Rabu, 30 Sep 2026 20:19 WIB

Soal Pesta Narkoba Kader Gerindra di Hotel The Alana Surabaya, Manajemen Cuma Bilang Gini

Ilustrasi. (Dok. Freepik).
Ilustrasi. (Dok. Freepik).

selalu.id - Penggerebekan pesta narkoba di Hotel The Alana Surabaya yang melibatkan delapan orang, termasuk tiga wakil rakyat dari kader partai Gerindra, hingga kini terus didalami polisi.

Atas itu, pihak manajemen hotel menegaskan komitmen penuh untuk bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Baca Juga: Tiga Anggota DPRD Kader Gerindra di Jatim Terjaring Razia Narkoba di Hotel Surabaya

Marketing Communication (Marcom) The Alana Surabaya, William Sihombing, membenarkan insiden penangkapan yang terjadi di area operasional mereka. Pihaknya mengaku terus menjalin komunikasi intensif dengan aparat kepolisian.

"Benar, kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian," kata William kepada wartawan, Rabu (30/9/2026).

William menceritakan, kedelapan tamu tersebut datang pada hari yang sama secara bertahap dan memesan tiga kamar langsung di lokasi (walk-in).

Pengelola sama sekali tidak mengendus iktikad para tersangka yang berniat menggelar pesta obat-obatan terlarang di dalam kamar.

"Mereka memesan tiga kamar. Kami tidak menyangka tamu-tamu ini menginap untuk berpesta narkoba," ungkapnya.

Peristiwa ini bermula saat Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menyergap lokasi pada Senin (28/9/2026) dini hari, menyusul aduan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan.

Di lokasi kejadian, tim mengamankan delapan orang berinisial F, R, K, N, RO, U, AR, dan A.

Baca Juga: Dompet Boneka Harimau di Balik Rahasia Gelap Peredaran Sabu Jaringan Bangkalan

Selain mengamankan para tersangka, korps bhayangkara turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu plastik sisa sabu, dua butir pil ekstasi warna kuning, alat hisap (bong), korek api, serta bungkus rokok bekas tempat menyimpan barang haram tersebut.

Dari hasil tes urine, tujuh orang terbukti positif mengonsumsi ekstasi. Sementara tersangka N terdeteksi positif ganda, yakni sabu dan ekstasi. Kepada penyidik, N mengaku memperoleh pasokan barang haram dari sosok berinisial C yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Hal yang menyita perhatian publik, tiga dari delapan orang yang diringkus merupakan anggota DPRD aktif tingkat kabupaten di wilayah Jawa Timur dari fraksi Partai Gerindra.

Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci identitas maupun asal daerah konstituen para wakil rakyat tersebut demi kelancaran penyidikan.

Baca Juga: Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, memastikan seluruh tersangka bakal menjalani mekanisme keadilan restoratif (restorative justice).

Langkah ini diambil merujuk pada jumlah barang bukti yang berada di bawah ambang batas Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA).

"Kami proses sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Tidak ada pengecualian bagi siapa pun, termasuk yang menjabat sebagai wakil rakyat," tegas Hadi.

Di sisi lain, manajemen The Alana Surabaya kembali menegaskan dukungannya terhadap kepolisian dan siap membantu pengusutan kasus ini hingga tuntas.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pesan Khusus Gubernur Khofifah saat Lepas 74 Santri Jatim Berlaga di PPSN VI

Kegiatan ini berlangsung hingga 6 Oktober 2026 mendatang, diikuti oleh kontingen santri dari pelbagai provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Surat Tak Digubris, Pedagang Pasar Buah Tanjungsari 77 Sindir Pemkot Surabaya Lewat Baliho

Baliho itu dipasang, cara pedagang menyampaikan protes setelah surat permohonan dialog kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disebut tak kunjung dibalas.

DPRD Surabaya Desak Sanksi ASN Diterapkan Adil Tanpa Pandang Bulu

Anas meminta pengawasan internal di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diperkuat. Jangan cuma setelah ada kejadian.

Jatanras Polda Jatim Bongkar Penggelapan Beras Bulog untuk Raskin, 3 Pelaku Diamankan

Sebanyak 9 ton beras yang diperuntukkan bagi warga miskin, khususnya di wilayah Surabaya nekat dijegal dan dijual murah oleh para pelaku.

Pemkot Surabaya Bidik Potensi Reklame di Ruang Publik Demi Genjot PAD

Informasi yang diterima selalu.id, reklame besar atau videotron itu milik swasta JJ Promotion. 

Pipa PDAM di Surabaya Sering Jebol Gegara Proyek Drainase, Biaya Perbaikan Ditanggung PAM

Sepanjang 2026, sedikitnya 110 titik pipa milik PAM Surya Sembada terdampak pengerjaan saluran air.