Selasa, 25 Agu 2026 20:08 WIB

Bisnis Narkoba Belum Dimulai, Pengedar Ekstasi di Surabaya Keburu Diringkus

Barang bukti ekstasi yang diamankan polisi (foto:moris/selalu.id)
Barang bukti ekstasi yang diamankan polisi (foto:moris/selalu.id)

selalu.id - Niat seorang pria untuk meraup keuntungan dari bisnis narkotika berakhir sebelum sempat dimulai. Baru mencoba menjadi pengedar, ia lebih dulu ditangkap anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dengan puluhan butir pil ekstasi yang masih tersimpan rapi di dalam bungkus rokok.

Tersangka berinisial IS (46), warga Jalan Tenggumung Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, diamankan polisi di depan sebuah minimarket di kawasan Jalan Kenjeran. Dari tangannya, petugas menyita 35 butir pil ekstasi yang diduga akan diedarkan.

Baca Juga: Kisah Pilu Gadis di Surabaya, Disetubuhi Ayah Tiri Sejak SD hingga Dicekoki Ekstasi

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Dodi Pratama mengatakan, tersangka mengaku baru pertama kali mencoba menjadi pengedar narkotika. Namun, sebelum sempat menjual barang haram tersebut, polisi lebih dulu menangkapnya.

"Tersangka ini mengaku baru memulai dan belum sempat menjual pil tersebut namun sudah ditangkap saat berada di depan minimarket Jalan Kenjeran," kata Dodi, Jumat (10/7/2026).

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan puluhan pil ekstasi yang disembunyikan di balik bungkus rokok.

Selanjutnya, tersangka dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil interogasi, IS mengaku memperoleh 35 butir ekstasi tersebut dari seorang pria berinisial IN yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga: Kejari Surabaya Tangani Sindikat Kasus Penipuan Asmara Online, Begini Cara Pelaku Beraksi

"Pengakuan tersangka, ia membeli pil ekstasi ini dari seseorang yang bernama IN yang ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Pelaku membeli dari IN sebanyak 35 butir pil ekstasi dengan harga Rp10 juta," ujar Dodi.

Tersangka berencana menjual pil ekstasi itu seharga Rp300 ribu per butir. Jika seluruh barang berhasil terjual, ia diperkirakan memperoleh keuntungan sekitar Rp500 ribu.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran narkotika di kawasan Jalan Kenjeran. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan penyelidikan hingga berhasil mengamankan tersangka.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

"Penangkapan tersangka ini bermula dari laporan masyarakat terkait adanya peredaran narkotika di sekitar Jalan Kenjeran, Surabaya. Polisi mendapat informasi tersebut langsung mencari keberadaan tersangka," jelasnya.

Dodi mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar.

"Sekecil apa pun informasi tersebut, kami pastikan akan ditindaklanjuti. Ini kami lakukan demi memberantas peredaran narkotika di wilayah Surabaya," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Momen Para Remaja Disabilitas Jember Dibekali Kemandirian Sebelum Masuk Dunia Usaha

Sutopo berharap setelah mengikuti pelatihan, para peserta tidak lagi merasa takut atau canggung ketika berinteraksi dengan masyarakat maupun calon mitra usaha.

Wujudkan Target Zero Fatality, PDS Gembleng 145 Personel Pengamanan Surabaya

Penyegaran kompetensi ini sekaligus penguatan budaya keamanan, keselamatan, serta pelayanan di area operasional pelabuhan.

Betonisasi Jalan Tambakcemandi Sidoarjo Tertinggal 4 Persen, Pengerjaan Dipercepat

Pembangunan jalan tidak berhenti pada pekerjaan betonisasi. Penataan lingkungan menjadi bagian penting agar manfaat proyek benar-benar dirasakan masyarakat.

Libur Maulid Nabi, 196 Ribu Pelanggan Padati Stasiun KAI Daop 8 Surabaya

Mahendro menambahkan, angka volume penumpang ini masih terus bergerak dinamis karena penjualan tiket kereta api jarak jauh masih terus berlangsung.

Kontraktor Tanggung Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan di Jalan Moestopo Surabaya Imbas Lumpur Proyek

Pemkot Surabaya juga telah menegur pihak kontraktor terkait penggunaan identitas DSDABM pada kendaraan proyek tersebut.

Melihat Keseruan Tradisi Rombekan Tabur Uang Peringati Maulid Nabi Muhammad di Mojokerto

Ratusan warga berdesak-desakan demi mendapatkan uang koin lima ratus dan seribu rupiah. Ada pula uang pecahan 2.000 hingga 20.000 ribu.