Senin, 08 Jun 2026 00:00 WIB

Ketika Sidoarjo Jadi Saksi Strategis Nasional Lewat Garuda AI Impact Summit 2026

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 21 Apr 2026 21:27 WIB
Asisten Kesra Setda Sidoarjo, Ainun Amalia bersama WI Komdigi Yuliar M Zega (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Asisten Kesra Setda Sidoarjo, Ainun Amalia bersama WI Komdigi Yuliar M Zega (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Kabupaten Sidoarjo menjadi tuan rumah pelaksanaan Garuda AI Impact Summit 2026 Regional yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini mempertemukan unsur pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga praktisi teknologi dalam satu forum kolaboratif untuk memperkuat pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di daerah.

Baca Juga: Meski Izin Belum Terbuka ke Warga, Proyek Tiang FiberStar di Sidoarjo Terus Berjalan

Sebanyak 150 ASN pengelola media sosial OPD serta 50 pelaku UMKM dilibatkan sebagai peserta.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Garuda AI, Binar, Microsoft, dan Kementerian Komunikasi dan Digital RI bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber dihadirkan, di antaranya Direktur Binar Dita Aisyah, pegiat UMKM dan AI Jawa Timur Abdul Mughits, Widyaiswara Kementerian Komunikasi dan Digital RI Yuliar M Zega, serta CEO Dapoer Digital Kreatif Sinar Hadi Wijaya.

Acara dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sidoarjo, Ainun Amalia.

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa forum ini menjadi bagian dari langkah strategis daerah dalam mempercepat adopsi teknologi.

“Hari ini, Sidoarjo tidak hanya menjadi saksi, tetapi menjadi kontributor utama dalam agenda strategis nasional melalui Garuda AI Impact Summit 2026,” kata Ainun.

Ia menekankan bahwa Artificial Intelligence (AI) tidak lagi sekadar tren, melainkan instrumen penting dalam meningkatkan daya saing daerah dan kualitas layanan publik.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan fondasi ekosistem digital yang inklusif sebagai bagian dari transformasi daerah.

“Kehadiran AI harus kita pandang sebagai "pengungkit" yang akan memperkuat tiga pilar utama pembangunan kita,” jelasnya.

Tiga pilar tersebut meliputi percepatan tata kelola pemerintahan (smart governance), transformasi komunikasi publik yang responsif, serta penguatan inklusivitas ekonomi digital bagi UMKM.

Baca Juga: Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Integrasi AI dalam sistem pemerintahan, lanjutnya, diarahkan untuk menyederhanakan birokrasi sekaligus mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

“Kita ingin menciptakan birokrasi yang lebih ramping namun lebih cerdas dalam melayani,” bebernya.

Di sisi lain, transformasi komunikasi publik juga menjadi perhatian. ASN didorong untuk mampu menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan adaptif dengan dukungan teknologi AI.

“AI hadir sebagai mitra strategis untuk mendeteksi isu secara dini dan menyusun narasi publik yang lebih tepat sasaran,” tegas Ainun.

Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga menekankan pentingnya pemerataan manfaat teknologi bagi pelaku usaha kecil.

AI diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh korporasi besar, tetapi juga menjadi alat produktif bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing hingga ke pasar global.

Baca Juga: Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

“Ini adalah peluang emas bagi 150 ASN dan 50 pelaku UMKM terpilih untuk mendapatkan keterampilan aplikatif yang nyata melalui sesi penyampaian materi dan diskusi nanti. Jadikan forum kolaboratif lintas sektor ini sebagai ruang untuk belajar, berinovasi, dan menciptakan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini memiliki target strategis, salah satunya menyusun Peta Jalan Komitmen AI Lokal (Local AI Commitment Roadmap) yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi daerah.

“Hasil dari peta jalan lokal ini akan dikonsolidasikan ke dalam Buku Kebijakan AI (AI Policy White Paper) yang akan diluncurkan pada puncak acara National AI Summit mendatang,” katanya.

Eri berharap kegiatan bertema “AI For Digital Economic” ini mampu memperkuat fondasi ekosistem digital yang inklusif, sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pengembangan ekonomi digital berbasis UMKM di Kabupaten Sidoarjo.

Reporter: Ariyanto 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gelar Karya Siswa, Keseriusan SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dalam Majukan Dunia Pendidikan

Dian menyebut syarat gelar karya ini sudah dimulai sejak tahun 2022, sebelum kurikulum "deep learning" diajukan oleh pemerintah.

Meski Sudah Naik ke Laporan Polisi, Kasus TPKS Si ML di Situbondo Masih Melambat 

Pendamping hukum korban, Cliff Fabian Maliangkay, menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses penanganan perkara tersebut.

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Digelar di Probolinggo

Lomba ini sekaligus jadi sarana untuk mempererat sinergi serta kedekatan antara anggota Polri dan masyarakat.

Motor Karyawan JNT di Mojokerto Dicuri, Tampang Pelaku Terekam Jelas di CCTV

"Pelaku mengambil sepeda motor dengan cara merusak rumah kunci dengan menggunakan anak kunci palsu atau kunci T," ujar Kompol Suwiji.

Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Jumlah bantuan tersebut berasal dari beberapa dinas, beberapa program kementerian, KIP, hingga zakat profuktif BUMD.

Viral Lansia Gasak Tiang Rambu Dishub di Surabaya, Ditangkap Usai Kabur ke Lamongan

Pelaku mengincar tiang besi bekas rambu lalu lintas yang sudah roboh dan tidak lagi dilengkapi papan petunjuk.