Selasa, 09 Jun 2026 00:07 WIB

Sudah Disegel, Proyek Pembangunan Gedung di Basuki Rahmat Surabaya Masih Berlanjut

Aktivitas truk bermuatan alat berat dan bahan bangunan di lokasi proyek. (Foto: Moris/selalu.id).
Aktivitas truk bermuatan alat berat dan bahan bangunan di lokasi proyek. (Foto: Moris/selalu.id).

selalu.id - Harapan warga RT 01 RW 07, Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, dan warga RT 01 RW 02, Kelurahan Keputran, Kecamatan Tegalsari, Surabaya untuk mendapat ketenangan dari bisingnya proyek pembangunan di Jalan Basuki Rahmat No.165 dan 167, kini harus pupus.

Pasalnya, meskipun sudah disegel oleh Satpol PP Surabaya pada Kamis (16/4/2026) lalu, namun proyek pembangunan gedung milik PT Wulandaya Cahaya Lestari, itu kini tetap dilanjutkan.

Baca Juga: Pakar ITS Soal Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari: Test Pile Harus Berizin!

Sikap seenaknya sendiri itu menunjukkan seakan-akan Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Bangunan, tidak ada artinya bagi mereka.

Winardi, salah satu warga setempat mengatakan bahwa pasca disegel Satpol PP, aktivitas di lokasi proyek hanya berhenti sehari saja, setelah itu pengerjaan bangunan setinggi 80 meter tersebut tetap berlanjut.

“Disegel hari Kamis, hari Jumat sudah kerja lagi. Bahkan sampai tengah malam truk-truk besar keluar masuk,” katanya kepada selalu.id, Rabu (22/4/2026).

Berlanjutnya proyek tersebut juga telah dilaporkan ke Kelurahan dan Kecamatan Genteng, namun hingga kini belum ada lagi tindakan tegas yang dilakukan.

Baca Juga: Dipanggil DPRD, Begini Alasan Klasik Gion Spa yang Pekerjakan Anak di Bawah Umur

Ia dan warga lainnya pun kecewa karena pihak PT Wulandaya Cahaya Lestari acuh dengan keluhan warga.

Hal-hal yang disepakati saat mediasi pada 6 April 2026, yang saat itu juga dihadiri oleh Anggota DPRD Jatim Fraksi PDI Perjuangan, Fuad Benardi, ternyata tidak dilaksanakan.

“Waktu itu Pak Fuad minta supaya dipasang plang perijinan proyek, mereka menyanggupi, katanya nanti akan dipasang. Tapi nyatanya sampai hari ini tidak ada,” jelas Winardi.

Baca Juga: Mahasiswa di Surabaya Dikeroyok Kelompok Pesilat Mabuk: HP Raib, Kini Masuk Rumah Sakit

Warga juga sudah bersurat ke dinas-dinas terkait, namun hingga kini belum ada tanggapan.

“Kami sudah kirim surat ke Pemkot, dinas-dinas, termasuk DPRD Surabaya, tapi mereka belum merespon,” kata Winardi.

Kini, warga pun hanya bisa pasrah karena berbagai cara sudah ditempuh, namun tidak dihiraukan. Para pemegang kebijakan juga seolah acuh.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Perkuat TPS 3R dan Digitalisasi, Targetkan Kota Bebas Sampah Liar

Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab DLHK, tetapi seluruh elemen masyarakat.

Komplotan Curanmor Spesialis Minimarket di Surabaya Ditembak, Ini Tampang dan Jejak Kejahatannya

Saat ini penyidik tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang turut terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.

Pesan Khusus Gus Barra saat Resmikan GOR di Kelulusan SMPN 1 Ngoro Mojokerto

Gus Barra mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, melainkan membutuhkan peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Polres Bondowoso Bongkar Jaringan Narkoba Antar Wilayah, Ribuan Pil Koplo dan 18 Gram Sabu Disita

Polres Bondowoso memastikan upaya pemberantasan narkoba akan terus digencarkan melalui kegiatan preventif maupun represif.

TPS Raih 4 Penghargaan Dalam Kinerja dan Penerapan Manajemen Risiko

Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menerapkan sistem manajemen risiko secara disiplin, terintegrasi, dan menyeluruh.

Pamit Istri Mancing di Kali Lamong, Pemuda Surabaya Hilang Tenggelam

Pemuda yang dilaporkan hilang tenggelam itu bernama Lukman Hakim (23), warga Kelurahan Romokalisari, Surabaya. Saat ini, keberadaannya belum ditemukan.