Pemkot Surabaya Siapkan Rusunami untuk Gen Z Baru Nikah, Harganya Mulai Rp100 Juta
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 02 Apr 2026 19:16 WIB
selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membangun rumah susun sederhana milik (Rusunami) khusus untuk generasi muda atau Gen Z dengan harga yang diklaim di bawah Rp500 juta.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut proyek itu akan dibangun di dua lokasi, yakni kawasan Tambak Wedi dan Rungkut.
Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya
Hunian vertikal ini disebut menyasar Gen Z yang baru menikah, khususnya aparatur sipil negara (ASN).
“Kita membuatkan rusunami untuk Gen Z yang baru menikah, terutama untuk ASN-ASN yang baru menikah dan itu orang Surabaya,” jelas Eri, Kamis (2/4/2026).
Ia mengatakan unit yang disiapkan berbeda dengan rusun yang selama ini ada. Jika sebelumnya hanya satu kamar, Rusunami baru ini dirancang memiliki dua kamar.
“Unitnya bukan satu kamar, tapi dua kamar. Jadi bisa ditempati setelah menikah dan punya anak,” kata Eri.
Selain itu, bangunan juga direncanakan dilengkapi lift seperti apartemen. Namun hingga kini belum dijelaskan detail spesifikasi teknis maupun skema pembiayaan secara rinci.
Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang
Eri menyebut kisaran harga masih dalam tahap perhitungan, namun bervariasi mulai Rp100 juta hingga di bawah Rp500 juta.
“Harganya insya Allah di bawah Rp500 juta. Ada yang Rp100 juta, ada yang Rp200 juta, dan ini masih kita hitung,” jelasnya.
Meski demikian, belum ada penjelasan detail terkait mekanisme pembelian, skema kredit, hingga kepastian keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan rusunami tersebut.
Eri menambahkan konsep Rusunami berbeda dengan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa).
Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih
Rusunami nantinya dimiliki oleh pembeli, sementara Rusunawa tetap menjadi aset pemerintah dengan sistem sewa.
Dalam rencana ini, Pemkot juga menetapkan sejumlah syarat bagi calon pembeli. Selain harus warga Surabaya, program ini diprioritaskan untuk Gen Z dari keluarga kurang mampu dan yang belum memiliki rumah.
“Karena nanti kita cek, dia termasuk warga kurang mampu atau tidak, kemudian apakah Gen Z yang baru menikah dan belum punya rumah,” tandas Eri.
Editor : Zein Muhammad