Rabu, 28 Okt 2026 20:18 WIB

Tawuran Kelompok Debt Collector Vs Petugas Valet Klub Malam Surabaya, Satu Orang Jarinya Putus

Tangkapan layar video saat tawuran antar kelompok Debt Collector dan kelompok petugas valet hiburan malam di Surabaya. (dok:ist)
Tangkapan layar video saat tawuran antar kelompok Debt Collector dan kelompok petugas valet hiburan malam di Surabaya. (dok:ist)

selalu.id - Keributan melibatkan kelompok debt collector dan petugas valet terjadi di area parkir klub malam AmbYar, Surabaya, Sabtu dini hari, (25/7/2026). Insiden tersebut mengakibatkan sedikitnya tiga orang mengalami luka dan kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelompok debt collector berasal dari salah satu ormas, sementata petugas valet merupakan anggota perguruan silat. 

Baca Juga: Ketika Proyek Penanganan Banjir di Surabaya Hampir Rampung, Tapi Anggaran Belum Cair

Keributan bermula saat dua orang yang diduga debt collector mendatangi lokasi untuk menarik sebuah mobil yang disebut menunggak cicilan. Kendaraan tersebut diketahui sedang terparkir di area parkir klub malam.

Seorang sumber menyebutkan, kedua debt collector meminta kunci kendaraan kepada petugas valet. Menurut informasi yang diperoleh, mobil tersebut diduga milik seorang disc jockey (DJ) yang tampil di tempat hiburan tersebut.

"Mobil itu terparkir di parkiran AmbYar, lalu debt collector meminta kuncinya. Katanya mobil itu milik DJ yang ada di AmbYar," ujar sumber, Minggu (26/7/2026).

Sumber itu menambahkan, debt collector mengaku mendapat informasi bahwa kendaraan dapat ditarik di lokasi tersebut sehingga tetap bersikeras meminta kunci kepada petugas valet.

Baca Juga: Masuk Musim Penghujan, Proyek Infrastruktur Fisik Surabaya Sudah Mencapai 90 Persen

“DJ itu nyuruh debt collector kalo mau narik mobilnya di ambyar aja. Makanya pihak debt collector ngotot minta kunci ke petugas valet,” imbunya. 

Sumber lain mengatakan, situasi sempat memanas akibat kesalahpahaman antara kedua belah pihak hingga berujung perkelahian. Kelompok debt collector kemudian meninggalkan lokasi, namun beberapa saat kemudian kembali dengan jumlah yang lebih banyak.

"Setelah itu mereka kembali berkelahi. Informasinya ada dua petugas keamanan yang mengalami luka bacok, sementara dari pihak debt collector ada satu orang yang jarinya putus," ungkap sumber.

Baca Juga: Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Keributan baru dapat dihentikan setelah aparat keamanan datang ke lokasi. Hingga kini belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait jumlah korban maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Selalu.id masih berupaya mengonfirmasi kejadian ini kepada pihak kepolisian.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Elf Bawa Rombongan dari Bojonegoro Rem Blong di Pacet, 4 Orang Patah Kaki-Tangan

Beruntung, kendaraan yang ditumpangi 17 orang satu keluarga asal Bojonegoro itu berhasil berhenti setelah menabrak tumpukan sekam. Mereka pun selamat.

Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi ESDM Jatim, Saksi Ungkap Alurnya

Tak cuma sepatu, Dinas ESDM Jatim juga meminta pasokan rutin produk air mineral untuk kebutuhan konsumsi kantor dinas.

Cewek yang Tabrak Orang hingga Tewas Usai Dugem di Club Ambyar Kini Disidang

Atas tindakan nekatnya ini, terdakwa Erica Natasha Risakotta dijerat pasal berlapis. Ancaman hukuman berat pun menantinya.

Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

Irjen Dekananto menegaskan, konsolidasi ini menjadi momentum krusial bagi generasi muda dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Dukungan pendidikan dan pengembangan keterampilan ini menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan bagi mereka untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Momen Bupati Sidoarjo Subandi Beri Santunan BPJS Ketenagakerjaan pada Mendiang Kades Tropodo

Selain santunan tersebut, keluarga juga akan menerima manfaat jaminan pensiun berkala sebesar Rp1.516.515 setiap bulan.