Jumat, 17 Jul 2026 01:15 WIB

Raih 13 Kali WTP Beruntun, Pemkab Pasuruan Pertahankan Komitmen Akuntabel

  • Penulis : Ariyanto
  • | Sabtu, 30 Mei 2026 17:44 WIB
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo kembali menerima predikat opini WTP dari BPK RI. (Dok.Pemkab Pasuruan) 
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo kembali menerima predikat opini WTP dari BPK RI. (Dok.Pemkab Pasuruan) 

selalu.id - Catatan positif kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam bidang tata kelola keuangan. Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas LKPD Tahun Anggaran 2025 menempatkan Kabupaten Pasuruan sebagai daerah yang sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 13 tahun berturut-turut.

Opini tertinggi dalam audit laporan keuangan tersebut diserahkan melalui Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, kepada Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Kabupaten Pasuruan jadi Nominator Lomba Wana Lestari Nasional 2026

Raihan WTP ke-13 secara berturut-turut memperpanjang rekam jejak positif Kabupaten Pasuruan dalam pemeriksaan keuangan daerah. Hasil audit itu menunjukkan bahwa penyusunan dan pengelolaan laporan keuangan pemerintah daerah telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan serta ketentuan yang berlaku.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah yang selama ini berupaya menjaga tertib administrasi dan pengelolaan anggaran.

"Syukur alhamdulillah karena 13 kali berturut-turut, Pemkab Pasuruan berhasil mempertahankan opini WTP," ungkapnya.

Baca Juga: KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Menurut Rusdi, keberhasilan itu tidak lahir dari kerja satu pihak, melainkan buah dari kekompakan seluruh organisasi perangkat daerah dalam menjalankan tata kelola keuangan secara profesional dan bertanggung jawab.

"Ini kerja keras dan kekompakan semua pihak. Semua OPD mulai dari pimpinan sampai staf terbawah kompak melaksanakan pengelolaan keuangan secara jujur, transparan dan bertanggung jawab," terangnya.

Lebih dari sekadar prestasi administratif, opini WTP dinilai menjadi cerminan komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih. Karena itu, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas

Pemkab Pasuruan juga menegaskan bahwa pengelolaan anggaran tidak hanya berorientasi pada kepatuhan administrasi, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. Pemanfaatan anggaran diarahkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Atas capaian tersebut, Rusdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah dan pihak terkait yang turut berkontribusi menjaga kualitas pengelolaan keuangan sehingga opini WTP kembali berhasil dipertahankan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pembukaan Toko Mihol Spiritshaus di Barata Jaya Surabaya Ditolak Warga

Apabila toko tetap beroperasi di tengah penolakan warga, masyarakat telah sepakat menempuh aksi demonstrasi sebagai bentuk protes.

Langkah Sigap Pemkab Jember Tangani 29 Siswa Keracunan Program MBG di Bangsalsari

Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan akan terus mengawal proses investigasi agar penyebab insiden dapat dipastikan secara ilmiah.

Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Akibat pencurian ini, SPPG gagal beroperasi dan tidak bisa menyalurkan makanan bergizi gratis (MBG) ke ribuan siswa di puluhan sekolah di Mojokerto.

Mengenal Zangi Messenger, Aplikasi yang Dipakai Kurir Sabu Surabaya untuk Menyamarkan Komunikasi

Aparat kepolisian mengingatkan bahwa perkembangan teknologi selalu diikuti dengan potensi penyalahgunaan.

Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Danyon A Pelopor juga mengingatkan seluruh jajaran agar meningkatkan pengawasan terhadap markas komando dan lingkungan sekitarnya selama musim kemarau.

Beli Daihatsu GrandMax Berujung Petaka, Warga Surabaya Tertipu Sales Gadungan Ratusan Juta

Kini, penyidik masih mendalami perkara tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang mengalami kerugian dengan pola yang sama.