa Pesanggrahan lalu menghubungi Polsek Kutorejo.

"Saya suruh orang-orang jangan dipegang menunggu aparat saja. Mayat bayi itu disebelah sumur yang berada di sebelah rumah, kedalaman gundukan itu 30 centimeter jadi kelihatan munduk," ungkapnya.

Baca Juga: KPK Geledah Kantor BPN Kota Mojokerto Usut Kasus Suap HGB

Sementara, Kapolsek Kutorejo AKP Sugeng Irawadi, menjelaskan berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan bidan, bayi tersebut berusia sekitar 8 bulan dan terkubur pada kedalaman sekitar 30 sentimeter.

"Bayi itu berjenis laki-laki, ditemukan di pinggir sumur dekat rumah warga. Bayi berada di kedalaman tanah sekitar 30 centimeter, masih baru," jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan dari pemilik rumah temuan itu berawal dari kecurigaan terhadap gundukan tanah berada di dekat sumur samping rumahnya.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

"Saat ini kami masih melakukan pendataan pada warga dan terkait bayi itu asalnya dari mana, saat ini kami masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Mayat bayi laki-laki tersebut dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, untuk tindakan lebih lanjut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Soiree Rooftop Bar Gelar Soiree Gigs Vol 2 Akhir Pekan Ini, Ada Silampukau hingga DJ Gatra

Agenda musik akhir pekan ini bakal berlangsung pada Sabtu, 26 September 2026, mulai pukul 18.00 WIB.

Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Oknum ASN itu berinisial AFA, yang bertugas di salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember.

Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan aliran uang atau keterlibatan pihak lain, termasuk pejabat di atasnya, kasus tersebut harus ditelusuri sesuai ketentuan.

Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Saat ini, krisis kekeringan di Jawa Timur kian meluas, dengan 24 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga maupun tanggap darurat. 

Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.