Tanggapi Aksi Protes Sopir Truk, Pertamina Klaim Hanya Terapkan Kebijakan Pemerintah
- Penulis : Dony Maulana
- | Rabu, 29 Apr 2026 20:07 WIB
selalu.id - PT Pertamina Patra Niaga menanggapi aksi unjuk rasa para sopir yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT). Dimana aliansi itu berencana bakal menurunkan masa sekitar 1500 sopir pada 30 April besok. Pertamina berdalih hanya melakukan penerapan kebijakan dari pemerintah pusat.
Lantaran aksi dari GSJT tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengungkapkan, bahwa penerapan QR Code Subsidi Tepat merupakan kebijakan Pemerintah untuk memastikan penyaluran BBM Bersubsidi baik Biosolar maupun Pertalite tepat sasaran dan digunakan oleh yang berhak.
Baca Juga: IIFEX dan ALLPACK Surabaya 2026, Cara Krista Exhibitions Dukung Ekonomi Jatim
"Pertamina sebagai pelaksana distribusi menjalankan penugasan dari Pemerintah," terangnya saat dikonfirmasi selalu.id, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga: Mahasiswa hingga Dosen Surabaya Minta Militer Kembali ke Barak, HAM juga Disorot
Terkait kebijakan QR Code, lanjut Ahad, akan ada mekanisme pantauan data kendaraan yang didaftarkan dan pola penggunaan QR Code. Hal ini untuk jadi solusi bagi truk yang mengalami kendala saat bertransaksi di SPBU.
Dikatakannya, anomali dalam transaksi seperti misalnya pengisian dalam volume besar diwaktu yang berdekatan, pengisian di beberapa SPBU yang berbeda di waktu yang berdekatan termasuk yang menjadi indikasi QR Code tersebut disalahgunakan. "Atau digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kemudian perlu diverifikasi ulang," tegasnya.
Baca Juga: Komitmen HGI dalam Majukan Domino Lewat Piala Wali Kota Surabaya
"Untuk melayani kebutuhan Supir Truk yang QR Code nya mengalami kendala untuk bertransaksi, kami sudah membuka 87 helpdesk di seluruh wilayah Jawa Timur, guna mempercepat proses verifikasi ulang dan mengaktifkan kembali QR Code untuk dapat digunakan bertransaksi pembelian BBM Bersubsidi," imbuhnya.
Editor : Redaksi