Jumat, 06 Nov 2026 00:12 WIB

Terungkap! Pencuri Kursi Besi Milik Pemkot Surabaya Ternyata Cleaning Service Klinik yang Bawa Ambulans

Penampakan kursi besi taman milik Pemkot Surabaya yang dicuri cleaning service klinik saat diamankan di Polsek Gubeng bersama mobil ambulans yang jadi sarana. (Dok. Polsek Gubeng).
Penampakan kursi besi taman milik Pemkot Surabaya yang dicuri cleaning service klinik saat diamankan di Polsek Gubeng bersama mobil ambulans yang jadi sarana. (Dok. Polsek Gubeng).

selalu.id - Terungkap sudah pelaku pencurian kursi besi taman milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pelakunya adalah NH (30), pria asal Sumenep, Madura, yang berdomisili di Kota Pahlawan.

Pelaku merupakan petugas kebersihan (cleaning service) di Klinik Laboratorium Cahaya Diagnosis Center, Jalan Dharmahusada Utara, Surabaya.

Baca Juga: Pungli Calon Pegawai Dishub Surabaya, Eri Cahyadi: Ini Mencoreng Nama Surabaya!

Gilanya, dalam beraksi pelaku memanfaatkan mobil ambulans sebuah klinik sebagai sarana untuk mengangkut barang curian.

Terakhir kali, pelaku nekat menggasak empat kursi besi fasilitas umum pada Selasa (28/7/2026) malam.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Iptu Dwi Santuso membenarkan penangkapan tersangka tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku beraksi dengan memanfaatkan kendaraan operasional tempatnya bekerja tanpa izin pimpinan.

"Pelaku mengambil empat kursi besi milik Pemkot Surabaya. Setiap kursi berbobot sekitar 35 kilogram," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).

Untuk melancarkan aksinya, NH mengambil kunci kontak ambulans Suzuki APV bernopol L 1491 JC yang tersimpan di ruang kebersihan. Kendaraan medis tersebut digunakan untuk mengangkut empat kursi besi berbobot total sekitar 140 kilogram tersebut menuju kawasan Jalan Kaliwaron, Mulyorejo, untuk dijual ke pengepul besi tua.

Baca Juga: SPDP Diterima Kejari Tanjung Perak Surabaya, Go Bozze Gozali Mengaku Tak Tahu

Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa tindakan ini bukan kali pertama dilakukan oleh NH. Modus operandi yang sama telah dilakoni pelaku secara berulang-ulang saat operasional klinik sudah tutup pada malam hari.

"Pencurian yang dilakukan pelaku ini bukan yang pertama kali. Sudah tujuh kali ia melakukannya dengan sasaran yang sama, yaitu kursi besi taman kota, dan selalu menggunakan mobil ambulans yang sama," beber Dwi.

Saat ini, Polsek Gubeng telah mengamankan barang bukti berupa mobil ambulans serta kursi besi hasil curian.

Penyidik masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk memburu potensi adanya keterlibatan pelaku lain maupun pihak penadah dalam jaringan pencurian fasilitas publik ini.

Baca Juga: Empat Pelamar Dishub Surabaya Diduga Kena Pungli, DPRD Desak Usut Jaringan Calo

Sebelumnya diketahui, sebanyak dua kursi besi berlogo Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ditemukan di sebuah lapak penjual barang bekas di Jalan Kaliwaron, Surabaya.

 Temuan tersebut terungkap saat Satpol PP Kota Surabaya melakukan patroli rutin wilayah pada Kamis (23/7/2026).

Kedua kursi yang diduga merupakan aset milik Pemkot Surabaya itu langsung diamankan untuk proses identifikasi. Begitupun pemilik lapak juga dibawa ke Polsek Gubeng untuk dimintai keterangan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gunung Bromo Erupsi, Warga dan Wisatawan Diminta Waspada

Tinggi kolom abu erupsi sekitar 500 M di atas puncak atau sekitar 2.829 M di atas permukaan laut (Mdpl). Warga dan wisatawan diminta waspada.

HP Luncurkan Laptop AI PC Daya Tinggi, Berikut Harga dan Spesifikasinya

Perangkat ini menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan laptop yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga mendukung gaya hidup dan estetika visual modern.

Kemnaker Salurkan BSU Rp900 Ribu Mulai November 2026, Ini Syarat Lengkap Penerimanya

Kemnaker mengimbau seluruh pihak pemberi kerja untuk melaporkan data upah dan kepesertaan pekerja secara jujur dan akurat.

Polda Jatim Tetapkan MCL Tersangka Penipuan Arisan Meow Rp4 Miliar

Penetapan tersangka tersebut dilakukan usai penyidik menggelar perkara serta serangkaian pemeriksaan intensif.

DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI

Selain itu, aplikasi harus dirancang sederhana dan mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga desa dan lansia.

Langkah Sigap Bupati Nganjuk Marhaen Tangani Data Kemiskinan Warganya yang Tak Sesuai

Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga zakat dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan.