Minggu, 16 Agu 2026 03:03 WIB

Sidak Alun-alun Sidoarjo, Wabup Catat Persoalan Parkir dan Penerangan

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 03 Mei 2026 08:28 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Alun-alun Sidoarjo. (foto: Ariyanto/selalu.id)
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Alun-alun Sidoarjo. (foto: Ariyanto/selalu.id)

selalu.id - Kawasan Alun-alun Sidoarjo yang kian ramai sebagai ruang publik justru menyisakan sejumlah catatan bagi Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana. Hal ini ia temukan saat melakukan sidak di kawasan itu pada Sabtu malam (02/05/2026).

“Alhamdulillah malam ini saya bisa hadir di tengah masyarakat. Ternyata yang datang bukan hanya warga Sidoarjo, ada yang dari luar kota karena alun-alunnya cantik,” ujarnya di awal.

Baca Juga: Bukan Sekadar Karakter, Pramuka Sidoarjo Didorong jadi Motor Swasembada Pangan

Di tengah keramaian pengunjung yang memadati area alun-alun, suara keluhan muncul dari berbagai sisi. Persoalan parkir menjadi salah satu sorotan utama. Ani, warga Surabaya, menilai pengelolaan parkir belum tertata sehingga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar lokasi.

“Areanya bagus namun parkirannya semrawut hingga di sepadan jalan, hingga menimbulkan kemacetan, ” kata dia.

Tak hanya itu, penerangan di beberapa titik juga dinilai belum optimal. Novi, warga Pandaan, mengungkapkan kondisi tersebut cukup mengganggu kenyamanan pengunjung, khususnya saat malam hari.

Di sisi lain, polemik juga dirasakan para pedagang kaki lima (PKL). Mereka mengaku kesulitan mencari nafkah setelah adanya larangan berjualan di area alun-alun tanpa solusi relokasi yang jelas. “Kami dilarang berjualan di sini, tapi tidak diberi tempat relokasi,” keluh salah satu PKL.

Baca Juga: Jejak "Koki" Tembakau Sintetis dan Langkah Polisi Membongkar Jaringan Narkoba di Sidoarjo

Di tengah berbagai keluhan itu, suasana alun-alun tetap semarak dengan pertunjukan budaya. Alunan musik gamelan yang digelar di Paseban oleh Dewan Kesenian Daerah (Dakesda) menjadi daya tarik tersendiri. Wabup Mimik pun mengapresiasi upaya pelestarian budaya tersebut.

“Ini gamelan yang langka, mari kita uri-uri bersama. Jangan sampai generasi muda melupakan budaya kita,” tambahnya.

Ia juga mengaku terkesan dengan tingginya antusiasme masyarakat, termasuk pengunjung dari luar daerah yang turut meramaikan suasana.

Baca Juga: Hari Pramuka ke-65, Wabup Sidoarjo ajak Generasi Muda Teladani Semangat Para Pahlawan

Fenomena ini menunjukkan bahwa Alun-alun Sidoarjo telah berkembang menjadi magnet baru bagi masyarakat. Sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang telah direvitalisasi, kawasan ini kini berfungsi tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga pusat interaksi sosial, olahraga, hingga pertunjukan seni.

Menanggapi beragam aspirasi yang muncul, Wabup memastikan pemerintah daerah tidak akan menutup mata. Evaluasi bersama dinas terkait akan segera dilakukan guna mencari solusi yang berpihak pada semua pihak.

“Kami tampung semua aspirasi masyarakat. Ini akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan Alun-alun Sidoarjo semakin nyaman dan tertata,” jelasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Selain di Margorejo Surabaya, Pos Polisi Cito juga Dilempar Molotov

Pantauan di Pos Polisi Cito, saat ini sejumlah petugas tengah berjaga. Di dalam ruang tengah pos polisi itu, terlihat terpasang police line atau garis polisi.

Pelaku Pelemparan Molotov di Pos Polisi Margorejo Surabaya Itu Kendarai Motor

Saat ini, polisi tengah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Pelaku diketahui mengendarai motor dan kabur ke arah Utara.

Pos Polisi Margorejo Surabaya Dilempar Molotov, Begini Kesaksian Warga

Molotov yang dilempar oleh seorang pengendara motor misterius, itu disebut mengeluarkan suara ledakan meski tidak keras.

Pos Polisi Margorejo Surabaya Dilempar Molotov oleh Pemotor Misterius

Saat ini, polisi masih di lokasi kejadian untuk melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap insiden tersebut.

KUA-PPAS Sidoarjo 2026 Digedok, Belanja Daerah Turun Rp102,78 Miliar

Banggar DPRD Sidoarko meminta Pemkab memastikan dokumen perencanaan nasional, provinsi, dan kabupaten tetap selaras.

Pengurus ESI Gresik 2025-2028 Dilantik, Persiapan Porprov Jatim jadi Fokus

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta ESI Gresik memperbanyak event kompetisi untuk menjaring sekaligus membina bibit atlet esports.