Kamis, 04 Jun 2026 15:07 WIB

Unesa Dipilih Jadi Salah Satu Tempat Pelatihan dan Seleksi Atlet Nasional

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Mar 2022 16:13 WIB
Mentri Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, saat konferensi pers di di Sports Science and Fitness Center Unesa Lidah Wetan Surabaya, Rabu (16/3/2022).
Mentri Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, saat konferensi pers di di Sports Science and Fitness Center Unesa Lidah Wetan Surabaya, Rabu (16/3/2022).

selalu.id - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia, memilih Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi salah tempat untuk melatih dan menyeleksi atlet nasional.

Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, mengatakan bahwa Kemenpora akan memilih 250 ribu siswa SMP kelas 1 di Indonesia untuk mengikuti seleksi atlet nasional.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Nantinya yang dipilih dari beberapa tahap, itu saya gambarkan sebagai basis talenta yang dibutuhkan untuk menghasilkan altet nasional," kata Zainuddin, saat konferensi pers di Sports Science and Fitness Center Unesa Lidah Wetan Surabaya, Rabu (16/3/2022).

Zainuddin menyampaikan bahwa Kemenpora ingin memiliki sumber 250 ribu orang, untuk mendapatkan 150 atlet nasional. Nantinya dari 250 ribu orang tersebut akan diseleksi jadi 37.500.

"Dari situ terseleksi lagi jadi 750 orang. Nanti ketika sudah terseleksi jadi 150 atlet nasional, mereka sudah berusia 20-an sudah tingkat mahasiswa," jelasnya.

Lebih lanjut Zainuddin menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan sentra atau tempat latihan dan pendidikan seluruh siswa yang diproyeksikan menjadi atlet nasional.

Kata dia, total ada 20 sentra di seluruh Indonesia, salah satunya yakni kampus Unesa menjadi tempat sentra latihan dan pendidikan.

Hal itu karena Unesa memiliki Sport Science, menurut Zainuddin, proses seleksi atlet nasional bukan hanya bakat saja, tetapi juga mengedepankan sicence.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Unesa sudah selangkah di depan ya," tuturnya.

Tak hanya itu, Unesa juga memiliki tenaga dokter, dan ahli gizi yang mumpuni. Oleh karena itu, Zainuddin mengaku bahwa dirinya merasa aman jika 'menitipkan' calon atlet kepada Unesa.

"Anak kelas 1 ini tinggal di camp. Jadi akomodasi, nutrisi, psikis, diperhatikan tiap hari karena dia atlet. Jadi sangat beda dengan anak sekolah reguler," ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unesa, Nurhasan, menyampaikan, nantinya satu diantara lokasi olimpiade dan beberapa event olahraga dilihat hasil asesmen hari ini, untuk bisa menjadi tempat olimpiade dan pelatnas atau tidak.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Jadi yang dilihat pertama asramanya, bisa tidak jadi asrama atlit. Jadi sejak kelas 1 SMP bisa sekolah disini lalu ikut pelatihan atau tidak. Kesimpulannya layak jadi lokasi," kata Nurhasan.

Kemenpora, kata dia, akan standarisasi apabila ada kekurangan akan direnovasi serta menjadi tanggung jawab bersama untuk mengoptimalkan prestasi atlet nasional

"Keunggulan Unesa punya sport science jadi mengutamakan science and research jadi nggak hanya dari bakat saja tapi disiapkan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.