Selasa, 21 Jul 2026 16:36 WIB

Waspada! Penipuan Wali Kota Surabaya Minta Sumbangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Mar 2022 16:56 WIB
Aksi penipuan yang di-posting oleh akun Instagram @ericahyadi
Aksi penipuan yang di-posting oleh akun Instagram @ericahyadi

selalu.id - Waspada! beredar pesan penipu yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan meminta sumbangan.

Hal itu disampaikan sendiri oleh Wali Kota Eri melalui akun resmi Instagram @Ericahyadi. Aku tersebut menggunggah pesan Whatshapp penipu yang mengaku sebagai Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Waspada penipuan permintaan dana sumbangan dan nomor rekening dengan mengirim pesan melalui whatsapp facebook instagram dan sosial media atas nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi," tulis akun tersebut.

Dalam unggahan tersebut, Eri mengatakan, terdapat banyak modus yang katanya Pemkot Surabaya mau menyumbang yayasan/tempat tetapi pengelola harus kirim uang dulu.

"Ada pula yang meminta sumbangan untuk acara mantu saya. Padahal anak saya yang cowok masih mau SMA (bukti tak ada kejahatan yang sempurna)," tulis Eri.

Oleh karena itu, Eri meminta masyarakat Surabaya untuk lebih waspada.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

"Pokoknya abaikan yang minta-minta duit semacam itu. Pasti nipu," imbuh akun tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, M Fikser mengatakan bahwa penipuan tidak hanya terjadi satu kali. Sebelumnya, terdapat beberapa modus penipuan yang mengatasnamakan Wali Kota Eri Cahyadi.

Fikser menegaskan, jika masyarakat menerima permintaan sumbangan mengatasnamakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, harap segera melapor ke aplikasi Wargaku.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Bila ada yang begitu bisa segera menginformasikan atau dikonfirmasi terlebih dahulu lewat aplikasi Wargaku, sehingga dari aplikasi ini kami bisa memberikan penjelasan yang sebenarnya," katanya.

Sebab itu, Fikser meminta masyarakat Surabaya untuk lebih waspada terkait penipuan itu.

"Kalau ada yang dirugikan, kami Pemkot akan mengambil tindakan hukum dengan cara melaporkan. Tapi kami lihat petekembangan dulu," pungkas Fikser. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.