Jumat, 24 Jul 2026 03:57 WIB

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 Digelar di Probolinggo

Suasana perlombaan mancing dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80. (Foto: dony/selalu.id)
Suasana perlombaan mancing dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80. (Foto: dony/selalu.id)

selalu.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo menggelar kegiatan Lomba Mancing Mania Kapolres Cup 2026 di lokasi Rumah Makan Handayani, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (7/6/2026). 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.30 WIB ini diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari berbagai daerah, antara lain Surabaya, Pasuruan, Bondowoso, Situbondo, dan sekitar Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga: Sebelum Dihabisi, Jasad Perempuan Probolinggo di Dalam Sumur Ternyata Disetubuhi Dulu

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menyampaikan bahwa lomba ini diselenggarakan sebagai wujud perayaan hari jadi Korps Bhayangkara, sekaligus sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi, membangun sinergi, serta meningkatkan kedekatan antara anggota Polri dan masyarakat.

“Kami ingin momen peringatan HUT Bhayangkara ini tidak hanya menjadi acara internal kepolisian, melainkan juga menjadi ajang berkumpul, berinteraksi, dan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat. Kami berharap kepercayaan dan kerja sama antara Polri dan warga semakin kuat,” ujar AKBP M. Wahyudin Latif kepada selalu.id.

Lomba ini mempertandingkan kategori tangkapan ikan terberat dengan jenis ikan bawal, dengan memperebutkan Piala Kapolres Cup 2026 serta hadiah yang menarik. Juara pertama berhak mendapatkan piala dan uang tunai senilai Rp3 juta, juara kedua mendapatkan piala dan uang tunai Rp2 juta, serta juara ketiga membawa pulang piala dan uang tunai Rp1 juta. 

Baca Juga: Mayat Perempuan dalam Sumur Diduga Korban Pembunuhan, Kenal Pelaku dari Aplikasi Perjodohan

Prosesi pembukaan kegiatan turut dihadiri oleh Wakapolres Probolinggo, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo, hingga Kepala Cabang Bank Jatim Probolinggo, serta pemilik Rumah Makan Handayani.

Setelah sesi memancing selesai dan hasil penilaian ditetapkan, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah secara simbolis. Penyerahan dilakukan oleh para pejabat dan tamu undangan yang hadir.

Baca Juga: Terbongkar, Mayat Wanita di Dalam Sumur Probolinggo Merupakan Korban Pembunuhan 

Sementara itu Wakapolres Probolinggo, Kompol Yanuar Rizal Ardianto menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara polri dengan masyarakat.

"Acara ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk terus memperkuat kerja sama dan hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Polres Probolinggo," tandas Yanuar Rizal.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

FKPPH Jatim Tebar Semangat Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Anniversary FKPPH Ke-39 yang mengusung tema "39 Tahun Mengabdi, Berkarya Sepenuh Hati".

Atasi Kendala Transportasi Warga Miskin, Pemkab Jember Luncurkan Layanan Kesehatan Home Care

Selain pelayanan medis, Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan sembako secara berkala kepada keluarga kurang mampu sebagai bentuk dukungan.

Kejari Jember Tetapkan Tiga Tersangka dalam Dugaan Korupsi Bank Jatim Rp2,9 Miliar

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan alat bukti yang cukup melalui serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan.

Tas Kresek Berisi Rp200 Juta dan Nama "Pak Wali" dalam Sidang Korupsi Proyek di Madiun

Saat ini, majelis hakim masih mendalami keterkaitan isi percakapan itu dengan dugaan aliran dana yang menjadi pokok perkara.

Miris, Ayah di Surabaya Pilih Berjudi untuk Beli Susu Anak

Kasus ini menggambarkan persoalan ekonomi yang dihadapi terdakwa. Namun, alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa perbuatannya tetap melanggar hukum.

Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Kalaksa BPBD Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan dropping air bersih untuk desa terdampak kekeringan diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2026.