Bocah 5 Tahun Meninggal dalam Kebakaran Rumah di Petemon Timur Surabaya
- Penulis : Moris Mangke
- | Senin, 22 Jun 2026 18:38 WIB
selalu.id - Tangis dan kepanikan menyelimuti kawasan Jalan Petemon Timur, Kelurahan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Senin (22/6/2026).
Itu setelah seorang bocah perempuan berusia lima tahun meninggal dunia usai rumah dua lantai yang ditinggali terbakar.
Baca Juga: Khitan Massal HUT ke-52 SIER, 100 Anak Ikuti Layanan Khitan Modern Tanpa Jahitan
Korban diketahui bernama Kyaranissa (5), putri dari pemilik rumah Resky Wahyu Susetyo (36). Saat peristiwa terjadi, Kyaranissa berada di dalam rumah bersama kakak kandungnya, Aldery (15).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini mengatakan kebakaran menghanguskan seluruh area lantai dua bangunan dengan luas sekitar 5 x 10 meter.
“Korban meninggal dunia bernama Kyaranissa, perempuan usia lima tahun. Sementara kakaknya, Aldery, berhasil menyelamatkan diri,” katanya.
Dalam situasi mencekam tersebut, Aldery berusaha menyelamatkan diri dengan cara yang nekat. Remaja berusia 15 tahun itu memecahkan kaca jendela sebelum melompat keluar dari bangunan yang mulai dipenuhi asap dan kobaran api.
Saat menyelamatkan diri itu, Aldery mengalami luka lecet dan syok. Petugas medis yang berada di lokasi langsung memberikan penanganan.
Menurut Laksita, kedua anak tersebut saat kejadian berada dalam pengasuhan ayah dan neneknya. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Baca Juga: Dugaan Penyebab Tewasnya Bocah 5 Tahun saat Kebakaran Rumah di Surabaya
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan melalui layanan Command Center 112 pada pukul 14.17 WIB. Hanya berselang beberapa menit, petugas pemadam tiba di lokasi pada pukul 14.22 WIB.
Api yang membakar lantai dua rumah berhasil dikendalikan pada pukul 14.35 WIB. Namun proses pembasahan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa hingga situasi dinyatakan aman dan kondusif pada pukul 16.15 WIB.
Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas sempat menghadapi kendala akses menuju lokasi karena gang menuju rumah hanya memiliki lebar sekitar 1,5 meter.
Selain itu, unit pemadam harus berhenti sekitar 50 meter dari titik kebakaran sehingga selang dan peralatan harus dibawa secara manual.
Baca Juga: Ketika PLN Seenaknya Sendiri saat Pemadaman Listrik di Surabaya, Dishub Aja Dicuekin
Sebanyak 11 unit armada diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut. Armada berasal dari berbagai pos pemadam di Surabaya, didukung lima unit rescue untuk proses evakuasi dan penyelamatan.
Selain DPKP Kota Surabaya, penanganan di lokasi juga melibatkan BPBD Kota Surabaya, kepolisian, Puskesmas Sawahan, Satpol PP, serta Posko Terpadu Utara Kasuari.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman padat penduduk.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-14331-bocah-5-tahun-meninggal-dalam-kebakaran-rumah-di-petemon-timur-surabaya
