Sabtu, 19 Sep 2026 03:52 WIB

Pemkab Sidoarjo Dukung Beasiswa Santri Jatim 2026

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 11 Jun 2026 21:24 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana (tengah) saat menghadiri peluncuran Program Beasiswa Santri Jawa Timur 2026 di Kantor Setdaprov (Dok. Tim Wabup for selalu.id).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana (tengah) saat menghadiri peluncuran Program Beasiswa Santri Jawa Timur 2026 di Kantor Setdaprov (Dok. Tim Wabup for selalu.id).

selalu.id - Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana menyambut positif peluncuran Program Beasiswa Santri Jawa Timur Tahun 2026 yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurutnya, program tersebut menjadi peluang besar bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi.

Baca Juga: Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Mimik menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terus memberikan perhatian kepada kalangan pesantren melalui program beasiswa yang telah berjalan selama puluhan tahun tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terus memberikan perhatian kepada para santri melalui program beasiswa ini," katanya.

"Kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para santri di Kabupaten Sidoarjo untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi dan mengembangkan kompetensi di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi,” tambah Mimik.

Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri peluncuran Program Beasiswa Santri Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Hayam Wuruk Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan dihadiri para wakil kepala daerah, pimpinan pondok pesantren, serta perwakilan perguruan tinggi dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memperluas kesempatan pendidikan tinggi bagi kalangan pesantren melalui program beasiswa yang telah berjalan sejak 2006.

Pada tahun 2026, program tersebut menghadirkan terobosan baru melalui skema berbasis Science, Technology, Engineering, Economics and Mathematics (STEM), sebagai upaya memperluas peluang karier dan kontribusi santri dalam pembangunan.

Baca Juga: Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

“Kita mencoba terus menguatkan kualitas SDM di Jawa Timur dan diversifikasi akademik dengan memberikan akses kepada para santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur,” kata Khofifah.

Menurutnya, program ini dirancang untuk menjawab tantangan perkembangan global, termasuk pergeseran pusat pertumbuhan ekonomi dunia ke kawasan Asia.

Melalui kerja sama yang semakin luas dengan berbagai lembaga pendidikan, diharapkan lahir sumber daya manusia yang profesional sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai keagamaan.

Sementara Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah Jawa Timur, Abdul Halim Soebahar, menjelaskan bahwa tahun ini tersedia 1.100 kuota beasiswa yang mencakup program sarjana, magister, doktoral, perguruan tinggi keagamaan, hingga studi di Universitas Al-Azhar.

“Sejak tahun 2019 hingga saat ini sudah ada 150 perguruan tinggi yang bekerja sama, termasuk Al-Azhar Mesir,” ujarnya.

Baca Juga: PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Mimik Idayana manambahkan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo siap mendukung penuh para santri berprestasi agar dapat memanfaatkan program tersebut. Ia berharap semakin banyak lulusan pesantren yang mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa.

“Kami berharap semakin banyak putra-putri terbaik dari pesantren di Sidoarjo yang dapat memanfaatkan program ini. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo siap mendukung lahirnya generasi santri yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah, bangsa, dan negara,” jelasnya.

Abdul Halim Soebahar berharap Program Beasiswa Santri Jawa Timur dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang. Menurutnya, investasi di bidang pendidikan pesantren merupakan langkah strategis untuk menyiapkan sumber daya manusia berkualitas bagi masa depan Jawa Timur.

“Program ini telah terbukti melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan menjadi investasi penting bagi masa depan Jawa Timur,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Prakiraan Cuaca Surabaya Besok, Begini Imbauan BMKG

BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Kota Surabaya cenderung bersahabat sepanjang akhir pekan. Meski begitu, masyarakat diminta waspada.

The Scandal, Kisah Playboy Taklukkan Janda Muda Demi Taruhan

Meski Hui Yeon berulang kali menolak godaan Cho Won, pertahanan dirinya perlahan mulai goyah oleh rayuan yang dilancarkan secara masif.

Crane Proyek Roboh di Surabaya, Bikin Listrik Padam dan Jalanan Macet

Beruntung, meski material besi berukuran raksasa itu ambruk ke jalan raya, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa dalam insiden ini.

Bukan Cuma Datang dan Foto, Ini Alur Layanan Home Care Pemkab Jember untuk Pasien

Untung menegaskan, kehadiran petugas di rumah pasien merupakan langkah awal untuk memastikan kondisi warga dapat diketahui secara langsung.

Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas

Pemkot Surabaya menemukan adanya indikasi aktivitas pemilahan dan pengelolaan sampah yang diduga melanggar aturan di kawasan tersebut.

Prof Tjandra Sridjaja Terpilih Aklamasi: Jadikan AAI Rumah Bersama Seluruh Advokat Nusantara!

Penetapan itu dilakukan dalam Sidang Pleno didukung bulat oleh 19 Dewan Pimpinan Cabang dari seluruh Indonesia di Surabaya, Jumat (18/9/2026).