Minggu, 30 Agu 2026 21:53 WIB

Beli Daihatsu GrandMax Berujung Petaka, Warga Surabaya Tertipu Sales Gadungan Ratusan Juta

Tersangka saat diamankan di Mapolsek Rungkut Surabaya. (Dok. Polsek Rungkut Surabaya).
Tersangka saat diamankan di Mapolsek Rungkut Surabaya. (Dok. Polsek Rungkut Surabaya).

selalu.id - Niat memiliki mobil baru berubah menjadi pengalaman pahit bagi seorang calon pembeli di Surabaya. Kepercayaan yang diberikan kepada seseorang yang mengaku mewakili dealer justru berujung kerugian ratusan juta rupiah.

Korban awalnya tertarik membeli satu unit Daihatsu GrandMax 1.3 setelah menerima brosur promosi dari sebuah dealer di kawasan Kalirungkut. 

Baca Juga: Hadapi Porprov 2027 dan PON 2028, Ju-Jitsu Surabaya Diminta Kompak

Dari brosur tersebut, korban kemudian berkomunikasi dengan pria berinisial Z (39), warga Cerme, Kabupaten Gresik, yang mengaku dapat membantu proses pembelian kendaraan.

Pertemuan di lingkungan dealer membuat korban semakin yakin bahwa seluruh proses transaksi berjalan secara resmi. Pelaku juga menggunakan identitas perusahaan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.

"Dari hasil penyelidikan diketahui korban percaya kepada pelaku karena pertemuan dilakukan di lingkungan dealer dan pelaku juga menggunakan identitas perusahaan sehingga menimbulkan keyakinan bahwa transaksi tersebut resmi," kata Kapolsek Rungkut, Kompol Agus Santoso, Kamis (16/7/2026).

Setelah menyetorkan uang tanda jadi sebesar Rp5 juta, korban kembali diminta melunasi pembayaran kendaraan. Atas arahan pelaku, dana sebesar Rp212.450.000 ditransfer ke rekening pribadi dengan janji mobil akan segera diserahkan.

Harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Mobil yang dijanjikan tak kunjung datang. Saat korban menghubungi pihak dealer, barulah terungkap bahwa perusahaan hanya menerima uang tanda jadi sebesar Rp2 juta. 

Dana pelunasan yang telah ditransfer ternyata tidak pernah masuk ke rekening resmi dealer.

Baca Juga: Tarung Derajat Antarpelajar BHS Cup III 2026 Bisa jadi Gerbang ke PON

"Hasil klarifikasi menunjukkan bahwa pihak dealer hanya menerima uang tanda jadi sebesar Rp2 juta. Sementara dana pelunasan yang ditransfer korban tidak pernah masuk ke rekening perusahaan," jelas Agus.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada Z. Dari pemeriksaan, pelaku mengakui sebagian besar uang tersebut telah digunakan untuk kepentingan pribadi, membayar utang, hingga bermain judi online.

Pelaku sempat mengembalikan Rp47 juta kepada korban, namun kerugian yang tersisa masih mencapai sekitar Rp164,45 juta.

Polsek Rungkut akhirnya mengamankan Z beserta sejumlah barang bukti, di antaranya kwitansi transaksi, rekening koran, kartu identitas perusahaan, dokumen Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), serta kwitansi resmi milik dealer sebagai pembanding.

Baca Juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Kasus ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih berhati-hati saat melakukan transaksi pembelian kendaraan. 

Pembayaran sebaiknya dilakukan melalui rekening resmi perusahaan dan selalu dikonfirmasi kepada pihak dealer agar terhindar dari modus serupa.

Kini, penyidik masih mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang mengalami kerugian dengan pola yang sama.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PBNU 2021-2026 Resmi Demisioner, KH Yahya Cholil Staquf Minta Maaf

"Terima kasih atas kerja sama atas selama ini, mohon maaf atas segala kesalahan, kekurangan," ujar Yahya.

Iddah Politik, Semangat Kembali ke Akar dalam Muktamar ke-35 NU

Iddah politik satu tahun dari partai politik, otomatis menggugurkan sejumlah calon.

Foto: Kemacetan Parah Menuju Akses Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga sepanjang 10 kilometer dan mengganggu aktivitas warga lokal serta jasa transportasi.

Akses Pelabuhan Ketapang Lumpuh, Macet Mengular hingga 10 Kilometer

Hingga kini, pantauan di lokasi kepadatan arus lalu lintas di sepanjang jalur utama Pelabuhan Ketapang masih terus terjadi. Belum ada petugas di lokasi.

KDMP Ngingas Didorong Jadi Pusat Ekonomi Desa, Akses Jalan Mulai Ditata

Selain membuka akses dari Delta Sari, jalur dari sisi timur juga akan diintegrasikan dengan kawasan KDMP.

Karhutla di Ranu Kembang dan Ledok Bedor Belum Padam, 172 Pendaki Dievakuasi

Petugas gabungan melakukan upaya penyekatan dan pemadaman api secara manual mengingat medan yang terjal serta tebing curam.