Kamis, 17 Sep 2026 00:29 WIB

Pasar Murah Pemkot Surabaya Disebut Berjalan Pasif, DPRD Sarankan Ini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Mar 2026 17:13 WIB
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochamad Machmud. (Dok. Istimewa).
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochamad Machmud. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Momentum Ramadan hingga Lebaran menjadi mesin penggerak ekonomi warga Surabaya.

Lonjakan konsumsi selama bulan puasa membuat pelaku usaha, khususnya UMKM, menikmati peningkatan penjualan yang signifikan.

Baca Juga: Dugaan Jual Beli Lapak di SWK Taman Prestasi Surabaya, Ini Pengakuan Pedagang Senior

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mochamad Machmud menyebut hampir seluruh sektor usaha merasakan dampak positif tersebut, mulai dari pedagang kecil hingga usaha skala besar.

“Selama puasa hingga Lebaran, ekonomi UMKM pasti naik. Dari yang kecil sampai besar ikut merasakan,” katanya, Rabu (25/3/2026).

Salah satu sektor yang paling terdongkrak adalah pedagang makanan. Permintaan meningkat tajam seiring perubahan pola konsumsi masyarakat selama Ramadan.

Meski siang hari tidak makan, saat berbuka justru terjadi lonjakan pembelian.

“Siang tidak makan, tapi saat berbuka kecenderungannya makan lebih banyak dibanding hari biasa,” jelas Machmud.

Tak hanya itu, restoran di Surabaya juga kebanjiran pelanggan. Tradisi buka bersama membuat banyak tempat makan penuh reservasi sejak jauh hari.

Baca Juga: Penduduk Surabaya Tembus 3 Juta, Dapil dan Kursi DPRD Berpeluang Dirombak

Sementara itu, pengrajin parcel turut meraup keuntungan dari meningkatnya permintaan menjelang Lebaran.

Namun, di tengah geliat ekonomi tersebut, DPRD menyoroti peran pemerintah kota yang dinilai belum maksimal dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat.

Machmud menilai, langkah Pemkot Surabaya masih cenderung terbatas pada penyelenggaraan pasar murah yang belum tentu memberi selisih harga signifikan bagi warga.

“Selama ini terkesan pasif. Hanya pasar murah, tapi seringkali harganya sama dengan di pasaran,” tegasnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Ambil Alih, Ini Rencana PDAM Surabaya Masuk Perumahan Air Mandiri

Machmud mendorong agar pemerintah lebih aktif menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi pelaku usaha dan daya beli masyarakat, terutama di momentum strategis seperti Ramadan dan Lebaran.

Di sisi lain, pelaku usaha juga diminta lebih adaptif membaca peluang pasar. Tren konsumsi yang berubah cepat, termasuk pengaruh viral di masyarakat, dinilai menjadi faktor penting dalam mendongkrak penjualan.

“Pedagang harus siap sejak awal dan bisa membaca tren. Apa yang viral itu sangat mempengaruhi minat masyarakat,” tandas Machmud.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sisi Gelap Warkop Jalan Kunti Surabaya, Pesan Kopi Bisa Sambil Nyabu

Dari pengungkapan ini, polisi menyita barang bukti 10 poket sabu seberat total 65,51 gram. Saat ini, kasusnya terus dilakukan pengembangan.

Indonesia Diprediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Besok, Ini Wilayahnya

Meski sebagian besar wilayah Indonesia tengah dikepung kemarau terik, potensi hujan lebat hingga angin kencang masih mengintai. BMKG mengimbau selalu waspada.

Turun Langsung Dengarkan Masukan Tenant, SIER Dapat Pujian Soal Keamanan Kawasan

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, SIER juga menyampaikan sejumlah pengembangan fasilitas dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan tenant.

Diberhentikan Lewat WA, Relawan SPPG Porong Sidoarjo Pertanyakan Prosedur Evaluasi dan Hak BPJS

Relawan yang diberhentikan itu adalah Egidius Nehe alias Egis. Ia mengaku terkejut lantaran menerima pemberitahuan pemutusan tugas hanya melalui pesan WA.

Keselamatan Terancam, Warga Karangbong Sidoarjo Tolak Rencana Kenaikan Kelas Jalan Surowongso

Wakil Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Anang Siswanto menegaskan pihak legislatif wajib melihat kondisi objektif sebelum menentukan sikap penyesuaian kelas jalan.

Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep-Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8

Untuk mempermudah pihak keluarga, Polda Jatim mendirikan Posko Pengaduan dan Disaster Victim Identification (DVI) di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.