Menteri Agama: Tidak Ada Toleransi untuk Tindak Kekerasan Seksual!
- Penulis : Dony Maulana
- | Kamis, 07 Mei 2026 09:00 WIB
selalu.id - Baru-baru ini, banyak informasi hoaks soal kasus kekerasan seksual yang dibuat menjadi konten disinformasi di media sosial, dan sengaja diframing untuk menyerang Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Menanggapi itu, Nasaruddin menegaskan bahwa tidak ada toleransi untuk tindak kekesaran dan pelecehan, baik fisik, verbal, maupun seksual.
Baca Juga: Masa Depanku Direnggut: Kisah Sedih Gadis Surabaya Dilecehkan sang Pelatih
“Sikap saya terkait tindak kakerasan seksual itu jelas dan tegas. Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan seksual. Saya tidak pernah menoleransi sedikit pun tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan,” tegasnya, Kamis (7/5/2026).
“Saya tidak hanya sebagai Menteri Agama, tapi sebagai seorang manusia juga menyatakan semua yang bertentangan dengan moralitas itu harus menjadi musuh bersama," tambah Nasaruddin.
Ia menekankan bahwa lembaga pendidikan harus menjadi ruang aman dan bermartabat bagi seluruh peserta didik.
Baca Juga: Kisah Tragis Siswi di Surabaya Korban Kebejatan Supervisor Black Owl
"Lembaga pendidikan agama harus menjadi tempat paling aman bagi anak-anak kita untuk belajar, harus menjadi contoh masyarakat yang ideal," jelasnya.
Kementerian Agama, katanya, telah memperkuat regulasi dan mekanisme pembinaan di satuan pendidikan keagamaan, yang akan mengawasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pondok pesantren dan mencegah penyimpangan-penyimpangan yang terjadi.
“Ini akan menjadi concern kami, terutama masalah terkait pondok pesantren ya. Kami sudah membentuk satuan pembinaan Pondok Pesantren, yang mana pimpinan pondok pesantren berkolaborasi untuk mengawasi dan mencegah penyimpangan apapun yang terjadi di pondok pesantren,” papar Nasaruddin.
Baca Juga: Meski Sudah Naik ke Laporan Polisi, Kasus TPKS Si ML di Situbondo Masih Melambat
Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam memilah informasi, terlebih informasi hoaks yang berpotensi memecah belah.
“Mari menjadi pemutus rantai hoaks dengan saring sebelum sharing. Cerdas bermedia sosial adalah cara kita menjaga kedamaian untuk sesama," tandas dia.
Editor : Zein MuhammadURL : https://selalu.id/news-13604-menteri-agama-tidak-ada-toleransi-untuk-tindak-kekerasan-seksual
