Sabtu, 26 Sep 2026 16:31 WIB

Ini Alasan Jawa Timur Jadi Incaran Safari Elit Politik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 31 Mar 2022 17:16 WIB
Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam
Pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam

selalu id - pengamat politik menyebut Jawa Timur adalah barometer politik nasional. Terbukti beberapa tokoh nasional dan elit partai politik memusatkan safari politiknya di bagian timur pulau Jawa ini

Tercatat, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mendatangi Jawa Timur

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam menilai, kedatangan mereka, menjadi indikator Jawa Timur masih menjadi barometer politik nasional.

Surokim mengatakan bahwa tipikal pemilih di Jawa Timur juga cenderung heterogen, jika dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Jawa.

"Artinya, selalu bisa menggambarkan perolehan angka nasional diluar PKB. Itu sudah saya buktikan dari tahun ke tahun," kata Surokim, Kamis (30/3/2022)

Tak hanya itu, Surokim menyampaikan bahwa Jawa Timur juga menjadi sentral nasional dari banyaknya tokoh-tokoh agama maupun ormas.

Sekalipun kontribusi angka secara kuantitas pemilih masih di bawah Jawa Barat, namun, hal itu tak jadi persoalan, Jawa Timur tetap jadi primadona bagi para elit politik nasional.

Baca Juga: Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

"Jawa timur sekitar 16 persen, Jawa barat sekitar 18 sampai 20 persenan, Jawa tengah di bawah Jawa Timur," terangnya.

Lebih lanjut Surokhim mencontohkan, basis organisasi Islam terbesar di Indonesia berpusat di Jawa Timur. Pun demikian dengan hadirnya tokoh-tokoh yang selalu menjadi jujukan masyarakat.

Oleh karena itu, sebuah kewajaran jika Jawa Timur menjadi episentrum perpolitikan tanah air.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Peredaran Uang Palsu Rp61,9 Juta Jaringan Jawa Tengah

"Kalau saya lihat dari kuantitasnya bisa dilihat 1/4, namun politik kan tidak hitung-hitungan kuantitatif seperti itu,"tuturnya.

Ia menambahkan, berdasarkan relasi kultural, tokoh-tokoh organisasi kemasyarakatan maupun agama yang berasal dari Jawa Timur termasuk banyak.

"Mereka menjadi tokoh penting yang selama ini menjadi rujukan," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ribuan Santri Adu Bakat dalam PORSADIN VII Jatim di Lumajang

Para juara nantinya akan mewakili Jawa Timur di PORSADIN Nasional yang rencananya digelar di Jakarta pada November 2026.

Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

Wali Kota Eri berpesan agar para pemuda tidak sekali-kali melupakan budaya lokal, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling membantu.

Guruh Soekarnoputra di Mata Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim: Indonesia Kehilangan Marhaenis

selalu.id – Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mas Guruh Soekarnoputra, Mohammad Guruh Irianto S

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.