Selasa, 16 Jun 2026 05:27 WIB

Bupati Sidoarjo Subandi Dorong Sinergi BPD dan ABPEDNAS dalam Penguatan Pengawasan Desa

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 29 Apr 2026 21:20 WIB
Rapat Koordinasi Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) di Ruang Opsroom Pemkab Sidoarjo. (Dok. Pemkab Sidoarjo).
Rapat Koordinasi Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) di Ruang Opsroom Pemkab Sidoarjo. (Dok. Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Penguatan tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi perhatian dalam forum lintas lembaga.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Kejaksaan Negeri Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) di Ruang Opsroom Pemkab Sidoarjo, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: PORKAB Sidoarjo 2026 Resmi Dibuka, Begini Pesan Khusus Wabup Mimik

Forum ini tidak sekadar menjadi ajang koordinasi, tetapi juga ruang konsolidasi untuk meredam potensi konflik di tingkat desa.

Bupati Sidoarjo, Subandi menyoroti masih munculnya gesekan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala desa yang kerap berujung pada persoalan hukum.

“Harapan kita, kalau ada persoalan tidak langsung ke ranah hukum, tapi bisa dikomunikasikan dengan APH (Aparat Penegak Hukum) terlebih dahulu,” jelasnya.

Rakor tersebut turut dihadiri Kajari Sidoarjo Zaidar Rasepta, Sekda Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Probo Agus Sunarno, serta perwakilan organisasi desa seperti ABPEDNAS dan Paguyuban BPD.

Dalam pandangan Subandi, penguatan komunikasi antarlembaga desa menjadi kunci utama keberhasilan program Jaga Desa.

Ia bahkan mendorong agar Paguyuban BPD dan ABPEDNAS tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terintegrasi dalam satu arah kebijakan.

“Kita mengharapkan Paguyuban dan ABPEDNAS ini saling memberikan support dan dukungan. Kalau bisa dilebur menjadi satu,” tegas Subandi.

Baca Juga: Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

Gagasan tersebut dinilai penting untuk menciptakan kesinambungan program antar desa sekaligus memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.

Menurutnya, hubungan yang solid antarorganisasi desa akan mempermudah sinkronisasi kebijakan dengan pemerintah pusat.

Lebih jauh, Subandi menegaskan bahwa program Jaga Desa bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga pembinaan yang melibatkan aparat penegak hukum secara aktif.

Dalam skema ini, peran kejaksaan ditempatkan sebagai pembina yang mendampingi jalannya pemerintahan desa.

“Program Jaga Desa ini nantinya Pak Kajari sebagai pembina di ABPEDNAS. Kalau nanti ada segala sesuatu ya tinggal disampaikan dengan pembinanya adalah sebagai Pak Kajari,” papar Subandi.

Baca Juga: Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan persoalan desa dapat diselesaikan lebih dini melalui komunikasi dan pendampingan, bukan semata penindakan hukum.

Di sisi lain, Pemkab Sidoarjo menilai keberadaan forum seperti ini juga menjadi sarana pembelajaran bersama antar desa.

Pertukaran pengalaman dan pemahaman regulasi dinilai krusial agar implementasi kebijakan berjalan tepat dan berkelanjutan.

Reporter: Ariyanto 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

IIFEX dan ALLPACK Surabaya 2026, Cara Krista Exhibitions Dukung Ekonomi Jatim

Menurut Daud, pameran menjadi sarana efektif untuk mempertemukan pelaku industri dengan calon mitra bisnis sekaligus membuka peluang investasi baru.

Mahasiswa hingga Dosen Surabaya Minta Militer Kembali ke Barak, HAM juga Disorot

Dalam orasinya, massa meminta pemerintah agar militer ataupun polri tidak masuk pada ranah politik agar tidak terjadi pemerintahan yang anti kritik.

Komitmen HGI dalam Majukan Domino Lewat Piala Wali Kota Surabaya

Perwakilan HGI, Ray mengatakan bahwa pihaknya memiliki visi untuk menjadikan domino sebagai olahraga profesional yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Pura-pura Beli Alat Tulis, Pasutri di Mojokerto Bawa Kabur Motor Vario

Pencurian ini telah dilaporkan ke polisi, dan saat ini tengah dilakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut.

DPRD Surabaya Bakal Bawa Tuntutan Mahasiswa ke Pusat

Sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD Surabaya memastikan seluruh aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Penampakan Alat Kontrasepsi yang Disediakan Terapis Gion Spa Surabaya

Saat di kamar terapis akan menawarkan apakah customer mau dipijat terlebih dahulu atau langsung menikmati layanan plus-plus dari sang terapis.