Jumat, 04 Sep 2026 13:48 WIB

Pemkot Surabaya Sulap Kalimas Timur Jadi Sentra Kuliner hingga Wisata Malam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Mar 2026 11:30 WIB
Sentra kuliner dan wisata malam di Kalimas Timur Surabaya. (Dok. Instagram @dsdabmsby).
Sentra kuliner dan wisata malam di Kalimas Timur Surabaya. (Dok. Instagram @dsdabmsby).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menata kawasan Surabaya Utara, salah satunya di sepanjang Jalan Kalimas Timur.

Dalam dua tahun terakhir, kawasan yang sebelumnya dikenal kumuh itu kini mulai berubah menjadi area yang lebih tertata dan diproyeksikan sebagai sentra kuliner sekaligus destinasi wisata malam.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Lurah Nyamplungan Surabaya, Estu Sulaksono, mengatakan bahwa penataan kawasan tersebut dilakukan secara bertahap oleh Pemkot Surabaya dengan menghadirkan berbagai fasilitas penunjang.

Mulai dari penyediaan lapak bagi pedagang kaki lima (PKL), sentra kuliner, hingga pemasangan lampu hias dan penerangan jalan umum (PJU).

“Penataan ini sudah berjalan sekitar dua tahun. Sekarang kawasan Kalimas Timur mulai tertata dan diharapkan bisa menjadi daya tarik baru di Surabaya Utara,” ungkapnya, Kamis (5/3/2026).

Menurut Estu, para PKL yang kini berjualan di kawasan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Kalimas Timur sebelumnya membuka lapak di bahu Jalan KH Mas Mansyur.

Para pedagang tersebut berasal dari tiga kecamatan, yakni Pabean Cantian, Simokerto, dan Semampir.

Sebagian pedagang direlokasi ke kawasan Serambi Ampel, sementara lainnya dipindahkan ke SWK Kalimas Timur sejak 2024.

Di lokasi baru ini, aktivitas pedagang dibagi menjadi dua jenis, yakni pedagang perkakas atau barang bekas dan pedagang kuliner. Jam operasionalnya juga diatur dalam dua sesi.

Untuk pedagang perkakas, waktu berjualan dimulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. Setelah itu kawasan harus steril. Sementara pedagang kuliner mulai beroperasi pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 16.00 atau 17.00 hingga 23.00 WIB.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Untuk meningkatkan daya tarik pengunjung, Pemkot Surabaya melalui Kelurahan Nyamplungan juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di kawasan tersebut.

Di antaranya pembangunan gapura penanda kawasan SWK, pemasangan CCTV, mural tematik, hingga lampu hias di sepanjang Kalimas Timur dan Kalimas Barat.

Selain itu, pemkot juga merencanakan pembangunan dermaga untuk wisata perahu hias yang akan beroperasi pada malam hari di Sungai Kalimas.

“Harapannya ketika wisata perahu hias berjalan pada malam hari, pengunjung bisa menikmati pemandangan lampu-lampu di sepanjang sungai. Ini juga untuk mendorong masyarakat datang ke SWK Kalimas Timur,” jelas Estu.

Ke depan, kawasan SWK Kalimas Timur juga direncanakan terintegrasi dengan destinasi wisata lain di Surabaya Utara, termasuk kawasan wisata religi di sekitar Ampel.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Pemkot bahkan membuka wacana menghadirkan wisata darat menggunakan mobil klasik yang melayani rute dari kawasan Serambi Ampel menuju SWK Kalimas Timur.

“Masih kita upayakan. Nanti ada wisata air dan wisata darat yang saling terhubung sehingga kawasan ini bisa terintegrasi dengan wisata yang ada di Surabaya Utara,” beber Estu.

Selain penataan fisik kawasan, Pemkot Surabaya juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Salah satunya melalui program dukungan anggaran Rp5 juta per RW untuk kegiatan anak muda di Kota Surabaya.

Estu berharap pemuda di wilayah Kelurahan Nyamplungan dapat berinovasi menciptakan konsep usaha, seperti kuliner atau kampung tematik yang dapat mendukung pengembangan wisata di kawasan Kalimas Timur.

“Harapannya pemuda di Nyamplungan bisa membuat inovasi, misalnya kuliner atau konsep kampung tematik yang bisa berkolaborasi dengan wisata di kawasan ini,” katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.