Kamis, 10 Sep 2026 21:51 WIB

Tawuran Kelompok Debt Collector Vs Petugas Valet Klub Malam Surabaya, Satu Orang Jarinya Putus

Tangkapan layar video saat tawuran antar kelompok Debt Collector dan kelompok petugas valet hiburan malam di Surabaya. (dok:ist)
Tangkapan layar video saat tawuran antar kelompok Debt Collector dan kelompok petugas valet hiburan malam di Surabaya. (dok:ist)

selalu.id - Keributan melibatkan kelompok debt collector dan petugas valet terjadi di area parkir klub malam AmbYar, Surabaya, Sabtu dini hari, (25/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya tiga orang mengalami luka dan kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelompok debt collector berasal dari salah satu ormas, sementata petugas valet merupakan anggota perguruan silat. 

Baca Juga: Sesar Aktif Ancam Surabaya, Pemkot Minta BPBD Siapkan Skenario Evakuasi Warga saat Gempa

Keributan bermula saat dua orang yang diduga debt collector mendatangi lokasi untuk menarik sebuah mobil yang disebut menunggak cicilan. Kendaraan tersebut diketahui sedang terparkir di area parkir klub malam.

Seorang sumber menyebutkan, kedua debt collector meminta kunci kendaraan kepada petugas valet. Menurut informasi yang diperoleh, mobil tersebut diduga milik seorang disc jockey (DJ) yang tampil di tempat hiburan tersebut.

"Mobil itu terparkir di parkiran AmbYar, lalu debt collector meminta kuncinya. Katanya mobil itu milik DJ yang ada di AmbYar," ujar sumber, Minggu (26/7/2026).

Sumber itu menambahkan, debt collector mengaku mendapat informasi bahwa kendaraan dapat ditarik di lokasi tersebut sehingga tetap bersikeras meminta kunci kepada petugas valet.

Baca Juga: ASUS Hadir di Surabaya, Pamerkan Kecanggihan Laptop Standar Militer

“DJ itu nyuruh debt collector kalo mau narik mobilnya di ambyar aja. Makanya pihak debt collector ngotot minta kunci ke petugas valet,” imbunya. 

Sumber lain mengatakan, situasi sempat memanas akibat kesalahpahaman antara kedua belah pihak hingga berujung perkelahian. Kelompok debt collector kemudian meninggalkan lokasi, namun beberapa saat kemudian kembali dengan jumlah yang lebih banyak.

"Setelah itu mereka kembali berkelahi. Informasinya ada dua petugas keamanan yang mengalami luka bacok, sementara dari pihak debt collector ada satu orang yang jarinya putus," ungkap sumber.

Baca Juga: Jukir Liar yang Keroyok Pengendara Mobil di Surabaya Diamankan, Ini Tampangnya

Keributan baru dapat dihentikan setelah aparat keamanan datang ke lokasi. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait jumlah korban maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Selalu.id masih berupaya mengonfirmasi kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Rp124 Miliar di Lakarsantri, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

Lahan yang berhasil diamankan tersebut mencakup sejumlah fasilitas publik, yakni Taman Hutan Raya (Tahura) Jeruk, Puskesmas, dan Waduk Jeruk.

Kabar Gembira, Pemkab Sidoarjo Siapkan Diskon PBB 75 Persen bagi ASN Pensiun

Bupati Sidoarjo Subandi berpesan agar purna tugas tidak menyurutkan semangat para ASN untuk terus menebar kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Pemkot Mojokerto Minta Perusahaan Sadar dalam Lindungi Pekerja Lewat Jamsostek

Langkah ini diharapkan mampu membuat para pelaku usaha demi memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Kota Mojokerto.

Fraksi Demokrat Absen Massal di Paripurna DPRD Jatim saat Emil Dardak Dampingi Khofifah

Sikap absennya Fraksi Demokrat ini sangat disayangkan mengingat Paripurna ini sangat krusial bagi hajat hidup warga Jawa Timur.

Carut-marut Data Desil Surabaya dan Ancaman Ketidakadilan Bansos

Banyaknya aduan tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa data sosial ekonomi yang ada saat ini belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil warga di lapangan.

Atasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi dan Perbaikan Jalan

Dalam pelaksanaannya, kepala desa diminta mendampingi proses pengerjaan di lapangan serta aktif berkoordinasi dengan OPD teknis agar tidak ada kendala.