Sabtu, 19 Sep 2026 04:14 WIB

DPRD Sidoarjo dalami Dugaan Kecurangan Seleksi Direksi Perumda Delta Tirta

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 12 Jun 2026 16:34 WIB
Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Di tengah polemik aduan dugaan kecurangan seleksi calon direksi Perumda Delta Tirta, Komisi B DPRD Sidoarjo menegaskan posisinya sebagai pengawas jalannya proses seleksi.

DPRD memastikan tidak ada pihak yang dituduh dalam hearing bersama Panitia Seleksi, melainkan hanya meminta penjelasan atas berbagai laporan yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga: Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto mengatakan seluruh pertanyaan yang disampaikan kepada Panitia Seleksi (Pansel) merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap proses seleksi direksi perusahaan daerah tersebut.

"Aduan-aduan yang masuk kami sampaikan kepada Pansel. Itu bagian dari tugas pengawasan DPRD. Kalau kemudian ada pihak yang memiliki prasangka atau penafsiran lain, silakan saja. Yang jelas, kami tidak menuduh siapa pun," tegasnya, Kamis (11/6/2026).

Bambang menjelaskan, DPRD menerima sejumlah laporan terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan tes, mulai dari adanya peserta yang kedapatan menyontek hingga dugaan penyimpanan kunci jawaban oleh peserta.

Selain itu, isu kebocoran soal juga turut menjadi sorotan. Menyikapi hal tersebut, Komisi B meminta Panitia Seleksi memberikan penjelasan secara terbuka mengenai seluruh tahapan seleksi yang telah dilaksanakan.

Meski telah menerima keterangan dari Pansel dan tim asesmen, DPRD meminta agar proses penelusuran terhadap seluruh laporan tetap dilakukan secara menyeluruh.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga integritas seleksi sekaligus memastikan tidak ada keraguan di tengah masyarakat.

Baca Juga: Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

Komisi B juga mendorong agar tahapan berikutnya, khususnya wawancara calon direksi, dapat dilaksanakan secara lebih terbuka.

Salah satu opsi yang diusulkan adalah menyiarkan proses wawancara secara langsung sehingga masyarakat dapat ikut memantau jalannya seleksi.

"Kalau tes wawancara bisa disiarkan langsung tentu akan lebih baik. Masyarakat bisa melihat prosesnya sehingga hasilnya lebih objektif dan dipercaya publik," papar Bambang.

Selain menyoroti aspek transparansi, DPRD berharap proses seleksi mampu menghasilkan direksi yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi.

Baca Juga: PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Bambang menilai keberhasilan Perumda Delta Tirta ke depan sangat bergantung pada kualitas pimpinan yang terpilih.

Karena itu, Komisi B memastikan akan terus mengawal seluruh tahapan seleksi hingga selesai.

DPRD juga meminta Panitia Seleksi bertanggung jawab penuh terhadap proses yang sedang berlangsung.

"Kami tetap menjalankan fungsi pengawasan. Pansel harus bertanggung jawab penuh terhadap seluruh proses seleksi. Jika memang ditemukan pelanggaran, tentu harus ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku," tandas Bambang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Prakiraan Cuaca Surabaya Besok, Begini Imbauan BMKG

BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Kota Surabaya cenderung bersahabat sepanjang akhir pekan. Meski begitu, masyarakat diminta waspada.

The Scandal, Kisah Playboy Taklukkan Janda Muda Demi Taruhan

Meski Hui Yeon berulang kali menolak godaan Cho Won, pertahanan dirinya perlahan mulai goyah oleh rayuan yang dilancarkan secara masif.

Crane Proyek Roboh di Surabaya, Bikin Listrik Padam dan Jalanan Macet

Beruntung, meski material besi berukuran raksasa itu ambruk ke jalan raya, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa dalam insiden ini.

Bukan Cuma Datang dan Foto, Ini Alur Layanan Home Care Pemkab Jember untuk Pasien

Untung menegaskan, kehadiran petugas di rumah pasien merupakan langkah awal untuk memastikan kondisi warga dapat diketahui secara langsung.

Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas

Pemkot Surabaya menemukan adanya indikasi aktivitas pemilahan dan pengelolaan sampah yang diduga melanggar aturan di kawasan tersebut.

Prof Tjandra Sridjaja Terpilih Aklamasi: Jadikan AAI Rumah Bersama Seluruh Advokat Nusantara!

Penetapan itu dilakukan dalam Sidang Pleno didukung bulat oleh 19 Dewan Pimpinan Cabang dari seluruh Indonesia di Surabaya, Jumat (18/9/2026).