Minggu, 26 Jul 2026 20:02 WIB

Tawuran Kelompok Debt Collector Vs Petugas Valet Klub Malam Surabaya, Satu Orang Jarinya Putus

Tangkapan layar video saat tawuran antar kelompok Debt Collector dan kelompok petugas valet hiburan malam di Surabaya. (dok:ist)
Tangkapan layar video saat tawuran antar kelompok Debt Collector dan kelompok petugas valet hiburan malam di Surabaya. (dok:ist)

selalu.id - Keributan melibatkan kelompok debt collector dan petugas valet terjadi di area parkir klub malam AmbYar, Surabaya, Sabtu dini hari, (25/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya tiga orang mengalami luka dan kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelompok debt collector berasal dari salah satu ormas, sementata petugas valet merupakan anggota perguruan silat. 

Baca Juga: Komitmen Lestarikan Lingkungan, SIER Gelar Mangrove Eco Run 3.0

Keributan bermula saat dua orang yang diduga debt collector mendatangi lokasi untuk menarik sebuah mobil yang disebut menunggak cicilan. Kendaraan tersebut diketahui sedang terparkir di area parkir klub malam.

Seorang sumber menyebutkan, kedua debt collector meminta kunci kendaraan kepada petugas valet. Menurut informasi yang diperoleh, mobil tersebut diduga milik seorang disc jockey (DJ) yang tampil di tempat hiburan tersebut.

"Mobil itu terparkir di parkiran AmbYar, lalu debt collector meminta kuncinya. Katanya mobil itu milik DJ yang ada di AmbYar," ujar sumber, Minggu (26/7/2026).

Sumber itu menambahkan, debt collector mengaku mendapat informasi bahwa kendaraan dapat ditarik di lokasi tersebut sehingga tetap bersikeras meminta kunci kepada petugas valet.

Baca Juga: Gelar Gerak Jalan Serentak 40 Kota, IKPI Pecahkan Rekor MURI

“DJ itu nyuruh debt collector kalo mau narik mobilnya di ambyar aja. Makanya pihak debt collector ngotot minta kunci ke petugas valet,” imbunya. 

Sumber lain mengatakan, situasi sempat memanas akibat kesalahpahaman antara kedua belah pihak hingga berujung perkelahian. Kelompok debt collector kemudian meninggalkan lokasi, namun beberapa saat kemudian kembali dengan jumlah yang lebih banyak.

"Setelah itu mereka kembali berkelahi. Informasinya ada dua petugas keamanan yang mengalami luka bacok, sementara dari pihak debt collector ada satu orang yang jarinya putus," ungkap sumber.

Baca Juga: Lapak Barang Bekas di Kaliwaron Digerebek, Temukan Kursi Besi Berlogo Pemkot Surabaya

Keributan baru dapat dihentikan setelah aparat keamanan datang ke lokasi. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait jumlah korban maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Selalu.id masih berupaya mengonfirmasi kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Berani Lepas Karier ASN, Perempuan Asal Sidoarjo Ini Sukses Kembangkan Batik Lokal

Untuk menguasai teknik membatik, Dyah belajar secara otodidak dan berguru kepada tujuh perajin dari berbagai kota.

Tak Cukup Jago Manajemen, Apecsi Minta Bos Baru KBS Punya Jiwa Konservasi

Melalui surat tersebut, Apecsi berharap masukan yang disampaikan dapat menjadi pertimbangan Pemkot dalam memilih direksi KBS.

Harkopnas 79 di Sidoarjo jadi Ajang Konsolidasi Anggota Koperasi

Bupati Sidoarjo Subandi menilai keberadaan koperasi memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Kos di Surabaya Bisa jadi Data Hunian: Penghuni Dipermudah Pemilik Kos Resah

Alamat kos dikhawatirkan tetap menjadi tujuan pencarian debt collector maupun pihak lain.

Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari rumah sakit.

Porkab Sidoarjo Berakhir, Atlet Dijanjikan Bonus dan Prioritas Sekolah

selalu.id - Prestasi olahraga di Kabupaten Sidoarjo ke depan tidak hanya akan dihargai melalui raihan medali dan bonus. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai