Senin, 12 Okt 2026 03:44 WIB

Viral di Mojokerto, Ibu Ajak Dua Anak dan Adiknya Curi Tas Hingga Buku di Toko

Rekaman CCTV yang menunjukkan aksi pencurian di Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, yang dilakukan ibu bawa anak dan adiknya. (Dok. Tangkapan layar).
Rekaman CCTV yang menunjukkan aksi pencurian di Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, yang dilakukan ibu bawa anak dan adiknya. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Video rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang ibu membawa dua anak kecil dan adiknya yang juga perempuan mencuri tas dan buku di toko serba ada, di Desa Mojogebang, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, viral.

Dari rekaman CCTV berdurasi 1 menit 12 detik itu, pencurian terjadi pada Minggu (12/7/2026). Dalam video terlihat seorang perempuan menggendong anak bayi, lalu anak balita dan anak sekitar berusia 10 tahun masuk ke toserba.

Baca Juga: Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Adik pelaku mengambil parfum dan buku, sedangkan pelaku mengambil tas ditaruh di samping toko. Usai membayar barang lainnya, pelaku langsung meninggalkan toko.

Pemilik toko, Euis Sutiroh, mengatakan mengetahui barangnya hilang, karena tatanan tas yang berubah tidak seperti saat melayani pembeli. Lalu dirinya mengecek CCTV dan terlihat aksi pelaku.

"Curiganya saya kalau setiap pembelian itu langsung merapikan, tiba-tiba tas ada yang hilang satu. Lalu saya cek ke tempat lain dan di tempat lain tidak ada. Saya cek CCTV dan memang ada yang ngambil," ungkapnya.

Mengetahui pencurian tersebut, Euis langsung mencari tahu sosok terduga pelaku yang membawa dua anak kecil dan adiknya tersebut kepada temannya. Ternyata temannya mengetahui sosok perempuan yang ada di dalam CCTV.

Baca Juga: 4 Destinasi Pacet-Trawas Mojokerto yang Bikin Anak Betah Liburan

"Anak Mlaten, yang gede namanya Lia dan yang kecil namanya Farah. Barang yang diambil satu tas sekolah, satu buku satu pack dan satu parfum. Kalau kerugian tidak banyak sih, sekitar Rp 250 ribu, saya unggah ke medsos biar ada efek jera," ujarnya.

Terpisah, Polsek Kemlagi yang mengetahui viralnya rekaman CCTV itu langsung menjemput ibu dua anak tersebut dirumahnya untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Kemlagi, Iptu Dany Rizar menjelaskan pihaknya menyita tas yang berisi buku dan parfum serta alat tulis yang dicuri. Dan saat ini, pelaku masih dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Top 5 Berita: Frontage Road Buduran Bisa Nikmati Sunset Sambil BBQ'an 

"Kita sudah melakukan penyelidikan awal dan sudah datangi rumah terduga pelaku dengan inisial ES (21). Terduga pelaku juga pernah melakukan hal serupa mengambil barang milik orang lain tanpa seizin pemilik tahun lalu. Tahun lalu sudah kami serahkan ke Satreskrim Polres Mojokerto Kota dan dilakukan restorative justice," bebernya.

Menurut Dany, pihaknya telah melakukan mediasi antara pihak korban dan terduga pelaku. Korban menyampaikan, jika pelaku mau bertanggung jawab akan diselesaikan secara kekeluargaan.

"Karena faktor ekonomi juga termasuk kurang mampu. Kita juga melihat kondisi rumahnya yang kurang layak. Jadi melihat dari dua sisi, bukan saja dari hukum namun dari sisi kemanusiaan juga," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil Persib vs Dewa United, Gol Marc Klok Selamatkan Maung Bandung dari Kekalahan

Bermain di kandang sendiri, Persib Bandung comeback dari ketinggalan dua gol tanpa balas sebelum akhirnya memaksakan hasil imbang.

Eks Kader PDIP Surabaya Membelot ke PSI, Ini Kata Pakar

Fenomena perpindahan kader ini dinilai tidak hanya sekadar pertukaran figur, melainkan potensi pergeseran mesin politik di tingkat akar rumput.

Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia

Kisah pilu ini mendadak gempar di media sosial setelah sang tante, Calista Arisha, yang mengunggah jeritan hatinya melalui platform Threads.

Sempat Hilang Misterius, Ibu Muda Baru Melahirkan Ditemukan di Jurang Malang

Berdasarkan pemeriksaan awal, wanita 30 tahun tersebut mengalami luka fraktur pada kaki kiri serta patah atau benturan di bagian kepala.

Polres Pasuruan Telusuri Dugaan Tambang Ilegal di Lemahbang Pasrepan

Polres Pasuruan mengimbau warga agar tidak segan melaporkan indikasi aktivitas penambangan yang meragukan atau tidak sesuai ketentuan.

Kapolri Mutasi Lagi Perwira Polisi, Berikut Daftarnya

Langkah ini diambil guna memperkuat kinerja institusi serta menjaga kesinambungan tugas-tugas kepolisian di lapangan dengan tagline Polri Bersama Masyarakat.