Selasa, 21 Jul 2026 16:21 WIB

Sewa Lahan Pasar Benowo Surabaya Mencekik, Risiko Hukum Mengintai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Mar 2026 19:19 WIB
Hearing Komisi B DPRD Surabaya soal polemik sewa lahan Pasar Benowo. (Foto: Ade/selalu.id).
Hearing Komisi B DPRD Surabaya soal polemik sewa lahan Pasar Benowo. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Polemik sewa lahan Pasar Benowo Surabaya mencuat setelah pengelola mengaku keberatan dengan nilai sewa Rp400 juta per tahun.

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi B menegaskan pentingnya pengelolaan profesional agar tidak berujung pada temuan hukum.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Persoalan ini dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang menghadirkan pengurus pasar, pedagang, serta instansi terkait seperti BPKAD dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, Selasa (31/3/2026).

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Agoeng Prasodjo menjelaskan bahwa nilai sewa lahan seluas sekitar satu hektare tersebut berdasarkan appraisal mencapai Rp1 miliar.

Namun karena dikelola koperasi, pemerintah telah memberikan diskon 60 persen menjadi Rp400 juta. Meski demikian, pengelola pasar mengaku hanya mampu membayar Rp100 juta.

“Ini jauh dari ketentuan. Sementara ada temuan BPK yang tidak memungkinkan nilai serendah itu,” jelas Agoeng.

Ia mengingatkan bahwa lahan yang digunakan merupakan aset pemerintah sehingga kewajiban sewa harus dipenuhi sesuai aturan. Jika tidak, potensi pelanggaran bisa berujung pada persoalan hukum.

“Kalau terus menjadi temuan BPK, konsekuensinya bisa berhadapan dengan hukum,” tegas Agoeng.

Selain itu, Komisi B juga menyoroti lemahnya sistem pelaporan keuangan koperasi pengelola pasar yang dinilai belum profesional.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Padahal, pengelolaan pasar harus dijalankan dengan prinsip bisnis yang sehat agar mampu menutup biaya operasional, termasuk beban sewa.

Sementara itu, perwakilan pengurus Pasar Benowo, Patno, menyebut pihaknya baru mengetahui status lahan sebagai aset milik Pemkot Surabaya pada 2025.

Setelah itu, pengelola diminta membentuk koperasi agar mendapatkan keringanan tarif sewa.

Namun, menurutnya, kondisi pasar yang sepi akibat persaingan dengan perdagangan daring membuat pendapatan tidak mencukupi.

“Pasar sekarang sepi, kalah dengan online. Retribusi juga rendah, hanya sekitar Rp2 ribu,” ujarnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Patno menambahkan, pendapatan yang ada saat ini hanya cukup untuk kebutuhan operasional dasar.

Sebagai langkah lanjutan, Komisi B merekomendasikan agar Dinkopumdag melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap koperasi Pasar Benowo, khususnya dalam hal manajemen keuangan.

DPRD memberikan waktu evaluasi selama tiga bulan untuk melihat perkembangan. Jika tidak ada perbaikan, pengelola diminta siap menghadapi konsekuensi atas kewajiban sewa yang belum terpenuhi.

“Pengelola tidak bisa santai. Harus ada perhitungan matang dan terobosan agar kewajiban bisa dipenuhi,” pungkas Agoeng.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.