Operasi Tekan ODOL di Sidoarjo, Puluhan Truk Tak Laik Jalan
- Penulis : Ariyanto
- | Selasa, 29 Sep 2026 16:12 WIB
selalu.id - Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satlantas Polresta Sidoarjo menggelar operasi gabungan keselamatan dan ketertiban lalu lintas pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang dan penumpang kembali di jalur nasional kawasan Tol Pedot, Porong.
Kegiatan ini menyasar sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, persyaratan teknis, perlengkapan keselamatan, hingga potensi pelanggaran Over Dimension Over Load (ODOL).
Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Temukan Material Tak Sesuai Spesifikasi dan Pekerjaan Lamban Saat Sidak Proyek
Pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan barang juga memperhatikan penggunaan terpal untuk menutup muatan. Perlengkapan tersebut menjadi salah satu bagian yang diperiksa karena berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan dan mencegah muatan berjatuhan selama kendaraan melintas.
Kepala Bidang Ketertiban dan Keamanan Dishub Sidoarjo, Farid, mengatakan pemeriksaan diawali dengan mengecek kelengkapan administrasi kendaraan. Pemilik kendaraan yang belum memenuhi ketentuan diarahkan untuk melengkapi dokumen serta memperbaiki kekurangan yang ditemukan.
"Pertama ini terkait kelengkapan administrasi. Kami melihat terlebih dahulu apakah dokumen kendaraan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Farid, Selasa (29/9/2026).
Selain administrasi, petugas turut melihat kondisi kendaraan dan perlengkapan pendukung keselamatan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi ketentuan dan laik digunakan di jalan.
Meski terdapat penindakan terhadap kendaraan yang belum memenuhi persyaratan, Farid menyebut pendekatan dalam kegiatan tersebut tetap mengedepankan pembinaan. Pemilik kendaraan diberikan penjelasan mengenai kekurangan yang ditemukan agar segera dilakukan perbaikan.
"Jadi, intinya nanti kita tetap mengedepankan pendekatan secara persuasif, humanis, dan dinamis," ujarnya.
Baca Juga: Sidoarjo Perketat Pengawasan MBG usai Temuan SLHS Palsu
Hasil pemeriksaan dalam tiga kegiatan terakhir menunjukkan jumlah kendaraan yang terjaring masing-masing 10 unit pada pemeriksaan pertama, 19 unit pada pemeriksaan kedua, dan 14 unit pada pemeriksaan terbaru. Jika diakumulasikan, terdapat 43 kendaraan yang terjaring.
Farid menyebut jumlah kendaraan yang terjaring pada kegiatan terbaru mulai mengalami penurunan dibanding pemeriksaan sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu catatan dalam pelaksanaan pengawasan kendaraan.
"Jadi, sudah mulai agak menurun. Ini bisa menjadi indikasi bahwa kendaraan yang menjadi sasaran pemeriksaan semakin tertib," ungkap Farid.
Meski demikian, pengawasan tetap diperlukan agar pemilik kendaraan tidak hanya memenuhi ketentuan saat ada pemeriksaan. Kepatuhan terhadap administrasi, kondisi teknis, dan perlengkapan keselamatan menjadi bagian penting dalam menunjang keselamatan berlalu lintas.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Tekankan Sinergi Kades BPD, Perencanaan Pembangunan 2027 Harus Dimulai Sekarang
Terhadap kendaraan yang masih ditemukan memiliki kekurangan, petugas meminta pemilik segera melakukan pembenahan sebelum kembali beroperasi.
"Yang pertama kita bilang, kita suruh memperbaiki yang gak lolos kunci kelayakan," tegasnya.
Operasi gabungan ini menjadi bagian dari pengawasan Dishub Sidoarjo dan Satlantas Polresta Sidoarjo terhadap angkutan barang dan penumpang, sekaligus langkah untuk menekan pelanggaran ODOL di jalur nasional.
Editor : Achmad SupriyadiURL : https://selalu.id/news-15709-operasi-tekan-odol-di-sidoarjo-puluhan-truk-tak-laik-jalan
