Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami
- Penulis : Zein Muhammad
- | Minggu, 06 Sep 2026 19:13 WIB
selalu.id - Perum Jasa Tirta I (PJT I) bergerak cepat melakukan penanganan munculnya busa putih di permukaan aliran Kali Surabaya.
Fenomena penurunan kualitas air tersebut diduga kuat merupakan dampak dari aktivitas pemadaman kebakaran di sebuah gudang bahan baku kawasan industri Driyorejo pada Jumat (4/9) lalu, yang menggunakan material foam.
Baca Juga: Bendung Karet Gubeng Surabaya Dibersihkan Malam Ini, Warga Diminta Tidak Mendekati Sungai
Sebagai langkah taktis penggelontoran, PJT I meningkatkan debit air dari Bendung Mlirip sejak Sabtu (5/9) pukul 21.00 WIB.
Pasokan yang semula berada di angka 20 m³/detik digelontor menjadi 25 m³/detik. Skema ini turut didukung pengaturan pasokan air dari hulu Wilayah Sungai (WS) Brantas melalui Waduk Sutami.

Baca Juga: Jasa Tirta I Raih Predikat Informatif Anugerah KIP 2024
Kepala Sub Divisi Pengelolaan SDA WS Brantas 3 PJT I, Agung Wicaksono, menegaskan langkah cepat langsung diambil begitu laporan masuk demi mempercepat pemulihan sungai.
“Sejak menerima informasi adanya penurunan kualitas air di Kali Surabaya, kami langsung sigap melakukan sejumlah langkah operasional. Debit dari Mlirip ditingkatkan untuk membantu penggelontoran, sekaligus tim kami melakukan pemantauan dan pengambilan sampel,” terangnya, Minggu (6/9/2026).
Guna melokalisasi dampak, PJT I menutup sementara Pintu Air (PA) Wonokromo. Langkah ini diambil untuk mencegah aliran air yang tercemar masuk ke Kalimas, sehingga seluruh sisa busa diarahkan menuju Kali Wonokromo.
Baca Juga: Bendera Merah Putih Raksasa Terbentang di Pintu Air Jagir
Pemantauan sampel kualitas air sendiri difokuskan pada lima titik vital, yakni Hulu Kali Tengah, Muara Kali Tengah, intake Karangpilang, Gunungsari, hingga intake Ngagel.
PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.
Editor : Zein Muhammad