Kamis, 06 Agu 2026 18:26 WIB

Terungkap! Pencuri Kursi Besi Milik Pemkot Surabaya Ternyata Cleaning Service Klinik yang Bawa Ambulans

Penampakan kursi besi taman milik Pemkot Surabaya yang dicuri cleaning service klinik saat diamankan di Polsek Gubeng bersama mobil ambulans yang jadi sarana. (Dok. Polsek Gubeng).
Penampakan kursi besi taman milik Pemkot Surabaya yang dicuri cleaning service klinik saat diamankan di Polsek Gubeng bersama mobil ambulans yang jadi sarana. (Dok. Polsek Gubeng).

selalu.id - Terungkap sudah pelaku pencurian kursi besi taman milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pelakunya adalah NH (30), pria asal Sumenep, Madura, yang berdomisili di Kota Pahlawan.

Pelaku merupakan petugas kebersihan (cleaning service) di Klinik Laboratorium Cahaya Diagnosis Center, Jalan Dharmahusada Utara, Surabaya.

Baca Juga: Pendaftaran Online Bikin Resah Pedagang UMKM Taman Bungkul Surabaya, Lapak Terancam Diserobot

Gilanya, dalam beraksi pelaku memanfaatkan mobil ambulans sebuah klinik sebagai sarana untuk mengangkut barang curian.

Terakhir kali, pelaku nekat menggasak empat kursi besi fasilitas umum pada Selasa (28/7/2026) malam.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng, Iptu Dwi Santuso membenarkan penangkapan tersangka tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku beraksi dengan memanfaatkan kendaraan operasional tempatnya bekerja tanpa izin pimpinan.

"Pelaku mengambil empat kursi besi milik Pemkot Surabaya. Setiap kursi berbobot sekitar 35 kilogram," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (6/8/2026).

Untuk melancarkan aksinya, NH mengambil kunci kontak ambulans Suzuki APV bernopol L 1491 JC yang tersimpan di ruang kebersihan. Kendaraan medis tersebut digunakan untuk mengangkut empat kursi besi berbobot total sekitar 140 kilogram tersebut menuju kawasan Jalan Kaliwaron, Mulyorejo, untuk dijual ke pengepul besi tua.

Baca Juga: Fenomena Pagar Tinggi di Mal Surabaya Jelang HUT RI, DPRD: Jangan Buat Masyarakat Panik!

Penyelidikan mendalam mengungkap bahwa tindakan ini bukan kali pertama dilakukan oleh NH. Modus operandi yang sama telah dilakoni pelaku secara berulang-ulang saat operasional klinik sudah tutup pada malam hari.

"Pencurian yang dilakukan pelaku ini bukan yang pertama kali. Sudah tujuh kali ia melakukannya dengan sasaran yang sama, yaitu kursi besi taman kota, dan selalu menggunakan mobil ambulans yang sama," beber Dwi.

Saat ini, Polsek Gubeng telah mengamankan barang bukti berupa mobil ambulans serta kursi besi hasil curian.

Penyidik masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk memburu potensi adanya keterlibatan pelaku lain maupun pihak penadah dalam jaringan pencurian fasilitas publik ini.

Baca Juga: Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Sebelumnya diketahui, sebanyak dua kursi besi berlogo Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ditemukan di sebuah lapak penjual barang bekas di Jalan Kaliwaron, Surabaya.

 Temuan tersebut terungkap saat Satpol PP Kota Surabaya melakukan patroli rutin wilayah pada Kamis (23/7/2026).

Kedua kursi yang diduga merupakan aset milik Pemkot Surabaya itu langsung diamankan untuk proses identifikasi. Begitupun pemilik lapak juga dibawa ke Polsek Gubeng untuk dimintai keterangan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bahan Baku Tisu PT SPS di Sukoanyar Mojokerto Terbakar, 7 Mobil Pemadaman Dikerahkan

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi mengatakan awal mula kebakaran pabrik produksi tisu itu dari lahan tebu lalu merembet ke area bahan baku tisu.

Propam Polres Jember Sidak Samsat dr Soebandi, Pastikan Bebas Pungli dan Calo

Suwito menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari program pengawasan Waspada Pungli (WDP) untuk memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi masyarakat.

Ombudsman RI Puji Pelayanan MPP Mini Tanggul Jember, Tetap Cepat dan Solutif Meski Jam Rawan

Apresiasi tersebut disampaikan Rahmadi usai melakukan inspeksi mendadak sekaligus melihat langsung aktivitas pelayanan publik di lokasi.

BPBD Jatim Terjunkan Drone Water Spray dan Truk Air Padamkan Kebakaran Bromo

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jatim, luas area sementara yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih sekitar 70 hektare. 

Ombudsman RI Puji Gebrakan Pelayanan Publik Jember yang Sentuh Masyarakat Pedesaan

Dari sisi standar layanan, sejumlah fasilitas di Jember bahkan dinilai mampu bersaing dengan pelayanan kesehatan swasta kelas atas di Jakarta.

Polantas Menyapa, Cara Samsat Jember Permudah Layanan ke Warga dengan Jemput Bola

Ade mengatakan interaksi langsung di lapangan memberikan ruang bagi kepolisian untuk memetakan kendala nyata yang dihadapi warga saat mengakses layanan.