Selasa, 29 Sep 2026 23:01 WIB

Update Ledakan di SPPG Mojokerto, Dua Korban Dirujuk ke Surabaya

Penampakan SPPG Mojokerto yang meledak hingga bikin lima orang alami luka bakar. (Foto: Supri/selalu.id).
Penampakan SPPG Mojokerto yang meledak hingga bikin lima orang alami luka bakar. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Dua dari lima korban ledakan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group kini dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar lantaran mengalami luka bakar hingga 90 persen.

Korban yang dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya adalah korban yang sempat dirawat di RS Gatoel, Kota Mojokerto. 

Baca Juga: Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Mereka adalah Edy Suyanto warga Dusun Kalijaring, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, dan Quinlan warga Dusun Clangap, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis. 

Keduanya merupakan teknisi dan dirawat di RS Gatoel Kota Mojokerto lantaran mengalami luka bakar 40 persen.

Kemudian Piter Nando, warga asal Porong, Kabupaten Sidoarja kini dirawat di RS Sakinah karena luka bakar 60 persen. 

Dua korban lain yakni Maulin Nikmah dan Robiatul Adawiyah, keduanya warga Dusun Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri. Keduanya merupakan karyawan di SPPG tersebut.

Baca Juga: Tabrak Pikap Tetangga Parkir Sembarangan di Mojokerto, Pemuda Tewas

Kepala Puskesmas Puri, Nurul Maslichana mengatakan satu korban yang dirawat di RS Gatoel harus dirujuk ke Surabaya dan satunya masih menjalani perawatan.

"Kemarin sudah dibawa ke rumah sakit, ada yang dibawa ke rumah sakit Gatoel ada yang dibawa ke rumah sakit Sakinah. Yang di rumah sakit Gatoel, pagi tadi ada satu yang sudah dirujuk ke Soetomo, yang satunya perawatan di OK di rumah sakit Gatoel. Dirujuk karena ya lukanya 90 persen," katanya, Jumat (14/8/2026).

Nurul menambahkan, sementara untuk tiga korban dibawa ke RS Sakinah. Satu masih menjalani perawatan dan dua korban lainnya sudah diperbolehkan pulang atau MRS.

Baca Juga: Kabid TIK dan Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti, Ini Daftarnya

"Dua korban langsung rawat jalan, boleh pulang. Yang satu masih MRS di Sakinah, masih dalam perawatan di rumah sakit Sakinah yang rawat jalan, ini untuk tindak lanjut," ungkapnya.

Menurut Nurul, kemungkinan besar korban yang dirawat di RS Sakinah juga akan dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar lantaran korban mengalami luka bakar 65 persen.

"Satunya, yang agak banyak di Sakinah, itu juga ada 65 persen. Rencana mau dirujuk juga. Tapi masih belum tahu dirujuk ke mana. Belum dapat info. Informasinya kan dia sudah mempunyai BPJS. Yang ada juga yang sudah mempunyai BPJS ketenagakerjaan dari perusahaan," jelas Nurul.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sederet Fakta Baru Kasus Sengketa Lahan Kalisari Surabaya

Persoalan muncul karena terdapat klaim atas Persil Nomor 473 atas nama Asifah dengan luas 2.310 meter persegi yang disebut berada di lokasi lahan Pujiono.

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.