Rabu, 22 Jul 2026 23:08 WIB

Ini Alasan Jawa Timur Jadi Incaran Safari Elit Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Mar 2022 17:16 WIB
Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam
Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam

selalu id - pengamat politik menyebut Jawa Timur adalah barometer politik nasional. Terbukti beberapa tokoh nasional dan elit partai politik memusatkan safari politiknya di bagian timur pulau Jawa ini

Tercatat, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mendatangi Jawa Timur

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam menilai, kedatangan mereka, menjadi indikator Jawa Timur masih menjadi barometer politik nasional.

Surokim mengatakan bahwa tipikal pemilih di Jawa Timur juga cenderung heterogen, jika dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Jawa.

"Artinya, selalu bisa menggambarkan perolehan angka nasional diluar PKB. Itu sudah saya buktikan dari tahun ke tahun," kata Surokim, Kamis (30/3/2022)

Tak hanya itu, Surokim menyampaikan bahwa Jawa Timur juga menjadi sentral nasional dari banyaknya tokoh-tokoh agama maupun ormas.

Sekalipun kontribusi angka secara kuantitas pemilih masih di bawah Jawa Barat, namun, hal itu tak jadi persoalan, Jawa Timur tetap jadi primadona bagi para elit politik nasional.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

"Jawa timur sekitar 16 persen, Jawa barat sekitar 18 sampai 20 persenan, Jawa tengah di bawah Jawa Timur," terangnya.

Lebih lanjut Surokhim mencontohkan, basis organisasi Islam terbesar di Indonesia berpusat di Jawa Timur. Pun demikian dengan hadirnya tokoh-tokoh yang selalu menjadi jujukan masyarakat.

Oleh karena itu, sebuah kewajaran jika Jawa Timur menjadi episentrum perpolitikan tanah air.

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

"Kalau saya lihat dari kuantitasnya bisa dilihat 1/4, namun politik kan tidak hitung-hitungan kuantitatif seperti itu,"tuturnya.

Ia menambahkan, berdasarkan relasi kultural, tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan maupun agama yang berasal dari Jawa Timur termasuk banyak.

"Mereka menjadi tokoh penting yang selama ini menjadi rujukan," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.