Kamis, 23 Jul 2026 20:13 WIB

Wabup Mimik Ajak Guk Yuk Cilik Jadi Duta Kreatif Promosikan Wisata Sidoarjo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 08 Jun 2026 12:55 WIB
Grand Final Duta Wisata Guk & Yuk Cilik Sidoarjo 2026 di Pendopo Delta Wibawa. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Grand Final Duta Wisata Guk & Yuk Cilik Sidoarjo 2026 di Pendopo Delta Wibawa. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Puluhan anak dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo memamerkan kreativitas dan pengetahuan budaya mereka dalam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Gukyuk Cilik Sidoarjo 2026, yang digelar di Pendopo Delta Wibawa.

Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan generasi muda agar cakap dalam mengenal, mencintai, dan mempromosikan potensi wisata serta budaya daerah.

Baca Juga: Penjelasan Dinkes soal Banyaknya Angka Kasus HIV/AIDS Anak dan Remaja di Sidoarjo

Acara ini melibatkan serangkaian seleksi ketat, dimulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, hingga pembekalan wawasan kepariwisataan, pengetahuan budaya, kemampuan komunikasi, bakat, dan kepribadian.

Dari proses tersebut, 20 finalis terbaik tampil memukau pada malam puncak. Mereka merupakan siswa-siswi yang memiliki minat dan pengetahuan dasar tentang pariwisata, budaya, dan potensi daerah.

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Pemilihan Gukyuk Cilik bukan hanya tentang penampilan dan perlombaan. Kegiatan ini merupakan wadah untuk membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, percaya diri, berwawasan budaya, serta memiliki kecintaan terhadap pariwisata daerahnya,” katanya, Senin (8/6/2026).

Sementara Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo, Ruli Rochmawati menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

"Tujuannya juga untuk membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kepariwisataan, keterampilan komunikasi, karakter positif, serta menyiapkan duta wisata cilik yang mampu menjadi agen promosi daerah yang kreatif dan inspiratif,” jelasnya.

Puncak malam grand final menobatkan Joyshen dari SD Kristen Petra 12 Sidoarjo sebagai Guk Cilik Sidoarjo 2026, sementara Chika dari SDN Pucang 2 Sidoarjo menjadi Yuk Cilik Sidoarjo 2026.

Keduanya diharapkan menjadi wajah pariwisata cilik yang aktif memperkenalkan destinasi, budaya, dan potensi unggulan Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Sidoarjo sendiri memiliki berbagai potensi unggulan yang patut diperkenalkan. Dari wisata alam, sentra kerajinan tas dan sepatu, kuliner khas seperti lontong kupang, petis, dan kerupuk udang, hingga beragam tradisi budaya yang harus terus dilestarikan.

“Siapa lagi yang akan memperkenalkan kekayaan tersebut jika bukan kalian, generasi muda penerus bangsa. Saya berharap seluruh finalis Gukyuk Cilik mampu menjadi duta wisata yang mengenalkan potensi pariwisata, budaya, dan kearifan lokal Sidoarjo kepada masyarakat luas," kata Wabup Mimik.

Dengan agenda ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap lahir generasi muda yang kreatif, berkarakter, berwawasan budaya, sekaligus menjadi agen promosi wisata yang mampu memperkenalkan seluruh potensi unggulan daerah ke masyarakat luas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Insiden Peluru Nyasar di Pasuruan, DPRD Jatim Pertanyakan Tindak Lanjut Kemenko Polhukam dan DPR RI

DPRD Jatim pun meminta seluruh pemangku kebijakan segera mengambil langkah nyata agar insiden serupa tidak terus berulang. 

Demo di Kejati Jatim, Aliansi Madura Indonesia Desak Mantan Jampidsus Segera Diadili dan Dimiskinkan

Massa juga mengatakan penegakan hukum di Indonesia saat ini hanya berlaku kepada rakyat kecil dan tidak berani menyentuh kepada pejabat.

DPRD Surabaya Desak Penyelesaian Sengkarut Lahan TK ABA Sambikerep: Jangan Korbankan Hak Anak!

DPRD Surabaya menegaskan persoalan administrasi pertanahan tidak boleh mengorbankan hak anak untuk mendapatkan pendidikan maupun menghambat operasional sekolah.

690 Kios di Mojokerto Menunggak Bayar Retribusi, Pemkab Rugi 961 Juta

Penempelan stiker merupakan bentuk penertiban terhadap para pedagang yang hingga saat ini belum memenuhi kewajiban membayar retribusi sewa kios.

PGN Area Bojonegoro Dorong UMKM Berdaya Saing Lewat Pemanfaatan Gas Bumi

Menurutnya, penggunaan gas bumi dapat membantu UMKM menekan biaya operasional serta memperoleh pasokan energi yang lebih andal.

DPRD Surabaya Desak Pemkot Segera Isi Direksi Definitif di Perumda dan PD

Kekosongan jabatan yang terlalu lama diisi pelaksana tugas (Plt) dinilai menghambat lahirnya inovasi dan pengembangan perusahaan daerah.