Minggu, 01 Nov 2026 03:51 WIB

Tak Cukup Jago Manajemen, Apecsi Minta Bos Baru KBS Punya Jiwa Konservasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Jul 2026 14:21 WIB
Suasana pintu masuk Kebun Binatang Surabaya (KBS). (dok.ist)
Suasana pintu masuk Kebun Binatang Surabaya (KBS). (dok.ist)

selalu.id– Aliansi Pecinta Satwa Liar (Apecsi) mengirimkan surat kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berisi masukan terhadap proses seleksi anggota Direksi Perum Daerah Kebun Binatang Surabaya (KBS). 

Dalam surat bernomor 038/A/V/2026 itu, Apecsi meminta panitia seleksi melibatkan pakar konservasi dan lingkungan untuk memperkuat tata kelola KBS.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Koordinator Apecsi, Singky Soewadji, mengatakan seleksi direksi KBS tidak cukup hanya mempertimbangkan kemampuan manajerial dan pengalaman organisasi.

“Pemimpin Kebun Binatang Surabaya tidak cukup hanya memiliki kemampuan organisasi, pengalaman, kompetensi, dan integritas. Namun, juga harus memiliki komitmen serta visi konservasi karena tugas utamanya adalah melindungi satwa liar,” ujar Singky, Minggu (26/7/2027). 

Apecsi menyampaikan masukan tersebut setelah mencermati pengumuman seleksi anggota direksi KBS yang kembali dibuka serta mencuatnya dugaan korupsi pakan satwa yang menyeret mantan Direktur Utama KBS.

Dalam suratnya, Apecsi menilai dugaan korupsi pakan satwa diduga berlangsung selama delapan tahun. Kondisi itu disebut terjadi karena adanya perangkapan tiga jabatan strategis sekaligus, yakni direktur utama, direktur operasional, dan direktur keuangan.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

Selain itu, Apecsi juga menilai lemahnya fungsi Dewan Pengawas dan berlarut-larutnya proses seleksi direksi menyebabkan kekosongan jabatan strategis yang berdampak pada lemahnya pengawasan.

Singky juga menyoroti hasil seleksi direksi sebelumnya. Menurutnya, belum ada calon yang memiliki rekam jejak kuat di bidang konservasi satwa, padahal Jawa Timur, khususnya Surabaya, memiliki sumber daya manusia yang mumpuni di bidang tersebut.

Karena itu, Apecsi mengusulkan agar Pemerintah Kota Surabaya melibatkan pakar konservasi dan lingkungan dalam panitia seleksi maupun Dewan Pengawas KBS.

Baca Juga: Tujuh Program Unggulan Kunci Surabaya Sabet TPAKD Award 2026 Terbaik Jawa - Bali

“Kami mengusulkan agar Panitia Seleksi Direksi KBS juga diisi atau melibatkan pakar-pakar di bidang konservasi dan lingkungan serta menunjuk beberapa pakar menjadi anggota Dewan Pengawas,” kata Singky.

Melalui surat tersebut, Apecsi berharap masukan yang disampaikan dapat menjadi pertimbangan Pemerintah Kota Surabaya dalam menentukan jajaran direksi baru KBS, sehingga pembenahan tata kelola lembaga konservasi tersebut dapat berjalan lebih optimal.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.