Jumat, 05 Jun 2026 09:13 WIB

HGI Dorong Transformasi Domino Jadi Olahraga Pikiran yang Kompetitif

Peserta perempuan saat mengikuti Turnamen Domino di Grand City Surabaya. (Dok. Ali for selalu.id).
Peserta perempuan saat mengikuti Turnamen Domino di Grand City Surabaya. (Dok. Ali for selalu.id).

selalu.id - Olahraga domino kini benar-benar menjadi magnet bagi masyarakat. Itu terlihat saat Surabaya Domino Tournament 2026, yang digelar di Grand City Convention Hall Surabaya, Sabtu (18/4/2026).

Ribuan peserta dari berbagai kota di Indonesia yang mengikuti turnamen tampak begitu antusias dan semangat.

Baca Juga: Pekan Kedua HGI City Cup 2026: Permainan Makin Sengit, Pemain Beradu Strategi

Di area pertandingan, ratusan meja terus terisi oleh para pemain yang sedang bertanding secara simultan.

Setiap pertandingan yang berlangsung memperlihatkan bagaimana para peserta mengandalkan konsentrasi penuh, membaca pola permainan lawan, serta mengambil keputusan secara cepat dan presisi dalam tekanan.

Dinamika ini menunjukkan bahwa domino tidak lagi sekadar permainan rekreatif, melainkan telah berkembang menjadi kompetisi berbasis analisis, strategi, dan kecermatan berpikir.

Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Higgs Games Island (HGI) tidak hanya menghadirkan ajang kompetisi, tetapi juga mengambil peran sebagai penggerak dalam membangun ekosistem domino nasional.

HGI secara aktif mendorong transformasi domino menjadi olahraga pikiran (mind sport) yang lebih terstruktur dan kompetitif, dengan menghubungkan komunitas pemain, standar pertandingan, serta kolaborasi lintas organisasi olahraga di Indonesia.

Mr. Ray, perwakilan dari Higgs Games Island (HGI), menyampaikan bahwa tingginya antusiasme dan kualitas permainan yang ditampilkan dalam turnamen ini menjadi indikator kuat berkembangnya domino sebagai olahraga pikiran di Indonesia.

“Kami melihat bagaimana domino kini berkembang menjadi lebih dari sekadar permainan. Melalui turnamen seperti ini, kami ingin membangun ekosistem yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga mendorong pemain untuk mengasah kemampuan berpikir strategis, fokus, dan sportivitas,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari penguatan profesionalitas tersebut, turnamen ini juga menghadirkan total hadiah sebesar Rp200 juta, yang mencerminkan meningkatnya standar dan daya tarik kompetisi domino di tingkat nasional.

Baca Juga: Sederet Komitmen HGI dalam Majukan Olahraga Domino di Indonesia

Sejalan dengan jalannya pertandingan yang semakin kompetitif, Ketua Umum PB PORDI, Dr. Andi Jamaro Dulung, menilai bahwa kualitas permainan yang ditampilkan para peserta menunjukkan perkembangan positif domino sebagai olahraga berbasis strategi.

“Kami melihat bahwa jalannya kompetisi dalam turnamen ini mencerminkan peningkatan kualitas permainan, di mana para pemain menunjukkan kemampuan analisis, konsentrasi, dan strategi yang semakin matang," katanya.

"Hal ini sejalan dengan upaya kami dalam mendorong domino sebagai olahraga yang kompetitif dan terstruktur di Indonesia,” tambah Dr. Andi.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil menyampaikan bahwa dinamika pertandingan yang berlangsung saat ini menunjukkan relevansi domino dalam pengembangan olahraga berbasis intelektual.

“Kompetisi yang sedang berlangsung ini menunjukkan bahwa domino memiliki karakter sebagai olahraga pikiran, dengan aspek strategi, fokus, dan pengambilan keputusan yang kuat. Ini menjadi bagian penting dalam memperluas pengembangan olahraga prestasi di Indonesia, tidak hanya berbasis fisik tetapi juga kemampuan berpikir,” jelasnya.

Baca Juga: Berkah UMKM Lokal di Balik Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest

Sinergi antara HGI, PORDI, dan KONI dalam penyelenggaraan turnamen ini menunjukkan bahwa pengembangan domino tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun olahraga pikiran di Indonesia.

Penyelenggaraan turnamen ini juga mendapat dukungan dari IESPA, Pemerintah Kota Surabaya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang turut memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan olahraga berbasis strategi di Indonesia.

Dengan kompetisi yang masih berlangsung secara intens serta kualitas permainan yang terus ditampilkan oleh para peserta, Surabaya Domino Tournament 2026 menegaskan bahwa domino kini telah melampaui batas sebagai permainan, dan berkembang menjadi bagian dari olahraga pikiran modern yang mengedepankan strategi, konsentrasi, dan sportivitas dalam setiap pertandingan.

Sebagai bentuk keberlanjutan komitmen dalam mengembangkan domino sebagai olahraga pikiran, Higgs Games Island (HGI) juga akan menghadirkan HGI City Cup 2026 Surabaya Fest pada 25–26 April 2026 di Grand City Atrium.

Kompetisi dikemas dalam konsep carnival budaya dan konser musik dengan menghadirkan Moluccan Soul dan Nella Kharisma, sekaligus mendorong sektor pariwisata dan UMKM di Kota Surabaya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.