Minggu, 18 Okt 2026 15:14 WIB

Skema Baru SPMB Surabaya: Ada Tahapan 2 Jalur, Dari Prestasi hingga Akademik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mei 2026 11:15 WIB
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Tahun ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengubah skema tahapan jalur prestasi jenjang SMP Negeri dengan mendahulukan jalur lomba dan penghafal kitab suci sebelum jalur akademik dibuka.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati mengatakan skema tersebut diterapkan agar calon peserta didik yang belum lolos di jalur perlombaan masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi jalur akademik.

“Dispendik mendahulukan verifikasi sertifikat perlombaan dan penghafal kitab suci sebelum membuka jalur nilai akademik. Jadi kalau belum lolos di jalur lomba, masih bisa ikut jalur akademik,” katanya, Rabu (20/5/2026).

Selain perubahan tahapan, Dispendik juga menerapkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada jalur prestasi akademik SMPN.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya menggunakan nilai rapor, tahun ini penilaian dikombinasikan antara nilai rapor sebesar 60 persen dan hasil TKA sebesar 40 persen.

“Hasil TKA dijadwalkan keluar pada 26 Mei 2026,” sebut Febri.

Pada SPMB tahun ini, kuota jalur prestasi SMPN ditetapkan sebesar 35 persen. Kuota tersebut terdiri atas 20 persen jalur prestasi akademik, 12 persen perlombaan dan pertandingan, serta 3 persen penghafal kitab suci.

Sementara itu, Pemkot Surabaya memastikan daya tampung sekolah negeri dan swasta mencukupi untuk seluruh lulusan SD tahun ini.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

Berdasarkan data Dispendik, jumlah lulusan SD mencapai sekitar 41 ribu siswa, sedangkan total daya tampung SMP negeri dan swasta mencapai 42 ribu kursi.

“Artinya, tidak ada anak yang putus sekolah atau tidak mendapatkan sekolah karena pagunya cukup untuk menampung semua lulusan,” jelas Febri.

Untuk mengantisipasi kendala teknis dan penumpukan masyarakat, Dispendik juga membuka posko pelayanan di seluruh sekolah mulai 20 Mei 2026.

Petugas sekolah disiapkan untuk membantu orang tua siswa selama proses pendaftaran berlangsung.

Baca Juga: Alumni Cak dan Ning Surabaya Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

Pada pelaksanaan SPMB 2026, jalur afirmasi SMPN dibuka pada 22-24 Juni 2026.

Selanjutnya, jalur prestasi perlombaan dan penghafal kitab suci berlangsung pada 27-29 Juni 2026, sedangkan jalur prestasi akademik dibuka pada 1-3 Juli 2026.

Adapun jalur domisili menjadi tahapan terakhir yang berlangsung pada 5-6 Juli 2026 dengan pengumuman hasil pada 7 Juli 2026.

Informasi lengkap terkait jadwal dan mekanisme SPMB Surabaya 2026/2027 dapat diakses melalui spmb.surabaya.go.id.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC