Top 5 Berita: Kakek Tewas hingga Terlibat Pungli
- Penulis : Redaksi
- | Rabu, 30 Sep 2026 07:36 WIB
selalu.id - Lima artikel selalu.id masuk dalam top 3 berita sejak Selasa (29/9/2026) hingga Rabu (30/9/2026) pagi. Kelima berita yang banyak di klik oleh pembaca sangat beragam.
Berikut top 5 berita selalu.id:
Baca Juga: Tongkat Komando Polres Pasuruan Beralih ke AKBP Irawan Setyono, Ini Pesan Kapolda Jatim
1. Seorang Kakek Ditemukan Tewas dengan Tangan Terputus di Ladang Tebu Probolinggo
Seorang kakek ditemukan tewas mengenaskan di area ladang tebu pada Senin (28/9/2026). Ia diduga kuat menjadi korban pembunuhan sadis.
Saat pertama kali ditemukan, jasad korban dipenuhi luka bacok di beberapa bagian tubuh, bahkan salah satu tangannya dalam kondisi putus.
Informasi yang diperoleh selalu.id, kakek itu bernama Niat (83), warga Dusun Darungan Tengah, Desa Cepoko, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh cucunya sendiri yang merasa curiga lantaran sang kakek tak kunjung pulang ke rumah.
2. 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya
Sebanyak 172 peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mengeluhkan mual, munta dan pusing saat mengikuti kegiatan Pra-pendidikan (Pradik) di RSUD Dr Soetomo Surabaya.
Direktur RSUD Dr Soetomo Prof Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengatakan, dari ratusan peserta yang mengeluhkan kondisi kesehatan, tidak semuanya membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan pendataan sementara, kegiatan Pradik tersebut diikuti 289 peserta. Sebanyak 172 peserta mengalami keluhan seperti mual, muntah dan pusing.
3. Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia
Anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Jember tak hanya menghasilkan bangunan pendidikan yang lebih layak. Program senilai Rp187,38 miliar juga menjadi sumber pekerjaan bagi ribuan warga.
Baca Juga: Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia
Plt Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hafid Nurul Yasin mengatakan, revitalisasi tahun ini menyasar 258 sekolah, terdiri dari 121 sekolah negeri dan 137 sekolah swasta.
Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang.
“Dengan adanya revitalisasi yang anggarannya begitu besar masuk ke Kabupaten Jember, ini jelas memacu perputaran ekonomi,” kata Hafid kepada selalu.id, Selasa (29/9/2026).
4. Pemkab Pasuruan Usulkan Lima Raperda 2026, Masa Jabatan Kades Juga Diatur
Pemkab Pasuruan resmi mengusulkan sebanyak lima rancangan peraturan daerah (raperda) non-APBD untuk dibahas bersama DPRD Kabupaten Pasuruan.
Pembenahan tata kelola pemerintahan desa hingga kepastian hukum badan usaha milik daerah (BUMD) menjadi bagian dari agenda legislasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan tahun 2026.
Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori dalam rapat paripurna. Lima raperda itu mencakup sejumlah sektor pemerintahan yang dinilai membutuhkan penyesuaian regulasi, seiring perkembangan aturan perundang-undangan dan kebutuhan pelayanan masyarakat, Senin (28/9/2026) siang.
Baca Juga: Banyak ASN Pemkot Surabaya Langgar Aturan, Dari Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Wewenang
Salah satu yang menjadi perhatian adalah perubahan keempat atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Desa. Perubahan ini diarahkan untuk menyesuaikan tata kelola pemerintahan desa dengan ketentuan terbaru, termasuk masa jabatan kepala desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
5. Banyak ASN Pemkot Surabaya Langgar Aturan, Dari Terlibat Pungli hingga Penyalahgunaan Wewenang
Sebanyak 58 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dijatuhi sanksi disiplin sepanjang Januari hingga September 2026.
Sanksi tersebut diberikan setelah para ASN terbukti melakukan berbagai pelanggaran, mulai dari ketidakhadiran tanpa alasan yang sah, pungutan liar (pungli), penyalahgunaan kewenangan, hingga pelanggaran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Surabaya, Ira Tursilowati mengatakan, jumlah ASN di lingkungan Pemkot Surabaya saat ini mencapai 31.525 pegawai. Mereka terdiri dari PNS, PPPK penuh waktu, dan PPPK paruh waktu.
"Pada tahun 2026, terhitung sejak Januari sampai dengan September telah tercatat sebanyak 58 ASN yang melakukan pelanggaran disiplin," sebutnya, Selasa (29/9/2026).
Editor : Achmad SupriyadiURL : https://selalu.id/news-15726-top-5-berita-kakek-tewas-hingga-terlibat-pungli
