Jumat, 07 Agu 2026 21:43 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Jombang

Ribuan warga yang datang memadati RS Bhayangkara Jombang untuk mendapatkan layanan kesehatan yang digelar Polda Jatim. (Dok. Humas Polda Jatim).
Ribuan warga yang datang memadati RS Bhayangkara Jombang untuk mendapatkan layanan kesehatan yang digelar Polda Jatim. (Dok. Humas Polda Jatim).

selalu.id - Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda Jawa Timur menggelar kegiatan bakti kesehatan secara gratis bagi masyarakat di Rumah Sakit Bhayangkara Jombang, Selasa (23/6/2026). 

Kegiatan ini ditargetkan dapat melayani hingga 2.500 warga dari berbagai wilayah. Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Pasma Royce serta dipimpin langsung oleh Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol Wahono Edhi P.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami isi dengan pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Hari ini kami menargetkan melayani sekitar 2.500 warga melalui berbagai jenis layanan kesehatan,” katanya.

Berbagai layanan kesehatan disediakan dalam kegiatan itu, meliputi operasi katarak, khitanan massal, operasi celah bibir dan langit-langit, pemeriksaan kesehatan umum dan spesialis, pengobatan, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak. 

Selain itu, panitia juga memberikan sosialisasi mengenai kepesertaan Kartu Bhayangkara Prioritas.

Kartu tersebut dapat diperoleh masyarakat dengan syarat memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan yang masih aktif. 

Baca Juga: Polisi Sebar 5 Tim Buru Terduga Pembunuh Sekdin DPRKPP Bangkalan

Pemegang kartu ini nantinya berhak mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh Rumah Sakit Bhayangkara dengan standar kualitas yang setara dengan yang diterima oleh anggota dan keluarga Polri.

Kombes Wahono menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi sarana memperkenalkan keberadaan Rumah Sakit Bhayangkara Jombang. 

Ia menekankan bahwa fasilitas kesehatan tersebut tidak eksklusif hanya untuk keluarga besar Polri.

Baca Juga: DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

“Rumah Sakit Bhayangkara Jombang ini terbuka bagi seluruh masyarakat umum, khususnya warga Kabupaten Jombang dan sekitarnya, dengan memberikan pelayanan yang berkualitas dan profesional,” jelasnya.

Wahono berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.

Editor : Zain Ahmad
Berita Terbaru

Dua Legenda Timnas Turun Gunung, Yusuf Ekodono dan Anang Ma'ruf Kawal Pembinaan Pemain Muda di Soekarno Cup 2026

Turnamen kelompok umur edisi ketiga ini bakal mengumpulkan 400 talenta muda dari 16 provinsi se-Indonesia.

Sambut HUT ke-81 RI dan Akreditasi Paripurna, RSD dr. Soebandi Jember Berbagi Santunan ke Warga Sekitar

Langkah ini diharapkan membuat masyarakat ikut merasa memiliki serta mendukung tumbuh kembang rumah sakit rujukan tersebut.

Fakta Baru Pencurian Kursi Besi Pemkot Surabaya, Ternyata Libatkan Perempuan

Saat ini, perempuan tersebut tengah diperiksa intensif untuk mengungkap perannya. Namun, dari pemeriksaan awal, dia berperan sebagai kaki tangan pelaku utama.

Hadirkan Tokoh Lintas Agama, Jember Bersholawat jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pelayanan Publik

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jember berupaya membumikan salawat sekaligus memperkuat nilai keislaman, kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Jejak Gelap "Ambulans Pemetik Kursi Taman" di Sudut Surabaya

Kini, tersangka yang merupakan cleaning service itu telah diamankan di Polsek Gubeng Surabaya bersama barang bukti untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Pemkot Surabaya Buka Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031, Berikut Syaratnya

Pemkot Surabaya berharap seleksi ini mampu lahirkan pimpinan BAZNAS yang tidak hanya memahami tata kelola zakat, tetapi juga mampu perkuat kepercayaan publik.