Minggu, 18 Okt 2026 02:16 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Resmi Dibuka: Hadirkan Teknologi Baru, Perluas Kemitraan Bisnis

Ratusan peserta pameran yang mengikuti Manufacturing Surabaya 2026 di Grand City Convex. (Foto: Dony/selalu.id).
Ratusan peserta pameran yang mengikuti Manufacturing Surabaya 2026 di Grand City Convex. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id – Pameran industri terbesar di wilayah timur Indonesia, Manufacturing Surabaya 2026, resmi dibuka di Grand City Convention & Exhibition Center (Convex), Surabaya, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Pamerindo Indonesia ini berlangsung selama empat hari, dari 15-18 Juli 2026, sekaligus menandai penyelenggaraan ke-20 sejak pertama kali digelar.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Diketahui, pameran tahun ini menghadirkan pelaku usaha manufaktur, penyedia teknologi, asosiasi industri, pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu ekosistem. 

Tujuannya mempercepat adopsi teknologi baru, memperluas kemitraan bisnis, serta meningkatkan daya saing industri di wilayah timur Indonesia.

Momentum penyelenggaraan ini bertepatan dengan penguatan posisi Jawa Timur sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. 

Data Bappeda Provinsi Jatim mencatat, pada Triwulan I 2026 provinsi ini mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa, dengan sektor industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar sebesar 31,45 persen. 

Pertumbuhan ini dinilai perlu diimbangi percepatan adopsi teknologi dan kolaborasi lintas sektor agar menghasilkan nilai tambah berkelanjutan.

Portfolio Director PT Pamerindo Indonesia, Meysia Stephannie, mengatakan pameran ini kini bukan sekadar etalase produk, melainkan ruang kolaborasi terintegrasi. 

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

"Transformasi manufaktur tidak hanya soal teknologi baru, tapi kemampuan saling terhubung, berbagi pengetahuan, dan membangun rantai pasok yang kuat. Kami ingin partisipan tidak hanya melihat inovasi, tapi menemukan solusi dan mitra strategis," ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak yang turut hadir dalam pembukaan menegaskan, posisi strategis Jatim dalam mendukung industri nasional melalui pengembangan kawasan industri dan infrastruktur logistik. 

"Potensi besar ini perlu didukung kolaborasi solid pemerintah, dunia usaha, dan penyedia teknologi agar transformasi berjalan cepat dan daya saing Indonesia menguat di kancah global," tegasnya.

Tahun ini, Manufacturing Surabaya digelar bersamaan dengan Machine Tools Surabaya, Tools & Hardware Surabaya, serta Industrial Automation & Logistics Surabaya. 

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Cakupan juga diperluas dengan kehadiran Growtech Indonesia dan Indonesia Energy Week Surabaya, menjembatani sektor manufaktur, energi, dan pertanian dalam satu kesatuan ekosistem.

Selain pameran teknologi, tersedia berbagai program pendukung seperti Forklift Hero Competition, Kaizen Clinic, HSE Championship, serta program pertemuan bisnis (Business Matching) guna memfasilitasi kerja sama antarpelaku usaha.

Penyelenggaraan ke-20 ini diikuti lebih dari 150 peserta dari 17 negara dengan luas area pameran mencapai 7.887 meter persegi. 

Panitia menargetkan lebih dari 9.000 pengunjungatau naik sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sejumlah perusahaan unggulan seperti Gardner Denver, Sodick, dan Trakindo Indonesia turut berpartisipasi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC

Pembagian Tong Komposter di Tengah PR Sampah Surabaya

Kegiatan pembagian tong komposter pada Sabtu (17/10/2026) ini, diklaim jadi salah satu upaya mendorong pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.

Kemnaker Buka Layanan MagangHub Batch 3 di Jakarta, Kuota 70 Ribu Peserta

Perusahaan yang ingin datang diminta konfirmasi kehadiran terlebih dahulu melalui kode QR di flyer kegiatan.