Senin, 12 Okt 2026 08:12 WIB

Ratusan Buruh Geruduk DPRD Jatim, Tuntut Program MBG hingga SPMB

Ratusan buruh dari Federasi Serikat Pekerja (FSP) Kahutindo saat demo di depan Gedung DPRD Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).
Ratusan buruh dari Federasi Serikat Pekerja (FSP) Kahutindo saat demo di depan Gedung DPRD Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Ratusan pekerja yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja (FSP) Kahutindo bersama unsur masyarakat sipil Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman depan gedung DPRD Jatim, Kamis (25/6/2026).

Ketua FSP Kahutindo Jatim, Andika Hendrawanto menyampaikan bahwa gerakan ini dilakukan untuk menyuarakan harapan dan keberatan dunia usaha serta masyarakat luas terkait kebijakan yang berjalan saat ini. 

Baca Juga: DPRD Jatim Sentil Pemprov, PPPK Paruh Waktu jangan Terus Digantung Nasibnya!

Dalam demo itu, mereka membawa enam poin tuntutan utama yang diserahkan kepada pimpinan DPRD Jawa Timur untuk diteruskan kepada pemerintah pusat. 

Mereka meminta pemberian keringanan atau insentif perpajakan bagi pelaku usaha hingga nilai tukar rupiah kembali menguat dan stabil. 

Kemudian, soal pembebasan pungutan cukai atas bahan baku yang diimpor guna menekan biaya produksi agar perusahaan tetap mampu bertahan dan beroperasi.Lalu penurunan tarif pajak bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar perekonomian rakyat kecil makin terjaga. 

"Yang keempat, menghentikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan anggarannya dialihkan untuk peningkatan kualitas pendidikan serta pelayanan kesehatan masyarakat," kata Andika.

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). 

Baca Juga: DPRD Jatim Gelar Jatim Berselawat Bersama Habib Syech, Momentum Doa di Usia ke-81

Kemudian memperketat pengawasan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya jalur afirmasi yang disediakan bagi anak-anak pekerja dan warga kurang mampu agar tetap berjalan adil dan transparan.

“Kami berharap enam poin ini mendapat perhatian serius para wakil rakyat dan pemerintah daerah, demi menjaga keberlangsungan usaha, kesejahteraan pekerja, serta kepentingan pendidikan anak-anak kita,” tegas Andika.

Sementara itu, Hari Yulianto Anggota Komisi E dari Fraksi PDIP DPRD Jatim mengapresiasi para buruh yang telah menyampaikan aspirasinya hari ini.

Hari mengatakan bahwa saat pihaknya menerima perwakilan buruh untuk audiensi, terkait dengan beberapa tuntutan tersebut, pihaknya bakal membantu verifikasi terhadap anak buruh khususnya pada jalur afirmasi SPMB.

Baca Juga: Hindari Jalan A Yani Surabaya, Ada Demo Depan Polda Jatim Bikin Macet

Jalur afirmasi SPMB adalah jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK) yang diperuntukkan khusus bagi siswa dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas (Anak Berkebutuhan Khusus).

Soal SPMB ini, rencananya bakal digelar rapat terkait bersama Dinas Pendidikan. Pasalnya, mengenai verifikasi pada jalur afirmasi saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja. Oleh karena itu, pihak DPRD Jatim bakal mengontrol secara ketat terkait hal tersebut. 

"Terkait SMPB, kami bakal mengontrol hal ini secara ketat. Dan kami dalam beberapa hari kedepan bakal menggelar rapat dengan dinas," jelas Hari.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Persib vs Dewa United, Gol Marc Klok Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Bermain di kandang sendiri, Persib Bandung comeback dari ketinggalan dua gol tanpa balas sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang.

Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar

Fenomena perpindahan kader ini dinilai tidak hanya sekadar pertukaran figur, melainkan potensi pergeseran mesin politik di tingkat akar rumput.

Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

Kisah pilu ini mendadak gempar di media sosial setelah sang tante, Calista Arisha, yang mengunggah jeritan hatinya melalui platform Threads.

Sempat Hilang Misterius, Ibu Muda Baru Melahirkan Ditemukan di Jurang Malang

Berdasarkan pemeriksaan awal, wanita 30 tahun tersebut mengalami luka fraktur pada kaki kiri serta patah atau benturan di bagian kepala.

Polres Pasuruan Telusuri Dugaan Tambang Ilegal di Lemahbang Pasrepan

Polres Pasuruan mengimbau warga agar tidak segan melaporkan indikasi aktivitas penambangan yang meragukan atau tidak sesuai ketentuan.

Kapolri Mutasi Lagi Perwira Polisi, Berikut Daftarnya

Langkah ini diambil guna memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan tugas-tugas kepolisian di lapangan dengan tagline Polri Bersama Masyarakat.