Jumat, 05 Jun 2026 07:10 WIB

Waspada! Penipuan Wali Kota Surabaya Minta Sumbangan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Mar 2022 16:56 WIB
Aksi penipuan yang di-posting oleh akun Instagram @ericahyadi
Aksi penipuan yang di-posting oleh akun Instagram @ericahyadi

selalu.id - Waspada! beredar pesan penipu yang mengatasnamakan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan meminta sumbangan.

Hal itu disampaikan sendiri oleh Wali Kota Eri melalui akun resmi Instagram @Ericahyadi. Aku tersebut menggunggah pesan Whatshapp penipu yang mengaku sebagai Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Waspada penipuan permintaan dana sumbangan dan nomor rekening dengan mengirim pesan melalui whatsapp facebook instagram dan sosial media atas nama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi," tulis akun tersebut.

Dalam unggahan tersebut, Eri mengatakan, terdapat banyak modus yang katanya Pemkot Surabaya mau menyumbang yayasan/tempat tetapi pengelola harus kirim uang dulu.

"Ada pula yang meminta sumbangan untuk acara mantu saya. Padahal anak saya yang cowok masih mau SMA (bukti tak ada kejahatan yang sempurna)," tulis Eri.

Oleh karena itu, Eri meminta masyarakat Surabaya untuk lebih waspada.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Pokoknya abaikan yang minta-minta duit semacam itu. Pasti nipu," imbuh akun tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, M Fikser mengatakan bahwa penipuan tidak hanya terjadi satu kali. Sebelumnya, terdapat beberapa modus penipuan yang mengatasnamakan Wali Kota Eri Cahyadi.

Fikser menegaskan, jika masyarakat menerima permintaan sumbangan mengatasnamakan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, harap segera melapor ke aplikasi Wargaku.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Bila ada yang begitu bisa segera menginformasikan atau dikonfirmasi terlebih dahulu lewat aplikasi Wargaku, sehingga dari aplikasi ini kami bisa memberikan penjelasan yang sebenarnya," katanya.

Sebab itu, Fikser meminta masyarakat Surabaya untuk lebih waspada terkait penipuan itu.

"Kalau ada yang dirugikan, kami Pemkot akan mengambil tindakan hukum dengan cara melaporkan. Tapi kami lihat petekembangan dulu," pungkas Fikser. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.