Bukan Sekadar Karakter, Pramuka Sidoarjo Didorong jadi Motor Swasembada Pangan
- Penulis : Ariyanto
- | Jumat, 14 Agu 2026 17:33 WIB
selalu.id - Gerakan Pramuka diminta tidak berhenti pada pembentukan karakter, tetapi ikut mengambil perandalam menjawab tantangan pembangunan, termasuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan.
Pesan itu disampaikan Bupati Sidoarjo Subandi saat memimpin Apel Besar Hari Pramuka ke-65 di Alun-Alun Sidoarjo, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Jejak "Koki" Tembakau Sintetis dan Langkah Polisi Membongkar Jaringan Narkoba di Sidoarjo
Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tahun ini menempatkan Pramuka sebagai bagian dari proses menyiapkan generasi muda yang produktif, mandiri, terampil, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Subandi menilai perjalanan Gerakan Pramuka selama 65 tahun tidak lepas dari berbagai bentuk pengabdian.
Organisasi tersebut dinilai telah menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus tempat tumbuhnya generasi yang memiliki kepedulian terhadap bangsa dan lingkungan sekitarnya.
“Perjalanan 65 tahun Gerakan Pramuka merupakan sejarah panjang yang dipenuhi pengabdian, karya, keteladanan dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kecintaan terhadap tanah air,” katanya.
Menurut Subandi, kontribusi Pramuka selama ini tercermin dari banyaknya tokoh yang lahir dari gerakan tersebut dan kemudian mengabdikan diri di berbagai bidang. Mulai dari kepemimpinan, pendidikan, ilmu pengetahuan, pemerintahan, kewirausahaan hingga kegiatan kemanusiaan.
Karena itu, momentum Hari Pramuka tidak semestinya hanya dipandang sebagai agenda tahunan. Subandi mendorong nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan kepramukaan diterjemahkan menjadi kemampuan nyata yang relevan dengan perkembangan zaman.
“Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka tetap relevan sebagai pedoman bagi generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya anggota Pramuka memiliki wawasan dan keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai lingkungan.
Keberanian mencoba, mengembangkan gagasan, memanfaatkan teknologi, serta membangun jiwa kewirausahaan dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda.
Subandi berharap pengalaman yang diperoleh anggota Pramuka, baik melalui kegiatan di gugus depan, sekolah, keluarga maupun masyarakat, tidak berhenti sebagai pengalaman organisasi.
Baca Juga: Hari Pramuka ke-65, Wabup Sidoarjo ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan
Namun, dapat berkembang menjadi kegiatan yang memberi manfaat langsung sekaligus membangun kemandirian.
“Pengalaman tersebut diharapkan tumbuh menjadi kegiatan nyata yang mampu memberikan bekal bagi generasi muda untuk siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” paparnya.
Dalam konteks pembangunan daerah dan nasional, Subandi juga mengajak Gerakan Pramuka memperkuat kepedulian terhadap ketahanan pangan.
Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Pramuka ke-65 yang menempatkan swasembada pangan sebagai salah satu agenda yang perlu mendapat dukungan generasi muda.
Ia menilai keberhasilan pembinaan Pramuka membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Sinergi antara pengurus, pembina, anggota, pemerintah, keluarga dan masyarakat menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan generasi muda.
“Kami berharap sinergi dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Memberikan manfaat yang semakin besar bagi pembinaan generasi muda serta kemajuan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.
Baca Juga: Bupati Subandi Kukuhkan 254 Kepsek Sidoarjo, Tegaskan Tidak Boleh Ada Anak Putus Sekolah
Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi, pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Sidoarjo, pembina, andalan, serta anggota Pramuka.
Menutup amanatnya, Subandi mengajak seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka memperbarui tekad, memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
“Mari kita jadikan Hari Pramuka Ke-65 tahun 2026 sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kontribusi nyata Gerakan Pramuka bagi bangsa dan negara,” jelasnya.
Subandi berharap Gerakan Pramuka tetap menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus melahirkan calon pemimpin masa depan yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian.
“Selamat memperingati Hari Pramuka Ke-65 tahun 2026. Satu Pramuka untuk Indonesia. Jayalah Pramuka, Jayalah Indonesia,” pungkasnya.
Editor : Zein Muhammad