Selasa, 13 Okt 2026 20:24 WIB

Bisnis Narkoba Belum Dimulai, Pengedar Ekstasi di Surabaya Keburu Diringkus

Barang bukti ekstasi yang diamankan polisi (foto:moris/selalu.id)
Barang bukti ekstasi yang diamankan polisi (foto:moris/selalu.id)

selalu.id - Niat seorang pria untuk meraup keuntungan dari bisnis narkotika berakhir sebelum sempat dimulai. Baru mencoba menjadi pengedar, ia lebih dulu ditangkap anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dengan puluhan butir pil ekstasi yang masih tersimpan rapi di dalam bungkus rokok.

Tersangka berinisial IS (46), warga Jalan Tenggumung Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, diamankan polisi di depan sebuah minimarket di kawasan Jalan Kenjeran. Dari tangannya, petugas menyita 35 butir pil ekstasi yang diduga akan diedarkan.

Baca Juga: Pengedar Narkoba Lintas Daerah Dibekuk di Surabaya, Polisi Sita 95 Gram Sabu

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Pratama mengatakan, tersangka mengaku baru pertama kali mencoba menjadi pengedar narkotika. Namun, sebelum sempat menjual barang haram tersebut, polisi lebih dulu menangkapnya.

"Tersangka ini mengaku baru memulai dan belum sempat menjual pil tersebut namun sudah ditangkap saat berada di depan minimarket Jalan Kenjeran," kata Dodi, Jumat (10/7/2026).

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan puluhan pil ekstasi yang disembunyikan di balik bungkus rokok.

Selanjutnya, tersangka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil interogasi, IS mengaku memperoleh 35 butir ekstasi tersebut dari seorang pria berinisial IN yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga: Bawa Ayam Krispi Isi Sabu ke Lapas Porong, Nenek asal Surabaya Diamankan

"Pengakuan tersangka, ia membeli pil ekstasi ini dari seseorang yang bernama IN yang ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Pelaku membeli dari IN sebanyak 35 butir pil ekstasi dengan harga Rp10 juta," ujar Dodi.

Tersangka berencana menjual pil ekstasi itu seharga Rp300 ribu per butir. Jika seluruh barang berhasil terjual, ia diperkirakan memperoleh keuntungan sekitar Rp500 ribu.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran narkotika di kawasan Jalan Kenjeran. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka.

Baca Juga: Pengedar Sabu Dupak Timur Surabaya Sudah Tertangkap, Ini Identitasnya

"Penangkapan tersangka ini bermula dari laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkotika di sekitar Jalan Kenjeran, Surabaya. Polisi mendapat informasi tersebut langsung mencari keberadaan tersangka," jelasnya.

Dodi mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

"Sekecil apa pun informasi tersebut, kami pastikan akan ditindaklanjuti. Ini kami lakukan demi memberantas peredaran narkotika di wilayah Surabaya," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Di Sidoarjo, Mendikdasmen Perintahkan Sekolah Harus Perkuat Sains dan Teknologi

Di sisi lain, persoalan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah juga menjadi perhatian pemerintah. 

Melihat Tubuh Lewat Seni Lukis dalam Pameran The Imaginary Bodies di ARTOTEL Grand Prima Surabaya

Penikmat seni maupun masyarakat umum bisa menikmati deretan karya ini mulai 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027 mendatang.

Petrokimia Gresik Ungkap Penyebab Pipanya Bocor di Surabaya yang Bikin Heboh

Meski begitu, Petrokimia Gresik bersama pihak terkait kini masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian tersebut.

Tekan Pengangguran, Disnaker Nganjuk Buka Pelatihan Babershop dan Barista

Kegiatan pelatihan kali ini juga dalam rangka mendukung peringatan Hari Santri 2026. Pelatihan akan berlangsung selama 12 hari ke depan.

Pemilik Rumah Makan Padang di Mojokerto Ditemukan Tewas Setengah Bugil

Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.

Mantan Kader PDIP Surabaya Ramai-ramai Pindah ke PSI, Ini Reaksi Armuji

Armuji menyatakan yang paling penting adalah target PDIP Surabaya untuk kembali meraih kemenangan pada Pemilu 2029.