Minggu, 11 Okt 2026 13:52 WIB

Bupati Sidoarjo Subandi Dorong Sinergi BPD dan ABPEDNAS dalam Penguatan Pengawasan Desa

  • Penulis : Redaksi
  • | Rabu, 29 Apr 2026 21:20 WIB
Rapat Koordinasi Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) di Ruang Opsroom Pemkab Sidoarjo. (Dok. Pemkab Sidoarjo).
Rapat Koordinasi Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) di Ruang Opsroom Pemkab Sidoarjo. (Dok. Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Penguatan tata kelola pemerintahan desa di Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi perhatian dalam forum lintas lembaga.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Kejaksaan Negeri Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi Program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) di Ruang Opsroom Pemkab Sidoarjo, Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Kantor Pusat Mabruro Dibuka di Sidoarjo, Wabup Mimik: Kualitas Layanan Jadi Kunci

Forum ini tidak sekadar menjadi ajang koordinasi, tetapi juga ruang konsolidasi untuk meredam potensi konflik di tingkat desa.

Bupati Sidoarjo, Subandi menyoroti masih munculnya gesekan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kepala desa yang kerap berujung pada persoalan hukum.

“Harapan kita, kalau ada persoalan tidak langsung ke ranah hukum, tapi bisa dikomunikasikan dengan APH (Aparat Penegak Hukum) terlebih dahulu,” jelasnya.

Rakor tersebut turut dihadiri Kajari Sidoarjo Zaidar Rasepta, Sekda Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Probo Agus Sunarno, serta perwakilan organisasi desa seperti ABPEDNAS dan Paguyuban BPD.

Dalam pandangan Subandi, penguatan komunikasi antarlembaga desa menjadi kunci utama keberhasilan program Jaga Desa.

Ia bahkan mendorong agar Paguyuban BPD dan ABPEDNAS tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terintegrasi dalam satu arah kebijakan.

“Kita mengharapkan Paguyuban dan ABPEDNAS ini saling memberikan support dan dukungan. Kalau bisa dilebur menjadi satu,” tegas Subandi.

Baca Juga: Kabar Gembira, Frontage Road Buduran Sidoarjo Ditargetkan Rampung Desember 2026

Gagasan tersebut dinilai penting untuk menciptakan kesinambungan program antar desa sekaligus memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.

Menurutnya, hubungan yang solid antarorganisasi desa akan mempermudah sinkronisasi kebijakan dengan pemerintah pusat.

Lebih jauh, Subandi menegaskan bahwa program Jaga Desa bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga pembinaan yang melibatkan aparat penegak hukum secara aktif.

Dalam skema ini, peran kejaksaan ditempatkan sebagai pembina yang mendampingi jalannya pemerintahan desa.

“Program Jaga Desa ini nantinya Pak Kajari sebagai pembina di ABPEDNAS. Kalau nanti ada segala sesuatu ya tinggal disampaikan dengan pembinanya adalah sebagai Pak Kajari,” papar Subandi.

Baca Juga: Gandeng Bawaslu, Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai dan RTH Jelang Musim Hujan

Dengan pendekatan tersebut, diharapkan persoalan desa dapat diselesaikan lebih dini melalui komunikasi dan pendampingan, bukan semata penindakan hukum.

Di sisi lain, Pemkab Sidoarjo menilai keberadaan forum seperti ini juga menjadi sarana pembelajaran bersama antar desa.

Pertukaran pengalaman dan pemahaman regulasi dinilai krusial agar implementasi kebijakan berjalan tepat dan berkelanjutan.

Reporter: Ariyanto 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Momen Bupati Jember Fawait Turun Langsung Tangani Warganya yang Sakit Kronis

Bupati Jember Fawait memastikan masyarakat harus mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak, terutama warga lanjut usia dan keluarga kurang mampu.

Istri Anggota Polisi Diduga Bobol ATM Teman, Saldo Rp4,5 Juta Raib

Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka dalam perkara tersebut.

Karang Taruna Trisula Padangasri Mojokerto Lolos Verifikasi Nasional, Andalkan Kopi Excelsa, Helm dan Jok

Tim verifikasi dipimpin Direktur Pemberdayaan Sosial Masyarakat Kemensos, Adrianus Alla.

Arus Peti Kemas Solid, Didorong Dominasi Ekspor dan Kinerja Operasional Andal

Dari sisi operasional, TPS berhasil mempertahankan produktivitas bongkar muat kapal pada level yang kompetitif.

Cara Seru Kurangi Main Gadget, 200 Anak PAUD-TK di Nganjuk Ramaikan Lomba Mewarnai

Tujuannya untuk melatih motorik halus anak dan menstimulasi otak sebagai bekal masuk SD.

4 Destinasi Pacet-Trawas Mojokerto yang Bikin Anak Betah Liburan

Jaraknya juga tidak jauh dari Surabaya, jadi pas untuk “short escape” tanpa harus keluar kota jauh.