Selasa, 21 Jul 2026 06:41 WIB

Pemkot Surabaya Sulap Kalimas Timur Jadi Sentra Kuliner hingga Wisata Malam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Mar 2026 11:30 WIB
Sentra kuliner dan wisata malam di Kalimas Timur Surabaya. (Dok. Instagram @dsdabmsby).
Sentra kuliner dan wisata malam di Kalimas Timur Surabaya. (Dok. Instagram @dsdabmsby).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menata kawasan Surabaya Utara, salah satunya di sepanjang Jalan Kalimas Timur.

Dalam dua tahun terakhir, kawasan yang sebelumnya dikenal kumuh itu kini mulai berubah menjadi area yang lebih tertata dan diproyeksikan sebagai sentra kuliner sekaligus destinasi wisata malam.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Lurah Nyamplungan Surabaya, Estu Sulaksono, mengatakan bahwa penataan kawasan tersebut dilakukan secara bertahap oleh Pemkot Surabaya dengan menghadirkan berbagai fasilitas penunjang.

Mulai dari penyediaan lapak bagi pedagang kaki lima (PKL), sentra kuliner, hingga pemasangan lampu hias dan penerangan jalan umum (PJU).

“Penataan ini sudah berjalan sekitar dua tahun. Sekarang kawasan Kalimas Timur mulai tertata dan diharapkan bisa menjadi daya tarik baru di Surabaya Utara,” ungkapnya, Kamis (5/3/2026).

Menurut Estu, para PKL yang kini berjualan di kawasan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Kalimas Timur sebelumnya membuka lapak di bahu Jalan KH Mas Mansyur.

Para pedagang tersebut berasal dari tiga kecamatan, yakni Pabean Cantian, Simokerto, dan Semampir.

Sebagian pedagang direlokasi ke kawasan Serambi Ampel, sementara lainnya dipindahkan ke SWK Kalimas Timur sejak 2024.

Di lokasi baru ini, aktivitas pedagang dibagi menjadi dua jenis, yakni pedagang perkakas atau barang bekas dan pedagang kuliner. Jam operasionalnya juga diatur dalam dua sesi.

Untuk pedagang perkakas, waktu berjualan dimulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. Setelah itu kawasan harus steril. Sementara pedagang kuliner mulai beroperasi pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 16.00 atau 17.00 hingga 23.00 WIB.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Untuk meningkatkan daya tarik pengunjung, Pemkot Surabaya melalui Kelurahan Nyamplungan juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di kawasan tersebut.

Di antaranya pembangunan gapura penanda kawasan SWK, pemasangan CCTV, mural tematik, hingga lampu hias di sepanjang Kalimas Timur dan Kalimas Barat.

Selain itu, pemkot juga merencanakan pembangunan dermaga untuk wisata perahu hias yang akan beroperasi pada malam hari di Sungai Kalimas.

“Harapannya ketika wisata perahu hias berjalan pada malam hari, pengunjung bisa menikmati pemandangan lampu-lampu di sepanjang sungai. Ini juga untuk mendorong masyarakat datang ke SWK Kalimas Timur,” jelas Estu.

Ke depan, kawasan SWK Kalimas Timur juga direncanakan terintegrasi dengan destinasi wisata lain di Surabaya Utara, termasuk kawasan wisata religi di sekitar Ampel.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Pemkot bahkan membuka wacana menghadirkan wisata darat menggunakan mobil klasik yang melayani rute dari kawasan Serambi Ampel menuju SWK Kalimas Timur.

“Masih kita upayakan. Nanti ada wisata air dan wisata darat yang saling terhubung sehingga kawasan ini bisa terintegrasi dengan wisata yang ada di Surabaya Utara,” beber Estu.

Selain penataan fisik kawasan, Pemkot Surabaya juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Salah satunya melalui program dukungan anggaran Rp5 juta per RW untuk kegiatan anak muda di Kota Surabaya.

Estu berharap pemuda di wilayah Kelurahan Nyamplungan dapat berinovasi menciptakan konsep usaha, seperti kuliner atau kampung tematik yang dapat mendukung pengembangan wisata di kawasan Kalimas Timur.

“Harapannya pemuda di Nyamplungan bisa membuat inovasi, misalnya kuliner atau konsep kampung tematik yang bisa berkolaborasi dengan wisata di kawasan ini,” katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.