Minggu, 06 Sep 2026 03:30 WIB

Waspada! Penipuan Wali Kota Surabaya Minta Sumbangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Mar 2022 16:56 WIB
Aksi penipuan yang di-posting oleh akun Instagram @ericahyadi
Aksi penipuan yang di-posting oleh akun Instagram @ericahyadi

selalu.id - Waspada! beredar pesan penipu yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan meminta sumbangan.

Hal itu disampaikan sendiri oleh Wali Kota Eri melalui akun resmi Instagram @Ericahyadi. Aku tersebut menggunggah pesan Whatshapp penipu yang mengaku sebagai Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Waspada penipuan permintaan dana sumbangan dan nomor rekening dengan mengirim pesan melalui whatsapp facebook instagram dan sosial media atas nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi," tulis akun tersebut.

Dalam unggahan tersebut, Eri mengatakan, terdapat banyak modus yang katanya Pemkot Surabaya mau menyumbang yayasan/tempat tetapi pengelola harus kirim uang dulu.

"Ada pula yang meminta sumbangan untuk acara mantu saya. Padahal anak saya yang cowok masih mau SMA (bukti tak ada kejahatan yang sempurna)," tulis Eri.

Oleh karena itu, Eri meminta masyarakat Surabaya untuk lebih waspada.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

"Pokoknya abaikan yang minta-minta duit semacam itu. Pasti nipu," imbuh akun tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, M Fikser mengatakan bahwa penipuan tidak hanya terjadi satu kali. Sebelumnya, terdapat beberapa modus penipuan yang mengatasnamakan Wali Kota Eri Cahyadi.

Fikser menegaskan, jika masyarakat menerima permintaan sumbangan mengatasnamakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, harap segera melapor ke aplikasi Wargaku.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Bila ada yang begitu bisa segera menginformasikan atau dikonfirmasi terlebih dahulu lewat aplikasi Wargaku, sehingga dari aplikasi ini kami bisa memberikan penjelasan yang sebenarnya," katanya.

Sebab itu, Fikser meminta masyarakat Surabaya untuk lebih waspada terkait penipuan itu.

"Kalau ada yang dirugikan, kami Pemkot akan mengambil tindakan hukum dengan cara melaporkan. Tapi kami lihat petekembangan dulu," pungkas Fikser. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.