Jumat, 18 Sep 2026 03:27 WIB

Pelaku yang Obok-obok Toko Donat di Surabaya Diamankan, Ini Tampangnya

DS, pelaku pencurian di toko donat kawasan Tegalsari Surabaya saat diamankan. (Dok. Polsek Tegalsari).
DS, pelaku pencurian di toko donat kawasan Tegalsari Surabaya saat diamankan. (Dok. Polsek Tegalsari).

selalu.id - Pelaku pencurian di toko donat kawasan Jalan Bulak Rukem Gang IV No.40, Kelurahan Tegalsari, Surabaya, dapat diamankan. Pelaku merupakan calon karyawan di toko tersebut.

Pelaku diketahui berinisial DS. Ia ternyata merupakan spesialis pencurian. DS diamankan di daerah Yogyakarta setelah beberapa hari lalu buron.

Baca Juga: Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

"Betul, pelakunya sudah dapat kami amankan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Kanitreskrim Polsek Tegalsari, Iptu Rasyad Rizqy, Kamis (2/4/2026).

Rasyad menjelaskan, dalam pemeriksaan sementara, pelaku mengaku mencuri sejumlah barang berharga di toko donat itu terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan korban melalui proses rekrutmen.

Setelah melamar dan melalui masa training, kemudian mendapat akses ke lingkungan kerja, pelaku lantas memanfaatkan situasi untuk melancarkan aksinya.

“Pelaku ini masuk melalui jalur perekrutan karyawan. Setelah mendapatkan kepercayaan, ia memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengambil barang-barang milik korban,” jelasnya.

Dari aksi tersebut, pelaku berhasil membawa kabur sejumlah barang, di antaranya tabung elpiji, perangkat tablet, mesin press minuman, serta uang tunai. Total kerugian korban ditaksir mencapai jutaan rupiah.

"Hasil penyelidikan mengungkap bahwa pelaku tidak hanya beraksi di Surabaya. Ia juga melakukan pencurian di wilayah Tangerang dan Yogyakarta dengan berbagai jenis barang curian, mulai dari uang tunai, telepon genggam, hingga kendaraan bermotor," papar Rasyad.

Pihaknya menduga pelaku menjalankan pola berpindah-pindah kota untuk menghindari pelacakan, sekaligus mencari target baru yang dianggap lemah dari sisi pengawasan.

Baca Juga: Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

"Pelarian pelaku akhirnya terhenti di kawasan Terminal Giwangan, Yogyakarta. Kami bersama Tim Opsnal Reskrim Polsek Tegalsari berhasil mengamankan pelaku saat berada di sekitar area terminal," katanya.

Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan berarti. Ia langsung digelandang ke Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam proses penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan aksi kejahatannya, termasuk pakaian yang digunakan saat beraksi dan perangkat komunikasi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curhat).

Baca Juga: Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

Saat ini, penyidik masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain maupun pengembangan terhadap lokasi kejadian lainnya.

Rasyad mengingatkan para pelaku usaha untuk lebih selektif dalam proses rekrutmen karyawan, terutama yang dilakukan secara daring.

Verifikasi identitas dan latar belakang calon pekerja menjadi langkah penting untuk mencegah tindak kejahatan serupa.

Selain itu, pengawasan melalui sistem keamanan seperti CCTV juga terbukti membantu dalam mengungkap kasus dan mempercepat proses identifikasi pelaku.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.

Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Tolak Kompensasi Pengembang

Warga pun mendesak Pemerintah Kota Surabaya, jajaran kecamatan, kelurahan, hingga instansi teknis terkait untuk turun tangan secara nyata.

Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

Selain mendesak kejaksaan, massa aksi juga menyasar Wali Kota Surabaya untuk segera mengevaluasi pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya yang terindikasi kasus.