Rabu, 21 Okt 2026 10:38 WIB

Waspada! Penipuan Wali Kota Surabaya Minta Sumbangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Mar 2022 16:56 WIB
Aksi penipuan yang di-posting oleh akun Instagram @ericahyadi
Aksi penipuan yang di-posting oleh akun Instagram @ericahyadi

selalu.id - Waspada! beredar pesan penipu yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan meminta sumbangan.

Hal itu disampaikan sendiri oleh Wali Kota Eri melalui akun resmi Instagram @Ericahyadi. Aku tersebut menggunggah pesan Whatshapp penipu yang mengaku sebagai Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

"Waspada penipuan permintaan dana sumbangan dan nomor rekening dengan mengirim pesan melalui whatsapp facebook instagram dan sosial media atas nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi," tulis akun tersebut.

Dalam unggahan tersebut, Eri mengatakan, terdapat banyak modus yang katanya Pemkot Surabaya mau menyumbang yayasan/tempat tetapi pengelola harus kirim uang dulu.

"Ada pula yang meminta sumbangan untuk acara mantu saya. Padahal anak saya yang cowok masih mau SMA (bukti tak ada kejahatan yang sempurna)," tulis Eri.

Oleh karena itu, Eri meminta masyarakat Surabaya untuk lebih waspada.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Penjualan Minol, Pembeli Wajib Tunjukkan Identitas

"Pokoknya abaikan yang minta-minta duit semacam itu. Pasti nipu," imbuh akun tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, M Fikser mengatakan bahwa penipuan tidak hanya terjadi satu kali. Sebelumnya, terdapat beberapa modus penipuan yang mengatasnamakan Wali Kota Eri Cahyadi.

Fikser menegaskan, jika masyarakat menerima permintaan sumbangan mengatasnamakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, harap segera melapor ke aplikasi Wargaku.

Baca Juga: Finalis Cak Surabaya Ditangkap Polisi, Wali Kota Eri: Gelar Akan Kita Cabut

"Bila ada yang begitu bisa segera menginformasikan atau dikonfirmasi terlebih dahulu lewat aplikasi Wargaku, sehingga dari aplikasi ini kami bisa memberikan penjelasan yang sebenarnya," katanya.

Sebab itu, Fikser meminta masyarakat Surabaya untuk lebih waspada terkait penipuan itu.

"Kalau ada yang dirugikan, kami Pemkot akan mengambil tindakan hukum dengan cara melaporkan. Tapi kami lihat petekembangan dulu," pungkas Fikser. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PSG Hajar Barcelona 4-2, Anak Asuh Luis Enrique Kunci Puncak Klasemen Liga Champions

Hasil ini membuat juara bertahan menyapu bersih 3 laga awal dengan poin sempurna.

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Doa Lintas Agama Digelar di Sidoarjo

Istigasah dipimpin KH Rofiq Siradj.

Top 5 Berita: Pabrik Kosmetik Ilegal Digerebek hingga Rapat Kerja Pusat

Pembaca tertarik pemberitaan penggerebekan pabrik kosmetik ilegal hingga pendidikan.

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.