Kamis, 11 Jun 2026 22:50 WIB

Cerita Menyentuh di Mojokerto, Curi Rokok untuk Bayar Sekolah Anak

Alfin Setyo Tunggal, pemilik toko yang rokoknya dicuri. (Foto: Supri/selalu.id).
Alfin Setyo Tunggal, pemilik toko yang rokoknya dicuri. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Seorang pencuri mengirimkan sepucuk surat usai membawa beberapa bungkus rokok dan uang tunai setelah masuk ke toko di Dusun Guwo, Desa Jabontegal, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Aksi pencurian itu terjadi pada Sabtu (7/6/2026) lalu. Satu hari kemudian, ada sepucuk surat yang berisi permintaan maaf kepada pemilik toko yang ditinggalkan di depan toko.

Baca Juga: Motor Karyawan JNT di Mojokerto Dicuri, Tampang Pelaku Terekam Jelas di CCTV

Isi surat itu sedikit menyayat hati, lantaran pelaku tersebut mengaku nekat mencuri karena terdesak pembiayaan pendidikan anak yang harus segera dibayarkan.

Pemilik toko Alfin Setyo Tunggal (37), mengatakan awal kejadian pencurian itu ketika dirinya curiga dengan tingkah seorang pria yang terlihat keluar masuk tokonya.

"Saya lihat dari jauh kok keluar masuk terus, akhirnya saya curiga. Akhirnya saya tangkap, ternyata dia bawa rokok. Saya suruh keluarkan semua," katanya, Kamis (11/6/2026).

Alfin menambahkan, saat ditangkap pelaku mengaku hanya mengambil beberapa bungkus rokok saja.

Lantaran merasa iba dan kasihan, Alfin memaafkan dan melepaskan pelaku serta tidak melanjutkan ke proses hukum. Tetapi korban yang sudah memeriksa toko, ternyata uang di laci juga dicuri.

"Dia ngakunya cuma ambil rokok. Setelah saya maafkan dan pergi, ternyata uang di laci juga hilang. Tahu uang hilang saya cari dan kejar tapi tidak ketemu" jelasnya.

Menurut Alfin, besoknya dirinya kembali dibuat terkejut lantaran didepan tokonya ditemukan sepucuk surat yang diduga kuat ditinggalkan oleh pelaku pencurian tersebut.

Baca Juga: Viral Lansia Gasak Tiang Rambu Dishub di Surabaya, Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan

"Tiba-tiba besoknya, istri saya membangunkan saya katanya ada surat di depan toko. Ternyata surat dari maling itu," ungkapnya.

Isi surat tersebut berisi permintaan maaf sekaligus pengakuan alasan di balik aksi pencurian yang dilakukan. Pelaku mengaku kesulitan mendapatkan pinjaman untuk membayar biaya semester anaknya.

"Bapak/Ibu ngapunten seng katah, saya kepepet pak buk butuh uang. Nyari pinjaman nggak ada buat bayar semester anak saya. Kalau nggak kebayar nggak bisa ikut," tulis pelaku dalam suratnya.

Tak hanya meminta maaf, pelaku juga berjanji akan mengembalikan uang yang telah diambil setelah menerima gaji dua minggu berikutnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Uang Bapak Rp325.000, saya gajian dua minggu lagi saya kembalikan Rp 400 ribu," lanjut isi surat tersebut.

Meski mengaku tersentuh dengan isi surat yang ditinggalkan pelaku, Alfin tetap memilih melaporkan kejadian itu kepada pihak Polsek Pungging.

Hingga kini, ia masih menunggu apakah pelaku akan menepati janjinya untuk mengembalikan uang yang telah diambil.

"Saya sekarang menunggu respons dari pelaku tersebut," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Surabaya Mencekam, Konvoi Pemuda Mabuk Berujung Darah

Tak ada yang menyangka, konvoi sekelompok pemuda yang awalnya hanya melintas akan berakhir dengan aksi penganiayaan yang melukai sejumlah orang.

Pemkab Sidoarjo Dukung Beasiswa Santri Jatim 2026

Program tersebut jadi peluang besar bagi para santri untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi di berbagai bidang.

Direktur PT GTI Divonis 10 Tahun dalam Kasus TPPU Investasi Fiktif Rp220,3 M

Namun dalam praktiknya, dana yang masuk ke rekening perusahaan tidak digunakan sebagaimana tujuan investasi yang dijanjikan.

38 Ketua DPC PKB Se-Jatim Resmi Ditetapkan, Berikut Daftar Namanya

Seluruh proses tersebut menjadi bagian dari ikhtiar partai untuk menyiapkan kepemimpinan terbaik demi menghijaukan Jawa Timur.

Piala Dunia 2026, Ketua DPRD Surabaya Jagokan Portugal

Menurut Kaji Ipuk, Ronaldo merupakan figur yang menginspirasi karena mampu mempertahankan performa di level tertinggi meski telah berusia 41 tahun.

Polda Jatim Juara Utama Turnamen Bulutangkis Piala Kapolda Cup 2026

Diketahui, peserta dalam turnamen ini terdiri dari 39 tim yang mewakili Polres dan Polresta se-Jawa Timur, ditambah lima tim dari lingkungan Polda Jatim.