Sabtu, 12 Sep 2026 21:43 WIB

Homecare Jemput Warga Rentan, Pemkab Jember Perkuat Pelayanan hingga Pelosok

Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Jember Ahkmad Lukman Helmi bersama Tim Home care saat mengunjungi masyarakat kurang mampu di jelbuk (foto:Nurul/selalu id)
Kepala Dinas Komunikasi dan informatika Kabupaten Jember Ahkmad Lukman Helmi bersama Tim Home care saat mengunjungi masyarakat kurang mampu di jelbuk (foto:Nurul/selalu id)

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong pelayanan publik yang tidak hanya berpusat di fasilitas pemerintahan, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat. Salah satunya melalui program Homecare yang menyasar warga dengan kondisi rentan dan membutuhkan perhatian khusus.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, bersama Camat dan Kepala Puskesmas Jelbuk melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan layanan Homecare di sejumlah titik di Kecamatan Jelbuk, jumat (11/9/2026)

Baca Juga: Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif, Pemkab Jember Raih Penghargaan Nasional

Sedikitnya empat hingga lima lokasi menjadi sasaran kunjungan. Tim menyambangi warga lanjut usia, penyandang disabilitas mental, hingga ibu hamil dengan kondisi risiko tinggi.

Dalam keterangannya Akhmad Lukman Helmi mengatakan bahwa, pelayanan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara layak.

“Yang kami datangi adalah warga yang membutuhkan penanganan khusus, mulai lansia, warga dengan disabilitas mental, sampai ibu hamil risiko tinggi,” ujar Helmi.

Ia mengatakan, kegiatan di Jelbuk kali ini merupakan kunjungan tahap kedua. Setelah menyisir wilayah sekitar pusat kecamatan, pelayanan Homecare akan terus diperluas menuju kawasan yang lebih terpencil.

Persoalan geografis menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program tersebut. Sebab, tidak semua rumah warga dapat dijangkau kendaraan roda empat.

Baca Juga: Pembahasan KUA-PPAS 2027 Rampung, Pemkab Jember dan DPRD Sepakati Target Pendapatan Rp4,5 Triliun

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Puskesmas bersama masyarakat menyiapkan mekanisme evakuasi menggunakan tandu bagi warga yang membutuhkan pertolongan medis atau ibu hamil yang harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan.

Pemkab Jember juga menyiapkan konsep rumah singgah bagi warga dari wilayah pelosok, terutama ibu hamil yang telah mendekati waktu persalinan.

“Kami berkoordinasi dengan Pak Camat dan Dinas Sosial untuk memanfaatkan rumah warga yang kosong sebagai rumah singgah sementara,” jelas Helmi.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko keterlambatan penanganan karena jarak tempuh warga menuju fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Kabar Baik! 8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Diperpanjang, Siap Dialihkan jadi Penuh Waktu

Di sisi lain, Helmi menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan dan jajaran Puskesmas Jelbuk yang terus melakukan pelayanan langsung ke lapangan.

Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak semata-mata diukur dari penghargaan, tetapi dari kesediaan aparatur untuk hadir dan membantu masyarakat.

“Yang paling utama adalah hakikat pelayanan itu sendiri, bagaimana kita hadir melayani masyarakat dengan niat ibadah,” katanya.(ADV)77

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sambil Menyelam Minum Air, Remaja Mojokerto Curi 6 Tabung Elpiji di Tempat Kerja

“Yang bersangkutan saat ini sudah diamankan di mapolres untuk diproses lebih lanjut,” urai Iptu Suhartanto.

Mau Ubah Desil? Ini Arahan dari Pemkot Mojokerto

Keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat yakni berkaitan dengan desil yang terlalu tinggi.

Adu Banteng Dua Motor di Trowulan Mojokerto, Satu Pelajar Tewas

Sepeda motor Honda C-70 diduga berjalan terlalu ke kanan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Vega R.

Kekeringan di Tuban-Bojonegoro Menahun, Pemprov Didesak Ubah Penanganan untuk Jangka Panjang

"Bagaimana air bisa ditampung, disimpan, dan didistribusikan sehingga tersedia ketika musim kemarau," tegas Ony.

Konsolidasi Akbar FSPMI Bahas UU Cipta Kerja, yang Datang Kapolri

Kapolri menekankan pentingnya menjaga iklim investasi tetap aman dan kondusif.

Identitas Korban Tewas dan Luka Laka Hiace di Tol Jombang-Mojokerto

Tiga orang tewas di lokasi kejadian dan satu meninggal saat perjalanan evakuasi ke RSUD Jombang.