Senin, 10 Agu 2026 21:23 WIB

Ternyata, Ini Alasan PLN Sidoarjo Padamkan Listrik Secara Terjadwal

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 26 Jun 2026 14:58 WIB
Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan listrik. (Dok. PLN Sidoarjo).
Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan listrik. (Dok. PLN Sidoarjo).

selalu.id - Pemadaman listrik terjadwal yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo pada 22–23 Juni 2026 lalu bukan disebabkan gangguan pada sistem kelistrikan. 

Penghentian sementara aliran listrik tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan jaringan yang dilakukan PLN untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mencegah potensi gangguan di kemudian hari.

Baca Juga: Tak Hanya Lindungi Pesisir, Pemkab Sidoarjo Sulap Kawasan Mangrove jadi Penggerak Ekonomi Warga

Manager ULP Sidoarjo, Arief Hartawan Putro menjelaskan bahwa setiap pekerjaan pemeliharaan mengharuskan petugas memadamkan aliran listrik sementara demi menjamin keamanan selama proses perbaikan berlangsung. 

"Langkah tersebut merupakan prosedur standar agar pekerjaan di lapangan dapat dilakukan dengan aman," kata Arief, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, pemeliharaan jaringan dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengutamakan keselamatan masyarakat. 

Salah satu pekerjaan yang dilakukan ialah mengganti hotspot atau titik sambungan yang mengalami panas berlebih.

"Dasarnya adalah keselamatan masyarakat. Kalau komponen yang sudah panas tidak segera diganti, akan menimbulkan potensi bahaya," jelasnya.

Arief menambahkan bahwa komponen yang mengalami panas berlebih harus segera diganti sebelum mengalami kerusakan yang lebih parah dan memicu gangguan pada jaringan distribusi listrik.

Baca Juga: Cita-cita Aisatus Zahira, Salah Satu Pelajar Sidoarjo untuk Jamnas Pramuka 2026

Apabila kondisi tersebut dibiarkan, dampaknya tidak hanya merusak material, tetapi juga berpotensi menyebabkan gangguan jaringan hingga kebakaran.

"Material bisa rusak dan memicu masalah yang lebih besar," tegasnya.

Selain penggantian hotspot, PLN juga melakukan peremajaan Ground Steel Wire (GSW) atau kawat pelindung jaringan yang telah menua. 

Jika tidak segera diperbaiki, terdapat risiko kawat putus dan mengenai jaringan utama sehingga berpotensi menyebabkan pemadaman listrik.

Baca Juga: Pesta Siaga Sidoarjo: 1.000 Anak Belajar Keberanian dan Kerja Sama Lewat Petualangan

Pekerjaan pemeliharaan juga mencakup penggantian sejumlah tiang listrik yang mulai miring maupun sudah tidak layak digunakan. 

Langkah tersebut merupakan bagian dari penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sekaligus upaya mengurangi potensi bahaya bagi masyarakat.

Melalui program pemeliharaan berkala tersebut, PLN berharap keandalan jaringan distribusi listrik tetap terjaga sehingga potensi gangguan tidak terencana dapat dicegah sejak dini. 

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pekerjaan berlangsung.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jawa Barat Tekuk Tuan Rumah Jatim 4-1 di Laga Pembuka Soekarno Cup U-17

Juru Bicara Soekarno Cup, Anang Ma'ruf, menegaskan bahwa kompetisi kelompok umur seperti ini menjadi fondasi vital bagi masa depan sepak bola tanah air.

Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni jadi Tergugat di PN Surabaya, Segera Jalani Sidang

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim, Sri Wahyuni saat dikonfirmasi soal perkara tersebut hingga kini masih belum memberikan respon.

Mencekam! Kelompok Perguruan Silat Bikin Onar hingga Bentrok dengan Warga Mojokerto

Keributan itu sempat terekam kamera pengendara yang melintas di lokasi kejadian. Nampak dari video, beberapa motor terlihat bergeletakan di jalan raya.

Kemenag Jatim Turun Gunung Geber Masjid 2026, Bahtiar: Momentum Hidupkan Gotong Royong!

Menag Nasaruddin menegaskan bahwa kebersihan rumah ibadah adalah bagian dari memuliakan rumah Allah sekaligus sarana pembersihan jiwa.

DPRD Surabaya Desak Inspektorat Usut Tuntas Penipuan Loker Pemkot oleh Oknum Dishub dan Satpol PP

Dewan meminta Inspektorat tidak berhenti pada pemeriksaan dua oknum tenaga harian lepas (THL), tetapi membongkar kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas.

Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember Diharapkan Dongkrak Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Karena itu, keberhasilan pembiayaan tersebut nantinya tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran, tetapi dari hasil nyata yang diterima masyarakat.