Kamis, 03 Sep 2026 13:07 WIB

Skema Baru SPMB Surabaya: Ada Tahapan 2 Jalur, Dari Prestasi hingga Akademik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mei 2026 11:15 WIB
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati. (Dok. Diskominfo Surabaya).
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati. (Dok. Diskominfo Surabaya).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Tahun ini, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mengubah skema tahapan jalur prestasi jenjang SMP Negeri dengan mendahulukan jalur lomba dan penghafal kitab suci sebelum jalur akademik dibuka.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati mengatakan skema tersebut diterapkan agar calon peserta didik yang belum lolos di jalur perlombaan masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi jalur akademik.

“Dispendik mendahulukan verifikasi sertifikat perlombaan dan penghafal kitab suci sebelum membuka jalur nilai akademik. Jadi kalau belum lolos di jalur lomba, masih bisa ikut jalur akademik,” katanya, Rabu (20/5/2026).

Selain perubahan tahapan, Dispendik juga menerapkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada jalur prestasi akademik SMPN.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya menggunakan nilai rapor, tahun ini penilaian dikombinasikan antara nilai rapor sebesar 60 persen dan hasil TKA sebesar 40 persen.

“Hasil TKA dijadwalkan keluar pada 26 Mei 2026,” sebut Febri.

Pada SPMB tahun ini, kuota jalur prestasi SMPN ditetapkan sebesar 35 persen. Kuota tersebut terdiri atas 20 persen jalur prestasi akademik, 12 persen perlombaan dan pertandingan, serta 3 persen penghafal kitab suci.

Sementara itu, Pemkot Surabaya memastikan daya tampung sekolah negeri dan swasta mencukupi untuk seluruh lulusan SD tahun ini.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

Berdasarkan data Dispendik, jumlah lulusan SD mencapai sekitar 41 ribu siswa, sedangkan total daya tampung SMP negeri dan swasta mencapai 42 ribu kursi.

“Artinya, tidak ada anak yang putus sekolah atau tidak mendapatkan sekolah karena pagunya cukup untuk menampung semua lulusan,” jelas Febri.

Untuk mengantisipasi kendala teknis dan penumpukan masyarakat, Dispendik juga membuka posko pelayanan di seluruh sekolah mulai 20 Mei 2026.

Petugas sekolah disiapkan untuk membantu orang tua siswa selama proses pendaftaran berlangsung.

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

Pada pelaksanaan SPMB 2026, jalur afirmasi SMPN dibuka pada 22-24 Juni 2026.

Selanjutnya, jalur prestasi perlombaan dan penghafal kitab suci berlangsung pada 27-29 Juni 2026, sedangkan jalur prestasi akademik dibuka pada 1-3 Juli 2026.

Adapun jalur domisili menjadi tahapan terakhir yang berlangsung pada 5-6 Juli 2026 dengan pengumuman hasil pada 7 Juli 2026.

Informasi lengkap terkait jadwal dan mekanisme SPMB Surabaya 2026/2027 dapat diakses melalui spmb.surabaya.go.id.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.