Samakan Persepsi, Gus Fawait Minta Homecare Jember Tak Salah Sasaran
- Penulis : Ahmad Nurul Wijaya
- | Sabtu, 08 Agu 2026 09:59 WIB
selalu.id - Pemerintah Kabupaten Jember terus mematangkan pelaksanaan Program Homecare agar pelayanan kesehatan berbasis kunjungan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Penguatan program tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Homecare yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga: Sederet Langkah Serius Pemkab Jember dalam Menata Pasar Tanjung
Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait meminta seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman yang sama, terutama mengenai sasaran, mekanisme pelayanan, hingga pola koordinasi di lapangan.
Rapat tersebut diikuti jajaran perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, direktur BUMD, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Jember.
Menurut Gus Fawait, Homecare tidak boleh dipandang hanya sebagai layanan kesehatan yang mendatangi rumah warga. Lebih dari itu, program tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik agar pemerintah lebih aktif mendatangi masyarakat.
"Homecare ini bukan sekadar program pelayanan kesehatan. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan saya berharap menjadi legacy kita bersama untuk Kabupaten Jember," kata Gus Fawait.
Ia menjelaskan, Homecare memiliki enam kelompok prioritas yang menjadi sasaran utama. Mereka adalah lansia tunggal, ibu hamil berisiko tinggi, anak stunting, penyandang disabilitas dengan penyakit penyerta, masyarakat kurang mampu dengan penyakit berkepanjangan, serta tokoh agama.
Baca Juga: PAD Jember Melonjak 32,36 Persen, Bupati Fawait Anugerahi Insan Pajak dan Janjikan Insentif
Kelompok tersebut akan memperoleh pelayanan melalui kunjungan secara berkala. Pola ini diharapkan dapat mempercepat penanganan sekaligus memastikan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses tetap mendapatkan perhatian pemerintah.
Sementara warga yang berada di luar enam kategori prioritas tetap dapat mengakses layanan Homecare melalui hotline Wadul Gus'e. Namun, permintaan tersebut terlebih dahulu melalui proses verifikasi untuk memastikan kebutuhan dan bentuk pelayanan yang diberikan.
Gus Fawait menilai ketepatan sasaran menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan Homecare. Karena itu, seluruh pihak yang berada di garis depan pelayanan harus memahami aturan dan mekanisme program secara seragam.
"Yang paling penting adalah kita memiliki pemahaman yang sama mengenai siapa sasaran Homecare dan bagaimana pelayanan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.
Baca Juga: Polemik Yon TP Silo di Jember, Gus Fawait: Kita Menghadap Pemerintah yang Punya Kewenangan
Untuk memastikan implementasi berjalan seragam hingga tingkat wilayah, Bupati meminta camat, kepala puskesmas, serta Tim Penggerak PKK kecamatan memperkuat sosialisasi kepada seluruh pelaksana di masing-masing wilayah.
Koordinasi lintas sektor tersebut diharapkan membuat Homecare tidak berhenti sebagai program pemerintah, tetapi berkembang menjadi sistem pelayanan yang mampu bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan.
Pemkab Jember menargetkan program tersebut mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, responsif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam mengakses layanan kesehatan. ( ADV)
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-14982-samakan-persepsi-gus-fawait-minta-homecare-jember-tak-salah-sasaran
