Minggu, 08 Nov 2026 04:34 WIB

Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Sabtu, 13 Jun 2026 16:54 WIB
Bupati Subandi (biru) dan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Indayana (putih/kacamata hitam) di kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup di Sidoarjo. (dok:PemkabSidoarjo)
Bupati Subandi (biru) dan Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Indayana (putih/kacamata hitam) di kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup di Sidoarjo. (dok:PemkabSidoarjo)

selalu.id - Di peringatan Hari Lingkungan Hidup, untuk pertama kalinya Bupati Sidoarjo Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana tampak bersama di depan publik setelah dikabarkan berseteru terkait mutasi jabatan pada September tahun lalu.

Keduanya menghadiri gerakan penghijauan yang dipusatkan di kawasan Taman Flyover Djuanda Aloha. Subandi-Mimik turut menanam pohon pucuk merah sebagai simbol dimulainya gerakan yang diharapkan mampu memperluas ruang terbuka hijau di wilayah Sidoarjo, Jumat (12/6/2026). 

Baca Juga: Capaian PJPK Sidoarjo Tembus 76,5, Dua Indikator Masih Terkendala Anggaran

Ribuan pohon pucuk merah menghiasi sejumlah titik di Kabupaten Sidoarjo. Aksi penghijauan yang melibatkan seluruh ASN tersebut menjadi bagian dari Gerakan Sidoarjo Asri yang digagas Pemkab Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Tak hanya berfokus pada penanaman simbolis, program ini juga diwujudkan melalui aksi serentak di berbagai lokasi. Ribuan pohon pucuk merah ditanam di taman kota hingga kawasan sempadan jalan yang dinilai masih memerlukan tambahan vegetasi untuk memperbaiki kualitas lingkungan dan memperindah kawasan perkotaan.

Subandi mengatakan, gerakan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap program Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo. Melalui keterlibatan ASN, pemerintah ingin menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan yang dapat ditularkan kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Bukan Cuma Kebakaran, Call Center 112 Sidoarjo Kini Bisa Wadahi Aduan Jalan Rusak hingga PJU Mati

“Kegiatan ini untuk mendukung program Indonesia Asri bapak presiden, hari ini kita menanam pohon pucuk merah, satu ASN satu pohon,” ucapnya usai melakukan penanaman pohon di Taman Flyover Djuanda Aloha.

Sementara itu, Mimik Idayana menilai upaya menjaga lingkungan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menanam pohon, menurutnya, dapat menjadi kebiasaan positif yang memberikan manfaat jangka panjang bagi kualitas udara dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal.

Baca Juga: PIWK di 18 Kecamatan, Bupati Sidoarjo Subandi Tekankan Kecepatan dan Kualitas Perbaikan Jalan

Subandi dan Mimik Idayana sebelumnya diketahui berseteru akibat mutasi jabatan 61 ASN di lingkup Pemkab yang dinilai sepihak oleh Mimik. Kedua belah pihak bahkan sempat saling melayangkan laporan ke pihak kepolisian atas pertikaian ini.

Konflik tersebut secara langsung berakhir ketika keduanya diduga melakukan islah atau berdamai saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan ke kantor Pemkab Sidoarjo pada 9 Juni 2026. Islah itu disaksikan mayoritas pejabat dan kepala OPD Pemkab.  

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.