Selasa, 11 Agu 2026 18:48 WIB

Festival Egrang ke-14 Diluncurkan di Jember, Wamenkomdigi Takjub Komunitas Tanoker Ledokombo

Wamenkomdigi Nezar Patria saat menghadiri acara Tanoker di Ledokombo Jember, Sabtu (9/5/2026) ( foto: Nurul/ selalu id)
Wamenkomdigi Nezar Patria saat menghadiri acara Tanoker di Ledokombo Jember, Sabtu (9/5/2026) ( foto: Nurul/ selalu id)

selalu.id - Festival Egrang Tanoker ke-14 resmi diluncurkan di Pasar Lumpur, Desa Sumber Lesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan budaya tahunan tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, yang hadir bersama istri dan rombongan.

Baca Juga: Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember Diharapkan Dongkrak Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Launching Festival Egrang Tanoker ke-14 ditandai dengan pelepasan balon oleh Nezar Patria sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival budaya tersebut.

Dalam sambutannya, Nezar Patria memberikan apresiasi tinggi kepada komunitas Tanoker Ledokombo yang dinilai konsisten menjaga dan melestarikan permainan tradisional di tengah perkembangan era digital.

“Festival ini luar biasa karena mampu bertahan hingga tahun ke-14. Kami sangat mengapresiasi Tanoker Ledokombo yang terus menjaga budaya sekaligus memberikan ruang positif bagi anak-anak dan masyarakat,” ujar Nezar.

Menurutnya, permainan tradisional seperti egrang memiliki nilai penting dalam pembentukan karakter generasi muda, terutama di tengah dominasi permainan digital saat ini.

Lebih lanjut Ia mengatakan, anak-anak membutuhkan aktivitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga melatih kecerdasan emosional, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.

Baca Juga: Samakan Persepsi, Gus Fawait Minta Homecare Jember Tak Salah Sasaran

“Permainan egrang menjadi penyeimbang di tengah kehidupan digital anak-anak sekarang. Mereka belajar menjaga keseimbangan, saling mendukung, dan bangkit ketika terjatuh,” katanya.

Nezar menilai nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk mental generasi muda yang kuat dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.

“Jangan takut jatuh dan jangan takut gagal. Ketika jatuh, kita belajar untuk bangkit kembali. Itu adalah pelajaran hidup yang sangat penting bagi anak-anak,” imbuhnya.

Baca Juga: Hadirkan Tokoh Lintas Agama, Jember Bersholawat jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pelayanan Publik

Ia juga menegaskan bahwa permainan tradisional tidak harus dipertentangkan dengan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, keduanya dapat berjalan berdampingan selama anak-anak tetap memiliki ruang interaksi sosial secara langsung.

“Dalam permainan egrang, anak-anak belajar tentang solidaritas dan empati. Ketika ada teman yang jatuh, mereka memberi semangat, bukan mengejek. Nilai seperti inilah yang penting untuk membangun karakter anak,” jelasnya.

Festival Egrang Tanoker selama ini dikenal tidak hanya sebagai ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan masyarakat dan penggerak ekonomi kreatif di wilayah Ledokombo dan Kabupaten Jember secara umum.(ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bukan Sekedar Kompetisi, Midtown Indonesia Satukan Perhotelan Surabaya Lewat Bulu Tangkis

Turnamen ini mempertemukan karyawan dari berbagai cabang Midtown Hotels Indonesia, juga dalam rangka menyambut HUT RI ke-81.

Bobroknya Pengelolaan Rusunawa Pucang Sidoarjo di Balik Pendapatan Miliaran

Wabup Sidoarjo Mimik menilai kondisi tersebut perlu segera dibenahi karena penghuni telah memenuhi kewajibannya dengan membayar sewa setiap bulan.

Catatan Khusus Ahmad Dhani Tentang Tiga Dekade Kota Surabaya

Ahmad Dhani mengingatkan pembangunan kota tidak boleh hanya mengejar kemajuan fisik tanpa memperhatikan seni, musik, dan kebudayaan.

DPRD-Pemkab Pasuruan Sepakati KUA-PPAS 2027, APBD Segera Masuk Tahap Penyusunan

Kesepakatan ini sekaligus menjadi salah satu tahapan penting dalam menentukan arah penggunaan anggaran daerah.

Sederet Komitmen Pemkab Jember Dukung Pengembangan Generasi Muda Lewat Gerakan Pramuka

Pemkab memastikan seluruh Kontingen Cabang Jember yang akan mengikuti Jamnas XII Tahun 2026 di Cibubur, Jakarta, mendapat dukungan pembiayaan penuh.

Wakil Ketua DPRD Jatim Digugat soal Dugaan Ijazah Palsu, Kuasa Hukum: Sarat Muatan Politik!

Arifin menjelaskan, gugatan yang diajukan sebagai gugatan warga negara (citizen lawsuit) tidak memenuhi syarat esensinya.