Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep-Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8
- Penulis : Dony Maulana
- | Rabu, 16 Sep 2026 17:05 WIB
selalu.id - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur bergerak cepat membantu pencarian korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.
Sebanyak empat kapal patroli dan puluhan personel diterjunkan ke titik-titik penyisiran strategis.
Baca Juga: PMI Surabaya Dampingi Keluarga Korban KM Virgo Transport 8, Perkuat Layanan RFL dan PFA
Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara menyampaikan, pihaknya langsung menyiapkan tim SAR setelah menerima laporan kecelakaan kapal rute Surabaya-Banjarmasin yang membawa 243 orang tersebut pada Minggu (13/9) dini hari.
"Tim SAR dibekali peralatan lengkap, mulai dari alat selam, masker, pelampung, hingga armada kapal. Penyisiran kini diperluas hingga ke perairan Sumenep dan Masalembu untuk mengantisipasi korban yang terbawa arus ke arah Jawa Timur," terangnya, Rabu (16/9/2026).
Baca Juga: KPAI Desak Transparansi Manifes Kapal Virgo Transport 8, Keselamatan Anak jadi Prioritas
Hingga Selasa (15/9/2026) kemarin, tim gabungan tercatat telah berhasil mengevakuasi 114 korban. Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat, sementara 6 orang ditemukan meninggal dunia. Saat ini, fokus petugas tertuju pada pencarian 129 penumpang yang masih hilang.
Untuk mempermudah pihak keluarga, Polda Jatim mendirikan Posko Pengaduan dan Disaster Victim Identification (DVI) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Baca Juga: Kapolda Jatim Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi
Posko ini difungsikan untuk mengumpulkan data antemortem, seperti ciri fisik, pakaian terakhir, dan dokumen korban, serta mencocokkan data secara real-time dengan posko utama di Banjarmasin.
Masyarakat yang menduga anggota keluarganya menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 diimbau segera melapor ke Posko Tanjung Perak, dengan membawa kartu identitas atau dokumen pendukung guna mempercepat proses identifikasi.
Editor : Zein Muhammad